User blogs

fauzan89 VIP
Ingin Rasanya melepas kesendirian demi melengkapi keutuhan Rumah Tangga...

Difikir fikir, sebenarnya yang dibutuhkan wanita zaman sekarang itu apa sih...

Ataukah ada yang kurang dari Pria nya...

Apakah Fisik yang jadi Prioritas Utama....

fauzan89 Oct 17 · Komentar: 9
Ganterbaindo VIP
person_with_blond_hair KDRT artinya Keterbukaan Di Ruang Terbuka
Ganterbaindo Oct 17 · Komentar: 3 · Tags: ayo
Budiant86 VIP
Ketampanan dan kecantikan akan terlihat ketila kita mengenalnya, kejujuran dan Bertangung jawab akan terlihat ketika kita mengenali 1 sama lain, apa susahnya kita berteman dan pendekatan dahulu bila tak cocok kita bisa berteman, bila cocok lanjutkan mungkin itu jalan terbaik anda agar kelak kita bisa menghargai 1 sama lain dan kita tau kekurangan 1sama lain 1kali gagal bisa memjadi pengalaman 2kali gagal bisa menjadi kita lebih dewasa 3kali gagal pikir sendiri aja kita blom mendapatkan yang terbaik atau kita terlalu mengangab pengalaman adalah hal yang buruk, jadi hargai mereka yang menurut anda tidak suka cukup kenal tidak perlu menyindir atau merasa dia buruk apalagi menhinanya maaf klo ada kata2 saya yang agak berlebihan tapi saya merasakan dan belajar dari kegagalan.



Salam 1 HATI SEMOGA KALIAN LEBIH CEPAT MENDAPAKAN JODOH YANG TERBAIK saya doakan kalian dan ingat lah kita manusia dan tidak hidup sendirian klo bukan saling menghargai kapan kita bisa di hargai

Budiant86 Oct 17 · Tags: 1 cinta
Budiant86 VIP
Memang Kenapa difoto memakai masker mukanya jelek dan buruk itu menurut anda, semua kita tau di aplikasi iniencari jodoh dengan tulus dan ingin segera dapat pendamping


Yang cewek ingin tampan dan kaya

Yang cowok ingin cantik dan glowing


Dateng aja ke deler banyak yg bagus dan glowing asal kuat bayar pajak nya...


Kenpa harus Ganteng klo sudah pernah gagal, kenapa harus cantik klo sdh pernah tak setia, semua kita tau kekurangan 1 sama lain, cukup dengan berteman chat dulu kek berkenalan kek liat hati nyabdan dapatkan, kan seperti itu, klo hanya memakai masker itu karena menurut dia gambar yang terbaik, mungkin, yang terpenting disini adalah kenalan dahulu berteman dan menghargainya dalu disitulah kalian tau sifatnya wataknya bahkan idaman bisa jadi bukan begitu, bukan karena dia tidak terlihat dan tidak tampak lalu mengangap dia jelek dan tidak jujur kejujuran akan terlihat setelah anda mengenalnya,bukan begitu sahabat semua

Budiant86 Oct 17 · Komentar: 6 · Tags: salam 1 cinta
Kha1 VIP
Mau tanya dong..

Kenapa kalian (pria/wanita) memasang foto profile di aplikasi jodoh yang tidak terlihat wajahnya?

Ada yang memakai masker, hadap kiri/kanan, hadap belakang, muka di buramkan?

Sebenarnya apa tujuan kalian jadi anggota AN?

Cari jodoh atau cari mangsa atau pemalu yang malu-maluin?


Jika malu memasang foto dengan wajah yang jelas, lebih baik tidak usah jadi anggota AN

Kha1 Oct 16 · Komentar: 5
Jayadiningrat VIP


Kang, saya ada pertanyaan saya dan pasangan ada rencana untuk menikah. Saya sudah jelaskan dengan Ibu apa adanya dan jujur dengan status pasangan saya bahwa dia pernah menikah dan mempunyai anak dan ibu saya mengiyakan dengan syarat dia sudah jelas tidak ada kaitan dengan mantan istrinya. Namun ketika saya jelaskan ke Kakak laki-laki saya, dia tidak setuju dengan alasan dia duda apa kata orang nanti, katanya " Apa kamu ngin membuat orang tua malu, keluarga malu, seperti tidak ada bujang saja". Padahal saya mengenalnya dia laki-laki yang baik, berpenghasilan tetap, rajin sholat, bertanggung jawab, dan juga penyayang dan rajan memberi nafkah kepada anaknya. Jadi saya harus bagaimana ya kang. Apa yang harus saya lakukan apakah saya menikah tanpa meminta restu dari Kakak saya karena ayah saya sudah meninggal, mohon pencerahannya. Terima kasih.


Wanita single hendaknya memilih pria baik seagama, itu yang terpenting. Apakah yang dipilih pernah menikah artinya duda atau perjaka itu bukan masalah.


Jika seorang wanita sudah menemukan pria baik seagama maka itu sudah dianggap satu Kufu. Dalam bahasan literatur fikih tidak ada urusan sekufu itu perjaka duda atau perawan janda. Saya ulangi, nggak ada pembahasan itu.


Jadi jika seorang wanita sudah mantap dengan pria baik seagama dan dia sudah menganggap satu kufu, jangankan kok kakaknya ayahnya pun nggak bisa melarangnya. Bahkan ayah haram melarang putrinya menikah bagi yang sudah menemukan orang sekufu dengannya. KECUALI sang ayah melarang namun dia memberikan penggantinya. Kalau dia hanya melarang saja boleh dilanggar, yang nggak bener adalah sang anak terlanjur cinta, trus berusaha lawan bapaknya padahal diberi calon pengganti, ini kurang ajar anaknya. Walau bapaknya punya calon yang bagus sedang anaknya juga punya calon tapi sudah terlanjur cinta, tetap harus nurut ayahnya. Jika anak berontak pada orang tua, ini musibah bisa durhaka anak tersebut. Sehingga jika sang anak punya pilihan satu kufu kemudian orang tuanya tidak membolehkannya tànpa memberi calon lain maka boleh dilanggar. Itu bapak lho apalagi kakak. Cuman dari saya pribadi, tetap ya biarpun seperti itu, menikah sebaiknya dengan Restu, itu penting apalagi berumahtangga kan panjang, gimanapun cinta orang tua sepanjang masa, pikirkanlah.


Kemudian saya tergelitik ucapan sang abang, "Malu, seperti tidak ada bujang saja". Alasan larangan ini tidak beralasan, apa ada jaminan bujang akan lebih baik dalam berkeluarga dan tidak malu2in. Sebagai abang janganlah menghalangi adik anda untuk menikah. KECUALI, pakai alasan yang jelas misalnya seorang kakak melihat calon suami adiknya itu adalah fasik pemabuk tidak salat pezina maka kakak berhak melarangnya dan kakak tidak dosa melarangnya. Calon yang fasik pezina pemabuk beresiko merusak adik dan anaknya kelak, dan itu juga dianggap tidak sekufu. Namun jika adiknya sudah menemukan pria sekufu yang baik dan seagama maka kakak dilarang melarang, bahkan haram melarang. Jangankan Abang, bahkan ayah pun gak bisa melarang.


Sekali lagi, kalau sudah ketemu sekufu lalu ayah tidak memberikan alternatif lain maka boleh sang anak melanggar yaitu menikah dengan wali hakim. Wallahu alam bissawab.


Kang Jay

Jayadiningrat Oct 14 · Komentar: 11
Jayadiningrat VIP


Akhir-akhir ini kita banyak disuguhi cowok-cowok baik artis maupun pejabat selingkuh yang berujung pada putus atau pengajuan cerai dari ceweknya.


Kalau dipikir-pikir lagi, namanya selingkuh kan melibatkan wanita juga, mosok sesama cowok haha, ada sih tp kagak usah dibahas disini hueekkk. Jadi nggak cowok nggak cewek punya kesempatan selingkuh yang sama. Secara statistik sama aja, yah anggaplah cowok 51% lah. Dan menurut pengamatan saya, kasarnya bahwa cewek tuh lebih jago dalam selingkuh, serius, cewek tuh lebih rapi mainnya kalau selingkuh ya gimana ya cewek pada dasarnya bisa multitasking dan itu bermanfaat dalam menghandle beberapa pria bersamaan sehingga lebih terkontrol haha. Cewek itu hebat, bisa terlihat begitu sayang begitu tulus sama seseorang tapi itu fake, kita contohkan betapa hebatnya pramuria/lc melayani tamu2nya yg gonta-ganti tiap malam. Itu tuh kelakuan cewe tuh, padahal dia sayangnya ama cowok satunya lagi.


Kalau cowok kan mudah keliatan klo selingkuh, anjir, lu cewek gampang menebak cowok selingkuh apalagi saat dia emosi, yasalam bubar semua keluar deh tuh adegan2nya. Makanya banyak bilang Insting cewek peka lihat gelagat cowok selingkuh, padahal ya emang kelihatan haha. Ada perbedaan drastis pada cowok yang selingkuh, misal tiba2 gak perhatian. Jadi perubahan pada cowok lebih pada ketulusan dan kasih sayang. Kalau cewe cenderung bisa nutupi, sedang cowok susah. Bahkan saat pulang dari selingkuh, si cowok berusaha manis bilang cinta blabla karena dia merasa bersalah udah selingkuh, berubah drastis ya lagi2 kebaca radar wanita haha apes jd cowok. Coba artis cowok heboh yg katanya selingkuh, cewek selingkuhannya yg mana sih? Sssttt kasih tau ya kalau tau.


Lalu apa sih kebanyakan alasan cowok selingkuh dan cewek selingkuh. Pertama untuk cowok selingkuh, kalau ditanya alasan dimulut cowok biasanya jawabannya kurang diperhatiin lah jarang dimasakin lah terlalu sibuk lah bla bla tp itu semua sebenarnya alasan dibuat2 cowok agar kesalahan bukan didiri si cowok, kenyataan sebenarnya banyakan karena hidupnya merasa flat kurang tantangan ga ada adrenalin alias bosaaannn sehingga mencari2 sesuatu yg menantang dgn cara yang salah yaitu selingkuh. Dengan selingkuh, cowok kayak bisa kembali ngerasa deg2an, seru lagi hehe. Tapi ingat ladies, jangan salah setelah cowok selingkuh ada dua kemungkinan lho, pertama bisa hambar atau kedua jadi manis lagi kepasangan aslinya. Lho kok manis? Iya dia spt merasa hidup lagi dan melihat pasangannya adalah terbaik setelah dia bandingkan atau setelah puas selingkuh. Tp selingkuh tetep salah hehe.


Kedua tentang cewek selingkuh, biasanya terjadi karena ada ketidakpuasan sama pasangannya. Cewek selingkuh lebih banyak pakai hati, karena cewek seperti ngerasa "Gua nggak disayang, gua nggak dapet keintiman, gua nggak dapet kepuasan, gua nggak dapat ekonomi yang baik, gua ga bisa beli apa2". Jadi cewek lebih banyak pake perasaan kalau selingkuh. Kalau cowok yaaa (sebagai perhatian unt cewek selingkuhanny) bisa mendadak ditinggalin alias dicampakkan begitu aja dan balik ke pasangan aslinya, ya gimana ya cowok selingkuh bisa hanya karena kurang menantang hidupnya, kemudian ce selingkuhannya berhasil ditaklukin trus ya udah selesai.


Kita lanjut bahas, ada kepercayaan di masyarakat, kalau orang yang pernah selingkuh maka akan selingkuh lagi. Baru pacaran aja udah selingkuh, apalagi ntar nikah pasti selingkuh lagi. Bener gak sih?. Menurut gua nih, manusia bisa tumbuh dan belajar dari kesalahan, tapi kalau udah ketahuan selingkuh beberapa kali maka bisa jadi udah watak dia dan kemungkinan dia mengulangi lagi. Tapi bisa berubah gak sih? Ya bisa, tapi "Yang bisa merubah seseorang jadi lebih baik adalah Dirinya Sendiri". Jadi kalau belum sadar ya ga berubah2.


Lalu "Kalau gua diselingkuhin nih om jay, apa gua tinggalin atau ngasih kesempatan?". Gini ya, tidak semua perselingkuhan berakhir dengan perpisahan. Camkan itu, atur emosimu hehe. Jadi kita lihat case by case. Bisa jadi perselingkuhan itu menjadi titik balik seseorang sadar bahwa yang dia lakukan itu salah. Jadi kuncinya adalah kesadaran. Kita bedain ya....gini lho....saat si dia ketahuan selingkuh apakah kemudian dia sadar mengaku salah dan berjanji memperbaiki....atau dia malah menyalahkan kita "Ini semua gara2 lu bla bla yg ga perhatianlah pengangguranlah". Kalau nemu case kedua yaitu malah nyalah2in, udah deh selesaiin aja hubungan itu karena dia gak sadar kalau dia salah. Jadi kalau brengsek ya brengsek aja ga usah nyalah2in. Ingat, selingkuh itu salah mau apapun alasannya, karena namanya komitmen ya harus dipegang erat, titik.


Kalau ada masalah ya dicari bersama jalan keluarnya, bukan malah diem2an trus selingkuh. Lain cerita kalau dia minta diberi kesempatan, mau berubah, ya gapapa kan kasih kesempatan toh hubungan sebelumnya udah lama, shock wajar tp tenangin diri dululah sambil berpikir jenih dan melihat perlakuan dia dalam beberapa waktu. Jgn dikit2 minta pisah/cerai. Hidup kagak sesaklek itu sobat, kasih kesempatanlah, banyak kok yg bisa berubah, tp ingat itu untuk case bukan yg nyalahin. Kan lucu dan sering terjadi, "Dia yang selingkuh, malah kita yang disuruh berubah". Kecuali ketergantungan ekonomi, demi anak, demi ortu ya kuatkan dirimu say haha, kalau perlu siap dipoligami, ingat kata pak yai bahwa surga ganjaran bagi yg mau dipoligami haha, kalau sy sih ogah krn masih banyak pintu surga, itu mah ngasih kesempatan suami dapat banyak pintu surga eh nikmat didunia.


Oiya saran untuk korban perselingkuhan, tolong deh yah setelah setahun (kira2 segitu) agar tidak mengungkit2 lagi. Ya udahlah, itu udah jadi kesalahan dia dimasa lalu, udah berubah jadi lebih baik. Ingat orang pernah buat salah trus diungkit2 lagi, lama2 gedheg dan dia bisa sakit mental lho, bukan hanya kamu yg trauma lama2 dia jadi trauma sama mulut kamu haha, kan juga kejadian udah lama kapan tahun. Kan mau maju bareng2. Lihatlah masa depan.


Trus untuk yang trauma diselingkuhi sampai2 kagak percaya lagi sama orang lain, bahkan berikrar mending sendiri sampai ajal menjemput. Saran saya, jangan begitulah, coba deh rubah pikiran lu bukan gimana percaya sama orang lain tapi mendingan percaya sama diri sendiri, percaya bahwa lu bisa nge-handle ketika lu sampai diselingkuhin ama orang lain. Karena gini, saat menjalani hidup ini, kejadian disakiti diselingkuhi dijahati dikecewain orang lain tuh hal2 biasa yang hampir semua orang alami ingat hampir semua orang alami, nah kita kan kagak bisa mengontrol apa yang orang lakukan ke kita tapi kita bisa belajar menghadapi situasi seperti itu. Itu makna hidup kita didunia, kita harus belajar bukannya malah trauma berkepanjangan. Boleh bermain di zona nyaman tanpa orang laim tapi bermainlah dengan hal2 baru dalam hidup agar engkau "hidup", hidup kan cuman sekali ini. Lu harus percaya pada diri lu sendiri. Jangan ada kata2 "Gua harus percaya sama siapa lagi?", yaelah, percaya pada diri sendiri. Titik.


Harapan saya semoga setelah baca blog ini, tidak ada yg selingkuh dan kalau ada masalah dibicarain unt cari solusi bersama bahkan jika terpaksa harus berpisah baik2. Juga tidak ada lagi yang punya cita2 jomblo forever demi hidup dizona nyaman. Bergeraklah hehe, yang saat ini jomblo umur 45 masih ada setidaknya 20 tahun lagi (pede aja sambil angkat barbel hehe), ingat 20th untuk mengupayakan !!!.

Maaf belepotan nulisnya, lg ngantuk tuk ngerapiin tulisan.


Kang Jay


Jayadiningrat Oct 13 · Nilai: 4
Ganterbaindo VIP
person_with_blond_hair calon istriku tidak mau serumah mertua saudara ipar.

Tidak peduli kamar saya di pakai HANTU

Ganterbaindo Oct 12 · Nilai: 4.50 · Komentar: 8 · Tags: nikah
Jayadiningrat VIP
Biar kagak sepi......


Mengapa pasangan yang sering mengumbar kemesraan di sosmed justru kurang bahagia dibandingkan yang jarang ngepost ?????.


Di sosmed belakangan ini banyak berita viral artis dan publik figur yang terkena kasus, ada yang perselingkuhan, ada yang KDRT dll. Padahal foto2 mereka banyak yang mesra, video2 mereka terlihat saling mencintai, yg tukar kado lah, surprise lah, candle light lah, pangku2an lah. Namun ternyata terkuak kasus2 surprise yg tentu publik dibuat kaget, kok bisa ya padahal mereka sepertinya terlihat mesra sekali.


Nah saya sering banget lihat yg dulu begitu mesra banget di sosmed ee akhirnya bubar bahkan cerai. Kenapa bisa begitu ???, saya amati ada tiga faktor atau alasan :


Faktor PERTAMA adalah sosmed itu ya memang ajang pamer ini itu. Jadi harus kita sadari, yang pamer kemewahan lah, pamer kepinteran lah, pamer kelucuan, bahkan pamer kebaikan misal bersedekah tapi dikontenin, trus yang paling sering nih yaitu pamer kemesraan biar seakan happy family atau happy pacaran hehe. Jadi kalau saya nih, kagak 100% percaya apapun itu di sosmed hehe, namun saya suka heran kok banyak orang kayak kaget misal berbulan2 mengamati sosmed artis yang mesra trus mendadak cerai, kaget tau misal "Kok bisa selingkuh ya padahal kayaknya hari2 mesra".


Padahal yaelah yang namanya sosmed kan of-course hanya menampilkan yang baik-baiknya aja. Jadi nggak usah kaget kalau misalnya ternyata aslinya tidak seperti itu. Muka orang aja kadang gak asli, kayaknya ganteng keren kayaknya cantik mulus padahal pake filter edit dan begitu ketemu orangnya ternyata enggak semulus itu, ada bruntusannya bahkan ternyata ceking atau gemuk.


Relationship juga sama, jangan kaget kalau ternyata enggak mesra enggak sebaik itu enggak akur. Kalau saya jarang kaget dan jarang pernah percaya apapun yang kita lihat di sosmed terutama yang ditampilkan oleh para selebriti karena para selebriti itu memang menjual image biar laku. Apalagi orang Indonesia kan suka lihat yang mewah2. Kita tau lah kasus terbaru, rumah megah eee ternyata rumah ngontrak, mobil mewah berjejer ee pinjaman, dikasih motor 500jt ee ternyata endorse.
Dan saya selalu percaya bahwa namanya hubungan pasti ada konflik, dan konflik ini kan jarang alias nggak mungkin ditampilin di sosmed. Nggak mungkin misalnya lagi berantem sama pasangan trus di video in. Trus bilang, "Bentar bentar Beb, kita rekam dulu berantemnya kita ya biar netizen bisa lihat kita tuh real enggak mengada-ngada". Berantem sambil selfie dan video-in hehe.


Terus yang nomor DUA menurut studi dari North Western University, pasangan yang ngepost banyak di sosmed mengumbar kemesraan sebenarnya mereka insecure dengan hubungan mereka. Jadi mereka butuh validasi dari orang lain, mungkin karena mereka sebenarnya saling ragu, mungkin karena mereka sebenarnya hubungannya kurang baik, mungkin sering berantem, yah insecure. Mereka merasa hubungan nggak langgeng jadi mereka sengaja post supaya dapat validasi dari orang lain agar merasa Feel Good. "Hubungan gue baik-baik aja kok, buktinya banyak yang like, lihat tuh orang iri kok sama hubungan kita, kita bagus kok hubungannya". Alias bahasa simpelnya 'menghibur diri'.


Coba kita cek diri misalnya hubungannya kita pas lagi di gonjang-ganjing, maka kita justru pingin banyak ngepost untuk meyakinkan bahwa relationship still baik-baik saja. Ya itu cara kita meyakinkan diri. Padahal ujung-ujungnya malah bubar jalan karena dengan semakin menghibur diri maka semakin membohongi diri alias jomplang yang di sosmed dan yang sebenarnya. Dan makin berasa hancur haha.


Faktor KETIGA, pasangan yang beneran Happy itu fokus quality time bersama bukan fokus sama sosmed. Misalnya lagi ngedate ya beneran ngobrol beneran sampai lupa untuk foto bareng. Trus misalnya lagi liburan ya enjoy beneran sampai lupa bikin video untuk Story. Karena mereka benar-benar menikmati momen kebersamaan, menikmati ngobrolnya, menikmati mesranya. Mereka nggak peduli tentang likes atau love dan pamer ke orang lain. Mereka nggak peduli, mereka nggak butuh validasi dari orang lain, mereka nggak butuh netizen melihat dan memuji mereka. Mereka nggak butuh itu, mereka cuma butuhnya spending time bersama.


Ya kadang2 mungkin post ya tapi nggak sering. salah satu pihak juga enggak insecure tanya ke pasangannya, "Kok kamu nggak pernah posting video aku sih, kok kamu enggak pernah posting bareng aku sih, kok kamu enggak pernah tag history aku sih". Itu karena mereka secure, mereka tahu mereka saling mencintai, hubungan mereka harmonis dan langgeng. Dan ketika mereka ngepost pun itu adalah untuk mengabadikan momen yah untuk nge-save moment tersebut bukan untuk memamerkan.


Well, menurut saya begitulah tiga alasan kenapa pasangan yang sering mengumbar kemesraan di medsos itu justru malah kurang Happy dibandingkan yang jarang posting di sosmed.


Kang Jay

widyahariati VIP
zzz
Sepi banget pada kemana penghuni AN.

Pada rebahan semua kah. Atau pada sibuk dengan aktifitas masing2.

widyahariati Oct 11 · Komentar: 3
Pages: « Previous ... 5 6 7 8 9 ... Next »
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo