BLOG TULISAN Dwipa_Nusa

Sering ada pertanyaan yang menohok ke kita tapi kita kadang susah menjelaskannya.

kok ada orang yang rajin shalat dan puasa tapi kenapa sering mereka melakukan hal yang tidak baik dimana yang salah?


Oke aku jawab pake bahasa Teknologi biar gamblang karena aku bukan ustad atau Kiai.

Untuk membuat sebuah database maka harus pake "create dan use" (niat dan proses)

di dalam database ada namanya tabel dan di dalam tabel ada kolom dan lajur. dan untuk mengisi kolom dan lajur ada namanya record.


Kenapa orang yang rajin shalat dan puasa tapi mereka sering melakukan hal yang tidak baik,kan di Qur'an di jelaskan "Ash sholatu tanha anil faKhsya iwal Mungkar" apakah Alqur'an bohong !!!


oke kita bedah sedikit aja.

Kalau dalam pemrograman itu ada sintax yang salah variabelnya, isinya sama tapi variabelnya berbeda seperti gula 1 Kg dengan beras 1 Kg sama-sama 1 kg tapi isinya berbeda.


kamu melakukan shalat itu karena kewajiban kamu atau karena kebutuhan kamu?

Disini kelihatan arah tujuan shalat berbeda, kalau melaksanankan kewajiban maka mau gak mau senang gak senang sempat gak sempat harus di lakukan, meski suasana hati pikiran badan dan lingkungan kurang mendukung, hasilnya.... hanya sekedar "absen" saja, maka jangan kaget jika masih bisa di santet, pelet, ngepet juga masih suka berbuat kurang baik.


Tapi jika kamu melakukannya karena kebutuhan rohani kamu, maka hasilnya beda, seperti sepasang kekasih yang berjauhan tempatnya, ingin cepat bertemu dan rindu. kalau sudah seperti itu maka "Ash sholatu tanha anil faKhsya iwal Mungkar" itu akan benar ada di hati kamu dan Tuhan akan menjaga kamu siang dan malam 24x7 gratis.



*sedikit isi yang diambil dari buku, ALGORITMA DALAM SHALAT Ahsanu Taqwim S,Kom 2019.


Madiun..

Menggelar sajalah di daerah jiwan

Lalu jalan pagi di taman kanigoro

Malamnya makan nasi jotos di sudirman

Merambat naik ke wilis lewat kare


Aku terkesan dan terluka

Dipandu restu pagi aku kembali

Ada harap menanti ada rasa yang berarti.


Indramayu... aku kembali

Menepi dan menyepi

Untuk melangkah pasti

Dari nujum yang gelitik hari

Demi sang buah hati.


By tqm

Gak ada yang sekufu
Gak ada yang sehati
Bohong besar kalau se-hidup semati
=====
Mau kembar siam, kembar sial, kembar dari india atau korea, semua pasti ada pembedanya.
Dusta tujuh turunan kalau mengatakan kita mencari yang se kufu atau sehati atau kata-kata roman picisan lainnya.
Yang ada adalah persamaannya tidak lebih dari 20 %, sedangkan 80% adalah perbedaannya.

Mau bukti ???
Jenis kelamin beda, nomor hp beda, dan puluhan perbedaan lainnya kalau mau di gali.
=====
Itulah keadilan Tuhanku dan Tuhan sebagian dari kalian.

Hakekatnya adalah untuk saling menutupi kekurangan masing-masing, maka di ciptakanlah jodoh.

Buat teman-teman AN cobalah berfikir sedikit berani keluar batas dari propaganda "Jodoh" yang sering kita lihat dan baca dari berbagai media baik cetak elektronik atau sosial.

Toh taruhannya di terima atau tidak, jodoh atau tidak, biar Tuhan yang mengatur kita hanya berusaha saja.
Yah......kita Wajib berusaha biar semesta yang memilihnya untuk kita.

Tetap tersenyum, hidup itu hanya perlu ambil hikmahnya dan ambil indahnya, untuk kita kedepan.
Mengering layu tunas mengembun
Mencoba memahami yang terbaik
Di lautan laskar pemersatu.

Bukan pedih tapi berpeluh
Tidak sakit tapi menepi
Mungkin lemah tapi tetap berlari.

Hey arah angin merubah neraca
Lihat saksofon mimpi pagi
Di bui keranda hati

Tersenyum mengabur jejak
Diam pergi dan mati.

By tqm
Senja itu membuat peluh
Pada sosok aku tersadar
Imajinasi merengkuh batas

Bukan pada kalimat yang bershaf
Antara rinai dan pagi
Menggali Nahwu jiwa
mengamalkan Shorof hati
Tapi samudra itu semesta
Membuka kelopak mata langit.




apa karena tahu aku belum nikah ?
dan setelah aku ingat-ingat juga telusuri.. dia orang j***** yang kebetulan waktu aku dapat Job Maintance Server Gateway dan open Port PPOB, November tahun 2020

bukannya aku mau nyakiti, tapi beda agama itu masalahnya, dan kami tidak bersepakat bersatu dalam satu agama.

Dan juga..... sekarang hatiku sudah aku gadaikan dengan salah satu di antara kalian, yang pasti wanita dan satu agama.
Aku tetap Jaga komitmen.... anak-anak dulu, baru kamu.
Berteman secangkir lelah
Berkawan dengan gitar
Bersahabat dengan khayal
Ber'ijtima dengan nyamuk
Dengan sebungkus kotak mimpi
Sepekat nada bicaramu
Aku nikmati malam ini
Nuzulul Qur'an
Maaf aku bedah dari sisi teknologi dan bahasa pemrograman.

Apa sih Alqu'an ..????
Pasti banyak jawaban, kitab suci, sebuah mu'jizat, Firman Tuhan, dll.
Kalau boleh ngomong kasar... kalian dan saya pecundang !!! Kenapa.... ??? Loh kok tanya... akui dulu... bahwa Qur'an kita sekarang FB, Twitter, WA, dll, yang selalu kita baca setiap hari. Bahkan Alqu'an asli cuma jadi pajangan di lemari bahkan kadang berdebu, apakah itu kitab suci ???

Kita skip .. fokus pembahasan.

Apasih Alqur'an dalam kacamata teknologi...??
Alqur'an adalah kumpulan source code dari Tuhan kepada manusia, atau dalam bahasa sederhananya yaitu sebuah software untuk manusia menjadi lebih baik.

Apa kandungan Alqur'an dalam perspektif bahasa pemrograman ... kandungan atau isi Alqur'an adalah sebuah masterpiece maha karya yang berisi larangan dan perintah serta hikmah yang tidak akan lekang oleh perubahan zaman dan teknologi, atau saya sederhanakan sebagai sebuah program yang visioner.

Para System analis atau perancang program masa depan, banyak sekali menggali kaidah dan hikmah dari isi Alqur'an milik kita... sedang kita sendiri yang paling berhak masih ribut dan berebut cari pengakuan.

Saya ambil contoh surat Qof , menjelaskan tentang urat bumi, dan para analis meneliti akhirnya menemukan alat pendeteksi kekuatan gempa.

Ayolah.... jangan terlalu kebanyakan membaca novel melow dan nonton film Romantika sesekali buka "kitab suci" milik kita, dan belajar memahami isi Alqur'an. Cari Para Ustadz yang sanad keilmuannya jelas, bukan melulu menggunakan sunan Google dan kiai youtube.
Tentu saja agar kita tidak sesat dan menyesatkan dalam memahami kaidah Al Qur'an dan ilmu kita semakin bertambah.
Aku perhatikan....
Aku cermati....
Aku Analisa.....
Ternyata setiap manusia punya source code dari Tuhan itu berbeda, bahkan penduduk bumi yang 7,2 Milyar itu termasuk kamu berbeda sidik jarinya.
Maka lahirlah barcode lalu di mutahirkan dengan Qris.

Pertanyaannya...
bagaimana teknologi itu di temukan, maka aku coba bedah dari sudut matematika terapan.

Untuk mendapatkan angka 1, apa yang harus di lakukan, mudah....yaitu membuat suatu yang tidak ada menjadi ada, maka lahirlah angka 1.

Rumusnya bagaimana....
Berusaha dan berdoa.

Dan untuk mendapatkan angka 2 maka bukan 1+1 tapi di balik logikanya menggunakan rumus pengurangan dan pembagian serta akar kuadrat.

Rumusnya apa
Balance dan pertimbangan.

Itulah Rumus yang aku baca ketika Tuhan menciptakan seorang mahluk. Dan jangan pernah mengatakan Tuhan tidak adil kalau aku dan kalian gak paham tentang awal terjadinya angka 1 dan 2.

Allahu akbar.... La khaula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziiim.

Wahai dzat pembuat warna putih pada kapur aku takluk padamu.
Terik itu sayat sebuah kisah
Kusamnya matahati menyapa dunia
Menginduk pada jalanan rindang.
Padamu aku menyepuh massa.
Oh ...iya aku mau ceritakan sebuah labirin takdir yang mengusik nurani.
Rasa bersalah ini mengintip perih pada pandora, menyisakan maaf yang tak terjawab, sedangkan jejak dosaku padamu sungguh melekat sampai akhir menutup mata.

Bukan di ranjang jiwa aku menggurat dosa, tapi di sisi iga matahari menyapa lemah. Jujur saja bahwa lelahnya jemari untuk berdoa membawa singgasana aku, dia dan dirinya, sampai kapanpun tak akan bisa menghapus peluh nista.

Awan itu berarak bali, tepi hujan saksi bersama lembayung senja aku jatuh dan menjatuhkan mu. Pernah mengalir dalam nadi ingin kembali tapi sorot sendu lentik matamu membuatku mencium kaki langit .....aku harus tegak berjalan sendiri meski tertatih.

Jejakmu meski samar masih bisa ku baca dalam monarki nada, menyisakan senyum keabadian tepat di palung jiwa.
Pages: « Previous ... 3 4 5 6 7 ... Next »
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo