BLOG TULISAN Jayadiningrat

Membicarakan mojang Bandung hhmmm tidak ada habisnya, mereka terkenal geulis alias cantik-cantik. Harus saya akui wajah mojang Bandung banyak yang begitu menawan dan menyejukkan. Teringat sejarah Majapahit, kecantikan Dyah Pitaloka sudah menimbulkan perang Bubat, duh mungkin karena saking cantiknya kali ya.


Budaya sunda yang kuat berpadu dengan modernitas jakarta menjadikan Bandung kota yang kreatif, pusat anak muda yang nge-hits dan gaul, plus mojang Bandung yang cantik-cantik, menjadikan betah lama-lama kalau liburan di Bandung mah.


Bandung punya iklim cenderung dingin, mungkin itu juga yang menyebabkan kulit gadis-gadis Bandung relatif lebih putih bersih, yang melahirkan kecantikan surgawi.


Kami suku sunda memang gemar mengonsumsi sayuran dalam bentuk lalapan. Disadari atau tidak, sayuran yang kaya akan vitamin akan menyehatkan fisik dan juga mental. Mungkin karena itu juga mojang Bandung terlihat tampak menyegarkan.


Bandung termasuk kiblat fashion di Indonesia, sehingga mojang Bandung terbilang cukup melek fashion dibanding daerah lain. Kecantikan alami mojang Bandung makin cetar ketika penampilan mereka begitu menawan dan stylish. Selain itu mojang Bandung terkenal pinter dandan. Entah di cafe maupun di pusat perbelanjaan, terlihat mentereng dan kece. Walau saya pernah ikuti, rumah nya bahkan digang-gang sempit, namun begitu keluar gang bak puteri cantik. Makanya saya pun suka naik angkot di Bandung, mengamati bidadari naik dan turun dari angkot.


Kualitas air di Bandung yang sejuk dan bersih (dari mata air pegunungan) sangat bagus digunakan untuk minum maupun mandi. Air bersih dari pegunungan ini mungkin juga jadi salah satu alasan kenapa kulit mojang Bandung putih dan mulus.


Saya sebagai orang Cirebon dengan logat jasun yang kasar. Kalau mendengar logat Sunda asli seperti di Bandung terdengar enak dan nyaman. Terasa gemes-gemes gimana gitu. Yah tutur kata mereka terasa nyaman banget. Jadi kalau bicara sama mereka, kebayangnya masa depan gitu. He he he. Kadang malah bikin menghayal.....


Lalu, kapan kita ke Bandung?


Kang Jay


Dulu, sering kita lihat ormas ataupun organisasi keagamaan melarang larang bahkan sweeping di hari kasih sayang atau valentine day. Dimaklumi sih kalau ke hotel-hotel ha ha ha.


Namun saat ini dimana era media yang sudah sangat masif, dunia Muslim pun sudah mulai menyadari dan bahkan merayakan kasih sayang atau cinta, karena kasih sayang adalah universal, tak terbatas hanya untuk non-Muslim.


Sebenernya tak usahlah dipaksa dihari itu, sayangnya mindset kita sudah terpatri dihari itu. Namun apa yang salah jika kita harus merayakan dihari yang sama karena semua hari adalah baik dan akan lebih indah jika kasih sayang itu hadir untuk diungkapkan dan dirasakan. So beautiful day.


Tahun 2018, Arab Saudi menyatakan bahwa Hari Valentine tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Menjelang Hari Valentine seperti saat ini, kata temen, atmosfer cinta terasa di negara kerajaan tersebut. Bunga-bunga dan ornamen berbentuk hati bisa dilihat di sejumlah tempat di Arab Saudi.


Hai saudaraku yang jombo, baik jomblo bahagia, jomblo hip-hip ceria, jomblo galau, jomblo halu, jomblo mager, jomblo bokek, jomblo koplo, jomblo gak laku-laku, jomblo pakai lotion formalin biar awet wet, jomblo settingan, maupun jomblo musafir. Percayalah, tidak ada yang akan cukup untuk mencintai kita, jika kita tidak mencintai diri sendiri. Hari kasih sayang bukan alasan untuk tetap murung jika tidak memiliki pasangan. Mulailah mencintai diri sendiri. Kasih sayangilah dirimu.


Untuk wanita pergilah ke spa atau salon dan manjakan diri. Atau dengan caramu sendiri semisal lihatlah jarimu, begitu banyak beban dijari itu, berilah kasih sayang pada jarimu, oleskanlah lotion dan pijat pijat rileks. Atau bahkan dapat pergi ke cafe bersama temen-temenmu dan bersenang-senang.


Untuk pria pergilah bersama teman-temanmu, segank atau temanmu yang lain. Saya mau main sama sapa ya....


Jika punya pasangan, lakukan quality time bersama, lupakan mawar, hadiah, dan malam romantis. Pergilah berlibur atau sekedar menikmati alam bersama dan bicarakan hubunganmu yang menyenangkan itu. Jadikan hari itu semata-mata untukmu dan pasanganmu.


DULU, saya suka lempar (bukan batu) sembunyi tangan, merasa malu untuk menyampaikan langsung sehingga lebih sering memesan rangkaian bunga mawar warna-warni, atau boneka beruang berdasi kupu-kupu, atau coklat belgia, atau perhiasan emas berlian dengan kartu ucapan penuh rangkaian kata-kata indah tentang kasih sayang. Namun semua itu dikirim via paket/kurir ke rumah, disetting pas dihari H pas saya dikantor pula. Yang saya rasakan bertahun-tahun, itu kurang berarti bahkan dibandingkan pelukan dan bisikan I love you yang jauh lebih sederhana namun berasa spesial. Unik wanita. Tapi tetep ya jangan telat transfer, ehhhh.....


Jika sudah memiliki anak libatkan dan doronglah mereka untuk membuat kartu untuk setiap anggota keluarga dan ajarkan bahwa kasih sayang adalah tentang nilai dan pentingnya saling mencintai antar anggota keluarga.


Orang tua kita juga bisa menjadi curahan kasih sayang kita. Cobalah telepon mereka jika kita jauh merantau karena dengan mendengar suara kitapun mereka sudah bahagia, atau berilah mereka hadiah sederhana, atau jika dekat dengan mengecup dahi kedua orang tua. Biarkan mereka tahu betapa kita sangat sayang dan menghargainya.


Terpenting dan utama, ucapkanlah rasa syukur dan hadiahkan ibadah sunnah kepada Allah, betapa sayang kita kepada Allah bahwa kita masih diberi kesempatan mendapat, merasakan dan bahkan memberi kasih sayang. Allah begitu sangat sayang kepada kita, maka sayangilah Allah. Fabiayyi aala 'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan. Nikmat apa lagi yang mau kita dustakan.


Ayo berhentilah mengeluh apalagi menghujat di hari yang indah, ayo rasakan dan berilah kasih sayang, mulai dari sehari saja untuk memberi nilai dihari hari berikutnya. Indahnya hidup didunia ini dengan kasih sayang.



Teruntuk kekasihku di surga,

Kang Jay

Saat masih banyak temen jomblo saya suka dapat pertanyaan, "bro mantanku nikah nih, aku datang gak yah?". Bagi saya sih, tidak ada alasan untuk tidak datang kenikahan mantan. Mau sudah atau belum move on, kita kudu dateng ke nikahan mantan. Tentunya kalau diundang he he.


Mungkin alasan berat datang adalah masih belum move on. Alasan ini, paling banyak dipake. Ditambah alasan masih cinta lah atau masih sayang


Justru karena itu, kalo masih sayang, masih cinta, ya datang aja lah. Tunjukin ke dia kalau kita baik-baik aja, yah seolah-olah baik-baik aja ha ha. Kenapa? Karena dengan melihat kita baik-baik saja, dia bakal lega dengan keputusannya.


Jangan sampai dia mikir, kita sudah diundang dia. Namun kita gak datang, bisa jadi dia bakal mikir yang macem-macem. Salah satu pikiran dia mengira kita gak datang karena masih cinta, dia ngira kita gak sanggup liat dia bersanding sama orang lain, yang akhirnya buat dia jadi mikirin kita lagi.


Taruhlah kita masih cinta alias gagal move on, maka kita harus tempatkan cinta dengan benar, bukan nafsu yang diduluin. Cinta adalah rasa ingin membahagiakan dia. Sedangkan nafsu adalah rasa ingin memiliki. Maka kalau kita masih cinta, harusnya kita malah datang. Mengabarkan ke dia, aku baik-baik aja kok kamu nikah. Aku baik-baik aja kok kamu tinggal, aku baik-baik aja kok bla bla bla. Kalo kita cuman mikirin diri kita, itu namanya egois.


Ingat cinta gak harus memiliki? Kita jangan sedih liat senyum bahagianya pas nikah? Kan seharusnya ikut bahagia walau ya sakit juga sih he he. Tapi gak papa, itu kan proses. Supaya kita juga tahu, bahwa dia sudah jadi milik orang lain, dia sudah bahagia sama orang lain. Itu bagus unt mendoktrin otak bawah sadar kita agar kita lekas move on. Sehingga kita akhirnya memulai fase baru dalam memaknai cinta. Klise sih, tapi asli. Kita harus datang, titik. Mungkin awalnya sakit, tapi setelahnya lega. Seperti kata kang Raditya Dika. "Setelah dateng ke nikahan mantan, gue merasa jadi orang yang baru. Orang yang lebih dewasa. Dan orang yang lebih bahagia. Seakan gue terbangun di pagi hari dengan perasaan lega yang gak bisa gue gambarin".


Lain cerita kalau sudah move on. Ya udah datang aja lah, kecuali gak diundang. Kalo diundang mah ya datang lah. Yekan....


Jadi gimana, mau datang gak?


Kang Jay

Membahas Poligami itu tidak ada habisnya. Namun sebagai pengantar, ingatlah bahwa kita yang hidup bersama manusia lainnya, bersikap beradab, adil, dan tepo seliro, dimana mungkin akan membantu hidup kita sebagai manusia yang berada pada tingkat tertinggi dari segala makhluk Allah.


Terdapat pandangan "Lebih baik poligami daripada selingkuh". Poligami halal bagi orang yang mampu adil. Sedang, selingkuh dilarang dan haram.


Lalu apa beda poligami dan selingkuh? Bedanya, yang pertama dinikmati dan dirayakan dengan akad nikah, sementara selingkuh dinikmati tanpa akad apalagi perayaan ha ha ha. Teman saya ada yang mengomentari poligami adalah selingkuh syar'i. Jangan ditimpuk, setiap orang punya pandangan masing2.


Muhammadiyah sebagai organisasi Islampun menolak poligami. Saya mempelajari betapa Muhammadiyah begitu progresif soal satu ini, dan ini dilakukan berdasar kajian yang memadai. Lagi-lagi tiap organisasi punya pandangan masing-masing.


Jika alasan adalah jumlah pria dan wanita, maka 2019 penduduk indonesia 134jt pria dan 132jt wanita, artinya lebih banyak pria.


Banyak alasan lain penyebab poligami. Tentu saja, bagi yang pro poligami akan mengatakan soal kebahagiaan, keturunan, mencegah zina, menolong yatim, menolong si miskin, alasan budaya, dan alasan agama.


Tapi, jika ingin dengar pandangan laki-laki seperti saya, Jujur saja saya bilang lebih kepada nafsu atau mencari sisi lain kepuasan yang tidak didapat pria. Saya tidak pandai dalam agama, namun jika ditelisik hati nurani saya, seperti itulah alasan saya sebagai laki-laki. Ini mungkin kontradiksi dengan yang pro poligami yang sudah khatam hadist.


Tiap orang punya pandangan masing-masing, dan setiap orang punya alasan yang mungkin cukup rasional.


Contoh teman saya punya istri yang suka marah, penuntut, suka merendahkan karena penghasilan dan pendidikan istrinya lebih, dia merasa tertekan dan stres tingkat tinggi saat dirumah, namun dia tidak mau bercerai dan meninggalkan anak-anak yang sangat dicintainya. Dia memilih poligami.


Walau saya kurang setuju poligami, namun disaat kebahagian berumahtangga jauh dari dirinya, saya pun tidak bisa berkata apa-apa karena saya tidak pernah mengalaminya, nasehat sabarpun mungkin sudah berpuluh tahun dia lakukan saat berumah tangga.


Namun jika dia memiliki istri yang baik, sayang, penurut dan taat, maka saya akan menasehati tentang rasa syukur dan berlakulah sebagai manusia beradab. Masih banyak hal Halal lainnya untuk meraih pahala disisi Allah, seperti menyantuni anak2 yatim, janda2 miskin, rumah Allah dll.


Sekali lagi, setiap orang punya pandangan tentang Poligami, dan kita harus menghormatinya selama masih dalam koridor agama Islam.


Kang Jay




Sering kali saat seseorang ditanya kenapa tak jua menikah, ia akan sangat lancar mengemukakan alasan ini-itu yang menjadi hambatan untuk nikah.

Bahkan, alasan semakin lancar bila yang menjadi penghambat ia menikah adalah orang lain, bukan kesalahannya sendiri.

Menikah itu sejatinya adalah urusan pribadi, namun permasalahannya sering kali lebih menonjolkan keterlibatan orang.

Alasan orangtua, alasan kakak yang tak boleh dilangkahi, alasan adat istiadat, alasan susah cari pasangan taaruf, alasan selalu dapat pasangan gak bener, alasan susah move-on ama si dia, alasan trauma dengan cowok/cewek, alasan belum mapan karena biaya nikah mahal, alasan ini-itu yang melibatkan orang lain, pasti akan sangat lancar dikemukakan.

Namun, kalau sudah introspeksi pada diri, masihkah selancar tadi mengemukakan alasannya?

Dan, benarkah kenyataannya seperti itu?

Mari, kita cek alasan-alasan yang biasa jadi “tertuduh” penghambat menikah. Terus bandingkan dengan fakta-fakta sebenarnya.

Kang Jay

Fenomena nikah ngutang dimasa kini tentu bukan hal yang aneh. Menjamurnya pinjaman online, KTA, KK dengan plafon puluhan bahkan ratusan juta membuat pasangan kebelet nikah menjadi tergoda.


Apalagi ngutang sudah tidak begitu dianggap aib dalam masyarakat karena toh setiap orang sudah jamak ngutang dan bukan berarti karena ngutang kita tidak memiliki uang atau orang yang tidak ngutang untuk menikah punya kelebihan dana. Ini adalah soal keadaan atau pemikiran dalam menghadapi rencana pernikahan. So its fine.


Sebenarnya kita pun bisa coba ngutang misal ke ortu atau keluarga. Namun saya pun paham bahwa banyak pasangan malu atau segan ngutang ke keluarga, dengan ngutang ke bank maka kita tidak perlu melibatkan perasaan merepotkan keluarga untuk keperluan itu. Apalagi mudahnya pinjaman seperti KTA yang tanpa agunan. Toh kita bisa prediksi beban cicilan per bulan. Utang saya ke bank pun udah 20jt lebih perbulan selama 5th lebih ha ha ha, jangan ditiru, tapi bukan unt dana pernikahan lho untuk bisnis aja.


Sehingga saran saya, sebaiknya janganlah ngutang banyak agar 'pestanya' terlihat mewah, ngutang dikit bolehlah untuk menggenapi biaya pernikahan. Ingatlah bahwa pernikahan adalah sesuatu yang bisa diduga. Misal kita akan menikah setahun lagi. Nah dalam setahun harus disiapin dananya. Tidak perlu ngutang karena beban bunganya pasti mahal.


Banyak cara untuk berhemat kok. Memang pesta pernikahan digedung itu mahal. Saat mempersiapkan anak cewek saya menikah, banyak biaya tak terduga yang menyebabkan membengkaknya biaya pernikahan, namun sukurlah lancar.


Menurut saya, kalau ingin membiayai sendiri alias bukan biaya keluarga, maka bisa dipilih restoran atau cafe yang punya taman outdoor jadi tidak pakai acara makan besar. Namun dengan lingkungan restoran/cafe yang memang sudah bagus maka akan berkesan, terutama diadakan dimalam hari dengan balutan lampu2 indah, hadirin akan kenyang dengan pemandangan. Pelaminan juga bisa dibikin sederhana dengan alasan keterbatasan lahan ha ha, namun saya rasa tidak mengurangi kehangatan acara.


Banyak cara lainnya dalam menghemat biaya pernikahan. Seperti, mengurangi jumlah undangan, memanfaatkan ketrampilan temen seperti fotografi, make up, bermusik, bahkan dijadikan EO karbitan he he, kemudian minimalisasi biaya souvenir, juga minimalisasi biaya seragam keluarga misal cukup senadakan warnanya sedang model bebas, pake cincin warisan bukan beli ha ha, kurangi hal tidak penting seperti karpet bertabur bunga, kurangi saung2 unt menu makanan selain makan utama, sewa bukan beli pakaian pengantin. Intinya adalah tidak perlu mewah, yang penting berkesan. Ingat saja bahwa bakal banyak kebutuhan setelah menikah yang bisa kebeli jika kita hemat dalam biaya nikah.


Sekali lagi pertimbangkan biaya pernikahan dengan berhutang, jangan sampai dikemudian hari menimbulkan kesulitan pada keuangan keluarga. Janganlah memaksakan kehendak pernikahan untuk dibuat mewah tapi lupa dengan keadaan. Pesta mewah, namun belum punya apa apa, jangankan rumah, motorpun butut, ditambah harus bayar cicilan bulanan.


Memang benar kalau pernikahan jadi momen yang sakral, namun jangan sampai kebahagiaan itu berakhir jadi penderitaan karena banyak hutang.


Ingat pernikahan adalah awal, bukan akhir.


Kang Jay


Ingatlah, sebanyak dan sebesar apapun kesuksesan yang kita raih dalam hidup, tidak ada artinya jika kita gagal untuk setia pada satu hati yang membawa kita ke sana, ke puncak kesuksesan…


Ketika godaan datang, ingatlah dia yang tidak pernah mengeluh akan uang yang selalu hampir habis. Ketika ada seseorang yang mencoba merebut hatimu darinya, ingatlah dia yang mengangkat dan memapah kita dari keterpurukan. Dan ketika terbersit dalam pikiran kita untuk melabuhkan cinta ke hati yang lain, ingatlah dia yang selama ini mengorbankan hidupnya dan kesenangannya demi diri kita dan buah hati.


Kita tahu sulitnya berjuang bersama-sama menggapai impian, kita paham indahnya saling menopang dalam setiap kesulitan, dan kita pun mengerti rasanya bersabar ketika materi sedang sangat pas-pasan. Semoga hal itu semua dapat menjadi pertimbangan kita untuk selalu berusaha melanggengkan hubungan hingga maut memisahkan.


Kang Jay


Menanggati blog teh Achyee, saya mau comment tapi kok setelah diketik kok panjang jadi dibikin blog ajah.

Urun rembug:


Mulai dari nol, menurutku sih ok2 saja, namun benar sih wanita harus hati-hati. Jika laki usia dibawah 27 tahun, ok lah belum punya apa2, wanita bisa liat dari semangat kerjanya, pendidikan terakhirnya, atau sallary saat ini.


Namun jika diatas 35 tahun ngajakin mulai dari nol, wajar wanita mempertanyakan terutama bagi wanita yang udah 'pernah' merasakan dari nol haha, si pria selama 10 th lalu kemana aja, tidur?, gajinya buat apa, bukan ngajarin wanita materialistis namun setidaknya lihat pekerjaan dan penghasilannya saat ini, ya mungkin selama ini dia boros maka nanti anda wanita jd direktur keuangan. Pria ini masih ada harapan.


Namun ada tipe pria yg mager bener, diusia 35 lebih masih ikut ortu, nganggur atau kerja kagak betahan, cita2 tinggi nanti jika nikah akan kerja netap dan punya gaji tinggi. Alasan saat ini masih nol karena belum ada yg dinafkahi. Ngajakin mulai dari nol. Nah pria ini wajar jika dirasa punya harapan tipis di masa depan hehe. Saran saya pria ini lebih memilih wanita muda sekufu dibawah 23th, fresh untuk diajak mulai dari nol, makan sepiring berdua masih dirasa indah oleh istri, pun istrinya shock setidaknya shock untuk pertama kali bukan kedua kali hahaha buat pengalaman la...........


Tapi jika pria diatas 40 masih gitu-gitu aja, biasanya sih bakalan gitu-gitu aja. Tapi percayalah, asal si pria mencari istri sekufu maka pernikahan akan dijalani "gitu-gitu saja" dengan bahagia. Saya dulu tinggal di gang, lihat sendiri tetangga dari muda sampai usia 65th gitu-gitu saja, menjalani hidup bahagia dengan anak cucu mantu 12 orang tumplek di rumah petak 30m2. Hidup ini pilihan, pilih bahagia atau pilih merana, lihat kebawah bukan ke atas.


Bagi wanita yang kebelet nikah, tidak ada salahnya nekad. Hidup sekali jangan dibuat rumit. Nikah itu sederhana, yang penting suami sayang dan setia. Insya Allah dengan banyak doa istri, rejeki suami akan mengalir dari segala arah tanpa diduga. Saya selalu percaya itu. Saya membuktikannya bahwa doa istri mujarab.


Kang Jay

Di 2020 ini janganlah takut lagi akan perubahan.


Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun semoga kita akan memperoleh sesuatu yang lebih baik lagi.


Kita mungkin akan kehilangan kenyamanan selama ini, namun semoga kita akan memperolah kebahagiaan lebih sebagai pasangan selamanya.


Ayo menatap kedepan => => =>


Mulai hari ini, dengan yang baru jika yang lama terlalu lama ditunggu.


Mulai hari ini, dengan langkah kecil jika selama ini tidak pernah mencoba menghalau mimpi buruk.


Menikahlah di 2020.



Kang Jay

1975 - 2020


"Semoga kamu bisa mengakui aku sebagai orang yang paling bisa mencintaimu dan orang yang paling setia kepadamu, meski aku sudah tak diinginkan olehmu lagi karena banyaknya kekuranganku.

Tapi setidaknya, Jadikanlah aku sebagal mantan terindahmu. Aku adalah mantanmu yang paling tulus mencintaimu.

Tak peduli kepada siapa hatimu bersandar kini. Tak peduli apakah kamu akan berganti kekasih lagi. Aku hanya ingin menjadi mantan yang paling baik untukmu. Aku hanya ingin mendapatkan pengakuan darimu bahwa...

Aku adalah perempuan yang rela tersakiti demi kebahagiaanmu dan tulus mencintaimu tapi kamu sia-siakan.

Sisanya, aku maafkan kamu..."

Apakah anda Wanita pernah mengalaminya ?

Kang Jay

Pages: « Previous ... 8 9 10 11 12 Next
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo