User blogs

Tag search results for: "cinta"
Jayadiningrat VIP


Pagi itu, anda buka jendela kamar.


Angin bertiup lembut, membawa sehelai daun kering melayang di udara, jatuh di kusen jendela. Aroma pagi menjelajah seisi kamar, wanginya seperti tanah kering yang dibasahi hujan dan pohon-pohon yang dibasahi oleh embun. Matahari terbit lebih cerah, sinarnya menyelusup ke dalam kamar, menyorot tempat tidur yang masih berantakan dan anda yang berbaring lagi di balik selimut. Secangkir kopi susu panas telah menanti, liukan uapnya memanggil.


Ini adalah hari yang baru, tanpa dirinya, tanpa air mata, dan tanpa luka basah.


Beberapa hari terakhir, anda melahap buku motivasi, menelusuri setiap halamannya penuh perasaan. Perlahan, anda menyadari hubungan di masa lalu adalah kesalahan yang tak ingin anda ulangi lagi. Perlahan, anda menerima kesalahan dulu. Perlahan, anda menerima kepergiannya. Perlahan, anda memaafkan diri anda. Perlahan, anda mengubah keinginan; yah keinginan perjalanan cinta anda.


Nggak bakal pacaran lagi. Langsung nikah aja.


Memang, anda belum sepenuhnya pulih dari patah hati, tetapi anda memilih bertahan dan terus melangkah. Seperti, tadi malam, saat anda menelusuri lnstagram dan menemukan fotonya bersama seseorang baru, timbul perih di hati, layaknya cubitan kecil nan tajam, gigitan semut merah, dan tusukan jarum lancip. Namun, ya sudah, rasa sakit itu tak lagi bertahan lama.


Untuk menghibur diri, anda akan mengunjungi akun-akun lain, memandangi foto-foto mesra pasangan yang telah menikah.


Genggaman tangan yang halal, jalan-jalan berdua yang halal, pelukan hangat yang halal, seluruh interaksi yang halal. Di akun-akun itu, anda berimajinasi dan bergumam dalam hati....


Nggak bakal pacaran lagi. Langsung nikah aja.


Saat menulis ini, saya tersenyum. Telah anda lepaskan orang-orang yang tak berhak dipertahankan. Tak lagi anda gantungkan kebahagiaan anda pada cinta-cinta yang tak pasti. Namun, senyum itu tak menetap lama. Sejujurnya, aku agak Khawatir.


Saya khawatir anda masih menganggap cinta adalah sumber utama kebahagiaan.

Saya khawatir anda masih menggantungkan harapan dan masa depan pada cinta, begitu tinggi, seperti dulu.

Saya khawatir pernikahan hanya jadi kamuflase anda untuk merasakan cinta lagi.


Bukan, bukan berarti anda tak boleh menikah.


Itu adalah keinginan yang baik. Saya mengapresiasi itu. Dari cinta yang tak pasti menuju cinta yang lebih pasti. Dari sesuatu yang dilarang menuju sesuatu yang tak dilarang. Bukankah itu sebuah kebaikan? Saya mengapresiasi itu. Sebagai seorang Muslim tentu pernikahan adalah sebuah ibadah, bentuk penyempurnaan separuh agama, satu dari sekian cara agar kita menjadi hamba yang lebih baik.


Ini adalah keinginan yang baik, saya ulangi itu. Namun, yang kurang baik adalah motivasi yang melatarbelakangi keinginan itu.


Apakah anda ingin menikah hanya karena merindukan rasa indahnya mencintai dan dicintai?.


Apakah anda ingin menikah karena berpikir kebahagiaan permanen itu ada di sana?.


Apakah anda ingin menikah hanya karena takut kesepian?.


Apakah anda ingin menikah hanya karena tak sabar menunjukkan pada dunia bahwa anda bebas bermesraan dengan pasangan halal anda?.


Apakah anda ingin menikah karena anda telah memberi syarat kepada dirimu, “Kalau udah nikah, baru aku bakal begini-begitu?”. Jadi ingat, saya kenal seorang wanita single 41 tahun dengan gaji diatas 15jt, gajinya dihambur2kan unt tamasya, belanja, beli hadiah2 mahal untuk saudara dan keponakannya dll, saat saya sarankan untuk kpr rumah, jawabannya selalu "itu tanggung jawab suami saat sudah nikah". Seakan mengharapkan bahagia dari suami kaya dimasa depan.


Jadi, untuk apa anda ingin menikah?


Sudahkah anda jujur kepada diri sendiri?


Sekali lagi, bukan, bukan saya tak menyarankan menikah. Itu adalah keinginan yang baik, ibadah yang direkomendasikan, bahkan boleh saya bilang wajib (versi saya). Saat melepasnya dari hubungan pacaran, larangan agama dan rida Tuhan jadi alasan utama anda. Namun saat ingin menikah, mengapa rasa ingin mencintai dan dicintai mendominasi pikiran anda? Mengapa ekspektasi dan harapan terhadapnya lebih banyak menguasai pikiran anda? Mengapa pikiran-pikiran seperti HIDUPKU-BAKAL-LEBIH-BAHAGIA-KALAU-SAMA-DIA meliputi seisi kepala anda? Mengapa bukan ridho Allah yang berada di barisan terdepan pikiran anda?


Tidakkah ini... terdengar seperti diri anda dulu?


Ingin berpacaran karena ingin tahu rasanya mencintai dan dicintai. Ingin berpacaran karena ekspektasi dan harapan terhadapnya. Ingin berpacaran karena mengira hidup anda bakal lebih bahagia dengannya. Sekarang, anda ingin menikah karena rindu rasanya mencintai dan dicintai; ingin menikah karena ekspektasi dan harapan anda terhadap pernikahan; ingin menikah karena mengira hidup anda bakal lebih bahagia bila bersamanya.


Bukankah ini tak jauh berbeda dengan masa-masa berpacaran dulu?


Tarik napas sejenak. Tersenyumlah sedikit.


Semoga anda menyadari: Jangan sampai cinta menjadi agama anda. Jangan sampai dia menjadi tempat anda bertumpu. Jangan sampai hidup anda hanya untuk cinta dan dirinya. Sedetik setelah kematian anda, dia sudah tak bisa membantu anda.



Ingin menikah, silakan, itu baik. Namun perbaiki niat, itu yang tak boleh kita lupakan.


Selamat berjuang, untuk diri kita yang lebih baik.


Kang Jay

Jayadiningrat May 6 · Nilai: 4 · Komentar: 53 · Tags: cinta, menikah, tujuan
elsi21 VIP
Permisi sm smua para anggota An sy mau bertnya yg Akun ny EzaSangPetualang apakah para cwe ada yg inbox dia ga? Soal ny dia udah komitmen sm sy untuk tdk buka lagi akun ny kok sy liat masih Aktif ya akun nya, padahal Akun ny sudah Out dari An..

Mngkin ada yg tau bisa menjawab pertanyataan sy.. Terimakasih

Wassalamuaikum

elsi21 Apr 19 · Komentar: 10 · Tags: cinta
Jayadiningrat VIP


Mereka terlihat seperti pasangan yang sempurna.


Maksud saya, lihat saja Instagram mereka.


Gadisnya dulu. Foto terbarunya adalah sebuah foto jarak jauh, dilatari dinding putih bersih. Mereka berdiri berdampingan, tanpa jarak, jemari saling menggenggam, kepala sang gadis bersandar di bahu sang lelaki, memejamkan mata dengan bibir tersenyum tipis, mengenakan pakaian terbaik. Dan, sang laki-laki melihat kamera, agak kikuk dengan senyum separuh dan tangan kanan yang tampak seperti menggaruk tengkuk yang tak gatal.


Sekarang, mari kita cek Instagram laki-lakinya. Foto terbarunya adalah gadisnya, hanya gadisnya, tanpa dirinya. Duduk menyamping, berlatarkan langit biru, melihat sesuatu yang jauh, tanpa senyum, tanpa ekspresi, tetapi begitu damai. Dan di foto ini, seakan sang laki-laki sedang diam-diam mengagumi gadisnya.


Kemudian, kita jadi ingin menulis di kolom komentar. "Kapan ya punya kekasih kayak gini?. Kayak gini terus ya..."


Berbulan bulan mengikuti mereka di lnstagram, saya menggulir postingan lama mereka. Foto-foto romantis yang tak pernah berlebihan, caption-caption yang diambil dari Google dengan kata kunci “love quote tumblr”, video-video manis tentang hubungan mereka.


Berbulan-bulan saya menonton keseharian mereka lewat Instagram Story. Boomerang konyol, tetapi menggemaskan, kisah-kisah lucu (yang 50 sweet) dari pasangannya, kutipan-kutipan indah yang menggambarkan kebaikan pasangannya.


Segalanya begitu sempurna dan indah. Namun hari ini, segalanya berubah.


Foto foto romantis telah terhapus. Kutipan kutipan indah tak berjejak. Mereka tak lagi saling mengikuti di Instagram. Tak ada lagi Instagram Story bersama. Yang ada hanya puisi-puisi sedih, latar hitam, dan foto-foto dengan mata sembap.


Padahal kita pernah menaruh harapan pada hubungan ini, berharap ada akhir indah di setiap kisah cinta.


Beberapa bulan kemudian, sang gadis bertemu seseorang baru, jatuh cinta dan jadian, memiliki kisah cinta yang lebih seru, foto-foto yang lebih romantis, perjalanan tengah malam yang gila, dan segalanya jadi lebih berwarna.


Dan kita kembali berharap: mudah-mudahan, mereka berjodoh, mudah-mudahan, mereka berjodoh. Karena saat ini, mungkin kita sedang berada di posisi yang sama. Yah sedang jatuh cinta dengan seseorang, yah memiliki seorang terkasih, yah berharap orang yang kita cintai hari ini menjadi jodoh kita di masa depan.


Namun, hidup kembali memutar cerita. Tak sampai setahun, hubungan gadis itu dan pasangan barunya berakhir. Foto-foto kembali terhapus. Kutipan-kutipan cinta lenyap. Tak lagi saling mengikuti di Instagram. Tak ada lagi Instagram Story, selain kutipan-kutipan patah hati yang pilu.


Lagi lagi, kita kecewa. Lelah berharap, karena kita sadar: ini bukan relationship goals. Ini siklus percintaan yang melelahkan. Penjara yang dibalut atas nama cinta. Bertemu, jatuh cinta, jadian, Instagram yang penuh keromantisan, putus, foto-foto terhapus, saling berhenti mengikuti, lalu bertemu orang baru lagi, jatuh cinta lagi, jadian lagi. Instagram penuh keromantisan lagi, putus lagi, foto-foto terhapus lagi, begitu seterusnya.


Jadi, kita bosan dan berhenti mengikuti gadis itu. Toh, kita juga tak mengenalnya. Dia hanyalah seseorang yang terkenal di Instagram, dan hubungannya di masa lalu pernah mengembangkan harap kita.


Sekarang tidak lagi.


Cari pasangan-pasangan yang udah nikah aja, biar lebih pasti, nggak sakit hati.


Jadi, kita mulai mengikuti pasangan-pasangan yang telah menikah, menggulir Instagram mereka. Foto-foto mesra bertebaran. Kisah-kisah manis yang tertulis di caption.



Dan, kita belum benar-benar berubah, masih ingin menulis di kolom komentar: "Ini baru goals, kapan ya punya pasangan kayak gini?. Kayak gini terus ya..."


Sayangnya, kita hanya melihat indahnya.


Kita tak tahu... perkelahian di balik tirai, keegoisan yang tak terkontrol, rasa lelah untuk bertahan, masalah sepele yang membesar, masalah yang tak kunjung berakhir, catatan dosa di setiap kemesraan yang diumbar, harapan akan pujian-pujian untuk menyenangkan hati mereka yang sebenarnya tak bahagia dalam hubungan ini.


You've seen it wrong all this time. Love doesn’t work like a movie.


Bukan, saya bukan ingin melenyapkan angan kita tentang cinta. Kita semua mengharapkan kisah cinta yang indah. Kita semua mengharapkan hubungan yang ketika orang-orang melihatnya, mereka akan berkomentar, “Goals banget, sih!”


Saya hanya ingin kita sedikit lebih realistis.


Bahwa cinta tidak seperti yang mereka pertontonkan di Instagram.


Karena jujur saja, saya khawatir ketika kita telah menemukan kekasih sejati, menikah dan hidup bersama nanti, kita akan menjadikan Instagram sebagai patokan kebahagiaanmu, bergumam dalam hati,

“Kenapa hubunganku nggak bisa kayak gini?

Kenapa aku punya pasangan tidak romantis, boro-boro mengucapkan sayang, membawakan belanjaan aja harus disuruh."


Kita semua hanya melihat sisi indahnya. Jangan terkecoh. Mari letakkan cinta di tempat yang tepat; karena selama ini, cinta terlalu diagung-agungkan.


We are better than love.


Diri kita lebih penting daripada cinta.


Kang Jay


Jayadiningrat Apr 7 · Nilai: 5 · Komentar: 9 · Tags: cinta, instagram
Jayadiningrat VIP

''Duda lebih menggoda dibandingkan pesonanya seorang Perjaka". Mungkin pepatah ini tidak selalu benar adanya namun saat ini ngetrend dikalangan wanita yang menyukai pria-pria duda, walau memang pada fitrahnya mencintai seseorang tidak pernah memandang usia, status dan beberapa hal lainnya.


Alkisah ada tiga gadis yang memilih pria duda dan pada akhirnya mereka hidup bahagia dan sudah memiliki anak.


1. Evi gadis berusia 26 tahun tinggal di kota Bogor


Awalnya Evi tidak pernah terpikir bahwa pria yang suatu hari menikahinya adalah seorang duda dan sudah memiliki dua orang anak. Sebut saja namanya Herdi pria berusia 45 tahun dengan wajah yang masih terlihat tampan, rambut sedikit beruban, memakai kacamata tipis dan memiliki sedikit kumis tipis-tipis yang membuatnya terlihat berkharisma dan menggairahkan. Herdi sudah sangat mapan dalam urusan financial, seorang kabag di Pertamina. Awalnya Evi tidak mengiyakan ketika Herdi datang menemui ibunya di Surabaya untuk menyatakan niatannya untuk melamarnya. Ibunya adalah seorang single parent setelah ayahnya meninggal saat Evi berusia 15 tahun, ibunya menasehati dan menyarankan Evi untuk mengikuti kata hatinya. Pada akhirnya Evi menerima pinangannya. Mereka kini sudah menikah dan hidup berbahagia.


2. Dian gadis berusia 27 tahun tinggal di kota Jakarta


Dian adalah anak yang terlahir dari keluarga kurang harmonis, ayahnya menikah beberapa kali dengan perempuan yang entah dari mana asalnya hingga ia memiliki 4 orang adik yang masih kecil-kecil. Ibunya walau masih berstatus seorang istri namun harus mandiri dengan hanya memiliki satu usaha warung makan lesehan pinggir jalan. Tuhan memberi Dian wajah cantik, tubuh semampai dan berkulit putih merona.


Perkenalannya dengan seorang pria duda berawal dari sahabatnya yang mengenalkannya dengan pria duda usia 41 tahun, seorang Koki kepala di hotel mewah. Meski sempat meragu dalam hati apakah pria tersebut benar-benar berstatuskan duda atau duda-dudaan. Singkat perkenalan dengan mas Mukti, dia menyatakan niatannya untuk melamar Dian secepat mungkin dan tidak perlu berpacaran terlalu lama karena menurut pengakuan Mukti sudah 4 tahun bercerai dengan mantan istrinya.


Yakinkah Dian kepada keseriusannya Mukti untuk menikahinya? apakah benar statusnya sudah benar-benar menduda selama ini, Dian pun sempat bimbang dan dilema serta trauma ketika ayahnya menikah untuk yang kesekian kalinya dan melihat betapa hati ibunya begitu terluka dan rapuh sedangkan Dian anak pertama dan memiliki 4 adik yang masih kecil-kecil. Dian merupakan tulang punggung keluarga setelah ayahnya tua dan sakit-sakitan. Dengan isktikharah akhirnya Dian menerima pinangan Mukti dan menikah dengan resepsi yang cukup mewah di hotel tempatnya bekerja. Mereka kini hidup berbahagia.


3. Dewi gadis berusia 24 tahun tinggal di kota Tangerang


Dewi sempat mencintai pria perjaka yang usianya tak jauh dengannya, dia sangat tampan dan postur tubuhnya pun tinggi dan putih. Dari segi ekonominya pun ia berasal dari keluarga berada dan memiliki pekerjaan yang cukup menjanjikan masa depan, tapi pada akhirnya hubungan Dewi dengan Dedi pun kandas di tengah jalan.


Kemudian Dewi bertemu dengan seorang pria bernama Rangga usia 39 tahun dan berstatuskan duda meski ia seorang manager di Bank BUMN namun yang membuat Dewi ragu dan bimbang apakah ia siap memiliki seorang suami yang sudah pernah menikah dan sudah bercerai serta memiliki seorang anak. Ada rasa kekhawatiran dalam dirinya bila nanti mantan istrinya meminta rujuk kembali, karena dari cerita Rangga bahwa dia bakal terus bertanggung jawab menafkahi anaknya yang ikut ibunya sampai lulus kuliah dan bekerja.


Sebelum ia menerima lamaran pria tersebut Dewi meminta dua syarat agar ia benar-benar yakin bahwa Rangga benar-benar seorang duda. Syaratnya adalah: a. Pertemukan keluarganya, kedua orang tua kandungnya agar Dewi yakin bahwa Rangga sudah lama bercerai. b. Berikan bukti bahwa Rangga benar-benar memiliki surat cerai yang sah. Mereka kini sudah menikah dan hidup berbahagia.


Meski hati wanita melebihi dalamnya lautan, tapi tak ada seorang wanita pun yang mengetahui dimana ia akan bermuara. Meski tujuh samudera ia lalui tapi pada akhirnya ia harus singgah pada satu kapal yang mulai karam. “Memaksa” pada satu keadaan yang sebenarnya bukan menjadi cita-cita nya sewaktu kecil.


Jatuh cinta itu tak pernah salah, hanya saja terkadang cara kita mencintai yang bisa di anggap salah. Apakah jatuh cinta pada duda adalah suatu kesalahan, bagi ketiga wanita tersebut jatuh cinta pada seorang duda dianggap bukan suatu kesalahan. Yang terpenting adalah status pria tersebut sudah benar-benar jelas bercerai dan memiliki bukti surat resmi menduda.


Meski terkadang pesona perjaka lebih menarik secara fisik tampang dan masa depan, tapi pesona dan kharisma duda bisa juga mengalahkan para perjaka karena duda dinilai lebih dewasa, memiliki figur seorang ayah dan lebih bijaksana. Semua ada kelebihan dan kekurangan, tinggal bagaimana wanita menyingkapinya.


Bijaksanalah dalam mencari pasangan hidup mau duda atau perjaka, dan yang paling penting adalah bukan punya orang!.


Kang Jay


Jayadiningrat Mar 13 · Komentar: 38 · Tags: cinta, duda, gadis
t4ufiq VIP

Bismillah...

*_10 WASIAT_*


*Rosulullah SAW*


Kepada *FATHIMAH* Puterinya :


1. *Wahai Fatimah*


Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.


2. *Wahai Fatimah*


Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.


3. *Wahai Fatimah*


Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.


4. *Wahai Fatimah*


Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.


5. *Wahai Fatimah*


Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap isteri.


Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.


6. *Wahai Fatimah*


Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan.


Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah.


Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya.


Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman

yang indah yang merupakan bagian dari taman surga.


Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.


7. *Wahai Fatimah*


Disaat seorang isteri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan.


Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.


8. *Wahai Fatimah*


Disaat seorang isteri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.


9. *Wahai Fatimah*


Disaat seorang isteri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.


10. *Wahai Fatimah*


Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga.


Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.


Subhaanallah


Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketika ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya.


??????????????????????


*Hikmah Pagi*


*اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ*


طوبى لمن ترك الدنيا قبل ان تتركه و بنى قبره قبل ان يدخله و ارضى ربه قبل ان يلقاه


_" Sungguh bahagia orang yang meninggalkan dunia sebelum dunia itu meninggalkan nya, dan ia membangun kuburan nya sebelum ia memasukinya, dan ia ridho terhadap Tuhan nya sebelum ia menemuiNYA "_


*_( Syeikh Yahya bin Muadz Ar Rozi Ra )_*


_*Selamat beraktifitas.... Semoga selalu dlm Keberkahan Allah SWT.... Aamiin*_

teenov VIP

Indonesia. Internet dapat diakses dengan mudah termasuk melalui perangkat handphone dan aneka gadget pintar lainnya. Kemudahan berkomunikasi dengan dunia luar mendatangkan ancaman penipuan online yang semakin meningkat. Salah satunya melalui modus pertemanan atau kencan online.

Roby, lajang 32 tahun, seorang karyawan suatu perusahaan terkemuka di bilangan Sudirman, Jakarta. Beberapa minggu yang lalu tanpa sengaja ia berkenalan seorang makhluk manis bernama Bianca, asal Italy lewat facebook. Mereka cepat menjadi akrab dan sering bertukar foto, cerita termasuk hal-hal pribadi. Sesekali mereka bertemu secara live lewat video Skype.

Roby pun tak keberatan membelikan beberapa hadiah kecil buat si kenalan barunya. Sepertinya Bianca menyukai Roby dan ingin segera ke Indonesia. Bianca menceritakan bagaimana kerinduannya menikmati eksotika Indonesia…menelusuri pulau Bali berdua dengan Roby. Hal-hal ini diungkapkan berulang-ulang sehingga Roby pun tak keberatan mengirimkan sejumlah uang untuk biaya tiket pesawat Bianca ke Bali. Mereka akan menghabiskan beberapa hari bersama di sana. Roby pun telah memesan hotel sesuai tanggal rencana kedatangan Bianca.

Apa daya, Bianca tak kunjung datang. Roby hanya bisa menyesali kekonyolan dan kebodohannya. Ia pun hanya menceritakan kisah ini agar kejadian yang sama tidak menimpa orang lain.

Kisah Shinta sedikit berbeda. Ia berkenalan dengan seorang pria Australia juga lewat email yang nyasar ke inbox-nya. Sebagaimana banyak wanita Indonesia yang senang dengan wajah bule, Shinta girang dengan perhatian Andrew yang sering menyapanya secara romantis lewat email ataupun facebook. Walaupun pacaran jarak jauh, Shinta sangat bahagia seolah ia selalu berdekatan dengan Andrew. Entah berapa forto Andrew yang dikoleksinya.

REPORT THIS AD

Kebahagiaan Shinta semakin memuncak ketika Andrew berencana untuk datang menemui keluarga Shinta langsung. Mungkin ia akan melamarku, pikir Shinta berbunga-bunga. Kira-kira 2 minggu sebelum rencana kedatangannya Andrew memberi kabar bahwa ia mengirim suatu paket special untuk Shinta, langsung dari kotanya, Sidney. Paket tersebut akan tiba dalam 2 hari.

Benar saja, besoknya Shinta mendapat bukti pengiriman ‘Special Package’ lewat email. Dalam bukti pengiriman tersebut terlihat detail paket berupa berat lebih 100kg. Shinta bertanya-tanya, apa gerangan yang dikirimkan Andrew seberat itu. Dalam email yang menyertai bukti pengiriman tersebut disampaikan bahwa paket telah berada di Sidney dan akan segera dikirim setela Shinta mengirimkan uang sejumlah $700 (sekitar Rp 7 juta) ke perusahaan pengiriman barang tersebut. Metode pengiriman uang disampaikan lewat email yaitu melalui Western Union dengan kode tertentu.

Shinta yang tidak pernah menggunakan Western Union, segera meminta bantuan Desy, temannya, untuk mengirimkan sejumlah uang ke ‘perusahaam pengiriman’ tersebut. Beruntung rekan Shinta sedikit paham tentang apa yang terjadi.

“Jika kamu mendapat kiriman dari luar negeri, mestinya kamu gak perlu bayar apa-apa ke luar negeri dong. Kan semua sudah dibayar oleh pengirim di sana,” kata Desy. “Kalaupun ada yang harus dibayar, biasanya pajak atau bea masuk sesuai aturan Indonesia. dan dibayarkannya ke perusahaan di Indonesia atau Kantor Bea Cukai.”

Awalnya Shinta sulit diyakinkan bahwa ia kemungkinan ditipu. Ia merasa yakin Andrew adalah pria idamannya, pria yang baik dan tidak mugnkin menipunya. Di hari kedua ketika ia tidak juga menerima paket yang dijanjikan, ia mencoba menghubungi Andrew. Ia pun membaca artikel: Tipuan Pengiriman Paket dari Luar Negeri. Ketika Shinta mencoba mengkonfirmasi, Andrew tiba-tiba hilang kontak dari Facebook. Ia tidak juga membalas email. ShintaOnline-Dating-Scam1barulah sadar bahwa ia hampir menjadi korban penipuan online.

REPORT THIS AD

Apa yang dialami Roby dan Shinta di atas hanyalah dua di antara begitu banyak cerita korban romansa online. Para penipu dapat menggunakan cara apapun untuk mendapatkan korban. Selain berpotensi kehilangan harta benda, para korban bisa saja kehilangan nyawa akibat romansa online.

Jette Jacobs, perempuan asal Australia Barat, merupakan satu diantara banyak korban kencan online yang diekspos media. Awalnya Jette berkenalan dengan seorang pria melalui internet. hubungan online mereka begitu akrab. Sang pacar pun pernah mengunjunginya, sehingga Jette semakin yakin. Ia pun tanpa sadar telah mengirimkan lebih $80.000 (lebih Rp800 juta) kepada si pacar. Suatu ketika Jette memutuskan untuk mengunjungi sang pacar ke negaranya. Rupanya itulah perjalanan terakhir Jette. Sehari setelah tiba di negara tersebut, ia ditemukan sudah tak bernyawa di hotelnya. Pelaku kejahatan tersebut tidak ketahuan sampai saat ini.

Pertemanan online, juga berpotensi menjerat para korban menjadi pelaku kejahatan seperti menyelundupkan uang, narkoba,dan barang berbahaya lainnya, tanpa disadarinya.

Facebook_scam

Waspadai penipuan modus ‘Jenderal Bule”

Sharon Amstrong, seorang warga Selandia Baru, memutuskan untuk menemui pacar online-nya di Argentina. Dalam salah satu penerbangan mereka di Argentina, Sharon ditangkap karena dialah yang menjinjing kopor yang di dalamnya ditemukan narkoba. Narkoba tersebut diselipkan sang pacar tanpa sepengetahuan Sharon. Kisah cinta Sharon pun berakhir di penjara kelam Argentina.

Kasus-kasus di atas, bukan tidak mungkin juga sangat marak di Indonesia. Bisa jadi karena ketidaktahuan, kurangnya sosialisasi serta ketidakhatihatian dalam menjalin pertemanan. Media sosial seperti facebook dan email memang kerap menjadi media yang paling mudah (baca juga: Aneka Penipuan Facebook). Lewat email para penipu seperti mengirimkanemail spam yang sering digunakan juga untuk tipuan Nigeria, demi menjerat korban.

REPORT THIS AD

Bagaimanapun modusnya, perlu Anda ketahui bahwa:

  • Para penipu dengan modus kenalan online, akan melakukan cara-cara yang halus untuk mendapatkan simpati Anda. Proses perkenalan bisa berlangsung lama, dan mereka akan terlihat sangat sabar dan baik. benar-benar ideal untuk Anda,
  • Waspadalah bila ia mulai ‘berani’ minta uang. Bisa saja caranya halus dengan alasan orang tua atau adiknya sakit, harus segera dioperasi dll. Atau mungkin seperti kisah Roby, yang membelikan tiket pesawat karena sangat rindu bertemu,
  • Mereka akan melakukan apa saja sampai mendapatkan uang Anda. Kedepankan logika, jangan hanya menggunakan perasaan dan simpati semata,
  • Berhati-hatilah jika si dia meminta data perbankan misalnya nomor rekening dll. Bisa saja bukan Anda yang menerima uang, sebaliknya uang Anda yang melayang pergi.
  • Jika seseorang akan mengirim uang ke rekening Anda atau meminta bantuan Anda untuk membeli sesuatu, waspadalah. Bisa saja Anda dijebak secara halus ke dalam tindak kejahatan pencucian uang (money laundering).
  • Tidak sedikit juga kasus di Indonesia, dimana para wanita diperdaya, dijadikan teman kencan, diajak jalan-jalan ke luar negeri, tetapi pulangnya dititipi narkoba, baik disadari atau tanpa disadari. Bisa dibayangkan bagaimana tragis akhir dari romansa seperti ini.
  • Dia akan mengirim paket hadiah dengan nilai besar? Wah, ini modus lama yang telah sukses menguras uang para korban.
Facebook scam

Penipuan lewat Facebook, bisa menimpa siapa saja.

Tips Menghindari Penipuan Lewat Pertemanan Online:

  • Dalam segala hal, utamakan logika dan nurani Anda untuk mengambil keputusan. Apa yang terlalu menarik, bisa saja menjadi penyesalan Anda seumur hidup,
  • Hindari pertemanan yang terlalu akrab dengan orang yang tidak dikenal,
  • Sadari tanda-tanda bahaya dalam kencan online. Misalnya bila teman online Anda mulai meminta data-data pribadi, termasuk nomor rekening, nama bank, atau nama-nama anggota keluarga,
  • Jangan pernah mengirimkan uang ke orang yang baru Anda kenal secara online, apapun alasan mereka. Tidak sedikit yang sangat lihai memancing simpati dengan berbagai cerita karangan.
  • Jangan pernah membuka email dari pihak atau orang yang tidak Anda kenal, atau pihak yang Anda yakini tidak pernah berurusan dengan Anda sebelumnya. Itu bisa jadi email SPAM yang bisa berisi virus untuk mencuri data pribadi Anda (Phising), penipuan dengan modus menang undian, permintaan uang, atau ajakan pertemanan yang berpotensi berakhir tragis.
  • Pertemanan yang baik memiliki proses panjang. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.
teenov Nov 4 '19 · Tags: cinta, scam
Dhewi4na VIP
Sebenarnya, ada beberapa hal yang aku kurang setuju dengan pernyataan cinta dalam diam; terutama ketika itu menyangkut hubungan antara cinta seorang laki-laki kepada seorang perempuan yang sama-sama statusnya lajang.


Menurut pendapat ku gini, kalo emang kamu laki-laki lebih baik jangan mencintai perempuan dalam diam. Kecuali kalo itu perempuan udah punya pasangan dan berkeluarga, maka mendingan sih emang dikubur aja tuh cinta, jangan jadi orang ketiga atau perusak hubungan rumah tangga orang.

Kalo kamu emang laki-laki jangan hanya mencintai perempuan dalam diam, sebab yang namanya dalam diam tidak ada upaya mengupayakan. Tidak ada keberanian dalam mewujudkan.

Cinta dalam diam itu hanya untuk mereka yang ragu, hanya untuk mereka yang semu.

Maaf ya, bukan maksudku untuk meremehkan laki-laki yang lebih memilih mencintai dalam diam. Tapi bagiku, bahasa diam adalah bahasa menunggu.

Apalagi untuk seorang laki-laki, jelas bahasa diamnya adalah bahasa ragu.

Jadi kalo kalian itu laki-laki, JANGAN MENCINTAI DALAM DIAM SAJA!


CINTAILAH SEORANG PEREMPUAN DENGAN SEBUAH TINDAKAN.


Karena yang namanya cinta yang baik itu bukan cuma bersedia, tapi juga bersetia.

Cinta juga bukan cuma soal tubuh dan butuh, tapi juga soal betah dan tabah.

Cinta itu juga saling menuntun, bukan saling menuntut.

Jangan terus-terusan cuma berbenah diri, yang namanya cinta juga butuh berbenih hati.

Jangan cuma mau dikuatkan, itu mah urusan mengawani. Lebih asyik ya di KUA kan, urusannya sampai mengawini.


Dhewi4na Sep 22 '19 · Komentar: 8 · Tags: cari jodoh, cinta, menunggu, relationship, serious
Dhewi4na VIP
Lagi pengin ngeluarin uneg-uneg setelah sekian lama gak pernah nulis di website AN. Udah lama sebenarnya gak buka ini website, ya dikarenakan memang aku pribadi tengah ta'aruf sama seorang lelaki yang ku kenal dari website ini. Kami sama-sama dari Jateng, jadi pikiranku kenapa aku menjatuhkan pilihan ke dia karena ku pikir dia bakalan bersedia jika meet up. Toh jarak dan ongkos menurutku sih gak seberapa, yang terpenting sebenarnya seberapa besar ia berusaha.


Nyatanya nihil.

Gak ada usaha, untuk suatu pembuktian. Ketemuan utamanya!

Beberapa kali kami chat di WA (itupun selalu aku yang ngechat duluan dan dia seperti ga punya inisiatif buat komunikasi telpon atau sms nanya kabar) ngebahas soal kepastian keseriusan dia tanpa bermaksud memaksa, tapi jawabannya sibuk kerja, belum ada waktu. OKe, fix! Aku maklumi, lebih tepat berusaha ngertiin.


Tapi akhir-akhir ini aku mikir(setelah 2 bulan aku sengaja menghilang pengin tau dia merasa kehilangan atau gak, paling ga sms kek tanyain aku lah tapi nyatanya dia blass gak peka)arah ta'aruf ini sebenarnya kemana ya?!.

Kok aku merasa, cuma aku aja yang punya inisiatif soal komunikasi sementara dia entah. Aku merasa, aku gak bisa memahami jalan pikiran dia gimana.

Kamu dan aku sama-sama kerja, kita tau sesibuk apapun kalo emang menurutmu aku penting dalam hidupmu ya kamu pasti akan ngehubungi aku. Basa-basi telpon, ngobrol nanyain kabar paling gak seminggu dua kali kek, gak nuntut aku harus tiap hari chat kirim kabar. Tapi ini sama sekali gak. Kamu bahkan lebih pasif dari yang aku sangka. Disini aku mulai ragu.

Apa iya kita ini 'sama-sama'?


Apa sih makna sama-sama buat kamu?

Karena kalo aku nih memaknai "sama-sama" sebagai berikut:

kalo aku kenapa, aku pasti cerita. Kamu kenapa, sini cerita, kita sharing gitu lho; kalo aku bisa bantu, ya aku akan bantu. Kalo kamu kenapa aku gak tau, kamu naroh beban sendirian, aku buat apa bertahan selama ini sama kamu?


Hubungan dua orang manusia yang berbeda gender ini haruse sih timbal balik. Bukan timbalnya doang tapi ga dibalikin. Kalo aku nyaman, ku juga pengin kamu ngerasain hal yang sama. Kalo komunikasi sepihak kayak gini, dan kamu ngerasa gabisa luangin waktu buat ketemu orangtuaku, ya udah buat apa "sama-sama"?! Karena kayaknya kita udah gak sevisi.


Kamu lagi kenapa, aku gak tahu, karena kamu jarang ngomong terbuka soal diri kamu ke aku. Kamu lagi ngerasain apa, I have no Idea. Aku jujur ga tahu perasaaan kamu sekarang itu gimana. Kamu juga gak ada inisiatif buat cerita, padahal kamu tahu nomor teleponku.

Ini yang buat aku mikir ulang, apa cuma aku sendiri yang antusias sementara kamunya selow gampangin gitu aja. Buat apa sama-sama tapi aku merasa kita udah ngga "sama-sama"?




Dhewi4na Sep 8 '19 · Nilai: 5 · Komentar: 20 · Tags: cari jodoh, cinta, relationship
Keesadens VIP
Perjalanan ini penuh dengan
liku-liku selalu berbeda tanpa batas ruang dan waktu.
Kegagalan kadang kala menyakitkan kalbu jika tiada pembimbing bagi hati yang pilu.


Ketika akhir dari tujuan tidak menjadi milik ku, hanya keikhlasanlah yang menolong pedihnya jiwa.
Tatkala kegagalan selalu membayangi langkah ku, kupasrahkan segalanya pada Sang Maha Bijaksana.


Aku percaya bahwa sang pencipta maha mengetahui sehingga sanubari senantiasa berdzikir tanpa henti.
Renungkanlah makna hidup setiap insan di dunia ini,
niscaya kebahagiaan akan merasuk dalam ruang hati.


Kegagalan bukanlah akhir dari suatu perjalanan, karna ia hanya sebatas ujian dalam kehidupan.
Kerinduan akan kebahagiaan selalu didapatkan bagi orang-orang yang berpikir bahwa hidup adalah ujian.


Jadilah hamba Allah yang baik saat menyikapi segala cobaan sehingga jiwa yang tenang menghampiri nuansa kebahagiaan.
Ku tatap masa depan melalui doa dalam langkah kemenangan karna tiada hal yang sia-sia dalam setiap jalan perjuangan.

ayubdg VIP
Ketika kamu berhenti menghakimi orang lain , otomatis kamu akan berhenti menghakimi dirimu sendiri. Yang artinya kamu akan bisa melakukan self love (mencintai dirimu sendiri) dengan lebih baik. Cinta itu pengajaran terluhur yg sy tahu diajarkan Pencipta.

... more

ayubdg Jul 2 '19 · Komentar: 7 · Tags: cinta, selflove
Pages: 1 2 Next
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo