User blogs

Dina52 VIP
Sundari87 VIP
? *Nasihat Untuk yang Baru Hijroh*



❓ _Assalamu'alaikum, mohon nasehatnya ustadz untuk saudara-saudara kami yang baru hijroh dan baru mengenal sunnah? Jazakumullahu khoiron._


✔ *Jawab:* Wa'alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh.


✨ Nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada hamba-Nya adalah nikmat berupa hidayah tawfiq yaitu petunjuk Allah dalam mengamalkan ajaran Islam sesuai tuntunan Nabi ﷺ.


Hidayah tawfiq itulah yang selalu dimohonkan dalam sholat kita sehari semalam ketika kita mengucap, _"Ihdinasshirothol mustaqim"_ (Ya Allah tunjukilah kami kepada jalan yang lurus) yaitu jalan yang ditempuh Nabi ﷺ dan para shohabat beliau rodhiyallahu 'anhum.



? *Adapun nasihat yang hendak kami sampaikan sebagai berikut:*


*(1). Ikhlaskan niat karena Allah* karena ikhlas syarat utama diterimanya amalan.


? Dari Umar bin Al-Khotthob bahwa Nabi ﷺ bersabda:


_“Hanyalah nilai setiap amalan itu bergantung dengan niatnya dan bagi setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan. Barangsiapa yang niat hijrohnya karena Allah dan Rosul-Nya maka hijrohnya dinilai untuk Allah dan Rosul-Nya, dan barangsiapa yang niat hijrohnya karena dunia atau wanita yang hendak dinikahinya maka nilai hijrohnya itu sesuai dengan apa yang dia niatkan."_

_[HR. Al-Bukhori 1 dan Muslim 1907]_


Amalan yang dibangun di atas pondasi keikhlasan tidak mudah goyah dan akan senantiasa berkelanjutan.


? Para Ulama berkata:


ما كان لله يبقى


_"Amalan yang diniatkan karena Allah akan berkelanjutan."_


*(2). Sibuk mempelajari ilmu syar'i* utamanya ilmu yang berhubungan dengan masalah aqidah yang meliputi tauhid dan keimanan serta manhaj beragama.


Ilmu ini yang menjadi tahapan utama dalam tholabul 'ilmi. Laksana pondasi bagi sebuah bangunan, semakin kuat pondasinya, maka semakin kokoh bangunan amalannya.


Bila perkara aqidah ini diabaikan maka tidak menutup kemungkinan pelakunya akan menyimpang dari jalan hijrohnya.


Pikiran jahiliyahnya di masa lalu bisa saja kambuh kembali seperti yang dialami oleh sebagian orang yang baru masuk Islam di masa Nabi ﷺ, mereka minta kepada Nabi ﷺ agar dibuatkan _"Dzatu Anwath"_ (pohon keramat) untuk mereka sebagaimana yang dilakukan kaum musyrikin, maka Nabi ﷺ mengingkarinya.


*(3). Berguru kepada orang yang dikenal baik manhajnya dan aqidahnya* yaitu merujuk kepada Al-Qur'an was Sunnah dengan pemahaman Salaf. Bukan dari kalangan ahli bid'ah, pendusta, atau orang yang bukan ahlinya.


? *Al-Imam Muhammad bin Sirin* berkata:


إن هذا العلم دين فانظروا عمن تأخذوا دينكم


_"Ilmu ini hakikatnya agama maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian."_

_[Muqoddimah Shohih Muslim]_


Adapun menerima kebenaran bisa dari siapa saja selama dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiyah kebenarannya.


*(4). Selektif dalam bergaul* karena tidak sedikit orang yang berpaling dari jalan hijrohnya lantaran salah pergaulan.


Nabi ﷺ telah memberi permisalan kawan yang baik bagai penjual minyak wangi, sedangkan kawan yang buruk bagai seorang pandai besi.


Dan agama seseorang bergantung dengan agama sahabatnya.


*(5). Berupaya memperbaiki penampilan sesuai petunjuk syariat* sebagai wujud ketaatan, perbaikan dan memelihara syiar Islam meski masih banyak kekurangan.


*(6). Jauhi perdebatan dan berkomentar* dalam perkara yang bukan kapasitasnya.


Debat yang dimaksud di sini adalah debat yang tercela yaitu debat logika yang jauh dari ilmu dan pemahaman. Perbuatan seperti itu akan mengeraskan hati, mewariskan kemunafikan serta melalaikan diri dari hal-hal yang bermanfaat.


? Nabi ﷺ berpesan, _"Aku menjamin sebuah rumah di bagian depan surga bagi orang yang meninggalkan miro' (debat logika) meski dia sebagai pihak yang benar."_

_[HR. Abu Dawud 273 dihasankan Syaikh Nashir]_


*(7). Banyak berdoa kepada Allah* agar diberi keistiqomahan dan istiqomah tidak menafikan adanya kekurangan.


? Doa yang dicontohkan Nabi ﷺ sebagai berikut,


_"Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala dinik", (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)._

_[HR. At-Tirmidzi 2140 dishohihkan Syaikh Nashir]_



https://t.me/manhajulhaq


---- ??

Re-share WAG MT. An Nahl

_≈ Istiqomah, berilmu, dan beramal di atas sunnah ≈_
Sundari87 7 jam lalu · Komentar: 1
Sundari87 VIP

? *Hidup Suri*


✍ _Abdullah Zaen, Lc,MA_


Apa Itu Hidup Suri?


Istilah yang sering kita dengar adalah mati suri. Itu merupakan sebuah istilah untuk menjuluki kondisi di mana sesorang tampaknya mati, tetapi sebenarnya masih hidup. Adapun judul di atas; hidup suri adalah kebalikan mati suri. Itu adalah istilah yang kami buat sendiri untuk menjuluki orang yang tampaknya hidup, padahal sebenarnya ia mati. Siapakah dia? Dia adalah orang yang enggan berdzikir!


Perlu diketahui, bahwa selain memotivasi para hamba-Nya untuk banyak berdzikir, Allah ta’ala juga mengingatkan mereka agar tidak lalai dari berdzikir.

Kebutuhan seorang hamba kepada dzikir melebihi kebutuhan seekor ikan terhadap air, sebab dzikir merupakan sumber kehidupan hati. Nabi kita shallallahu’alaihiwasallam memberikan sebuah perumpamaan yang sangat buruk bagi manusia yang enggan berdzikir. Kata beliau, “Perumpamaan orang yang berdzikir (mengingat) Rabbnya dan orang yang tidak berdzikir, seperti orang yang hidup dan orang yang mati”. HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa al-Asy’ary radhiyallahu ’anhu.


Berdasarkan keterangan di atas, hati para manusia bisa diklasifikasikan menjadi tiga jenis:


1. Hati yang Hidup dan Sehat

Hati yang hidup dan sehat adalah hati yang senantiasa dipenuhi dengan dzikrullah. Hati yang mengikhlaskan seluruh amalannya hanya untuk Allah ta’ala.


2. Hati yang Mati

Hati yang mati adalah hati yang kosong dari dzikrullah. Hati yang tidak mengenal Rabbnya, tidakberibadah pada-Nya, tidak menjalankan perintah-Nya maupun menjauhi larangan-Nya.


3. Hati yang sakit. Adalah hati yang masih hidup namun menderita penyakit. Tergantung unsur mana yang lebih dominan. Terkadang penyakitnya berkurang karena porsi dzikirnya ia tingkatkan. Namun seringkali, penyakitnya semakin parah, karena terlalu lama tidak berdzikir, sehingga hampir-hampir ia mati.


Hati pertama adalah hati yang subur dan lembut. Hati kedua adalah hati yang tandus dan mati. Hati ketiga adalah hati yang sakit, kadangkala mendekati kesembuhan dan tidak jarang pula mendekati kematian. Nomor berapakah hati kita?


══ ¤❁✿❁¤ ══

Sundari87 7 jam lalu
mrx VIP
Dari ayat ini jelas Allah telah menyediakan pasangan buat kita, tinggal menunggu waktunya saja dan tetap berusaha.
mrx 13 jam lalu · Tags: #love
DhianAsri VIP
Chat pagi ini dgn akun Ghani si scammer. Wktu chat blum di blokir, begitu sudah chat langsung diblokir ??. Silahkan yg mau chat sm Ghani, mungkin nomornya belum ganti 082315519262


DhianAsri 14 jam lalu · Komentar: 27 · Tags: hati-hati scammer
Dina52 VIP
ketika rupa tak lagi memiliki makna,
ketika jasad sudah rapuh menyuruk tanah,
ketika cinta tidak akrab lagi dengan asmara,
maka komitmen perekat yang paling kuat adalah "IMAN"

Dina52 14 jam lalu · Komentar: 3
ningrum999 VIP
sweat_smile laughing
ningrum999 14 jam lalu · Komentar: 16
bismadi VIP
Kita semua adalah pengelana dlm perjalanan panjang kosmos, debu-debu mayapada, menari-nari ngikuti irama kisaran tak terbatas..

Kita ini fana laksana awan musim gugur

Kelahiran, kematian ibarat ritme tarian

Hidup bak leret cahaya di cakrawala,

melesat ke hamparan pegunungan...

Kita hrs singgah sebentar utk menemui sesama,

membagi cinta dan cerita, memang bermakna tapi hanya sementara..

bismadi 15 jam lalu
Pages: 1 2 3 4 5 ... Next »
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo