BLOG TULISAN Dwipa_Nusa

Case : ketika mengkoneksikan Back end dengan Font end, ada kendala masalah retrofit.


Sungguh aku baru ngeh... bahwa matematika itu bisa di sederhanakan dengan bahasa sederhana.
1. Matematika Induk ; siapapun bisa bahkan tanpa sekolah bahkan (maaf) penyandang disabilitas pun bisa, kuncinya bisa karena terbiasa. Example; menghitung bibit benur > bisa karena terbiasa; menghitung uang, bahkan orang yang bodoh sekalipun bisa, cirinya cukup sering melihat maka bisa.


2. Matematika Murni ; yang diajarkan di sekolahan, kuncinya belajar, cirinya rumus permanent.


3. Matematika Terapan ; mengkolaborasikan matematika dengan teknologi, cirinya rumus bisa berubah menyesuaikan kebutuhan dan kondisi. otak atik atuk.


Masih bingung memahami nya..... maka saya ibaratkan saja rasa sayang


Rasa sayang Induk
Semua mahluk punya rasa itu, contoh yaitu sayang ibu ke anaknya, tanaman dan pohon berbunga/ berbuah. cirinya hanya memberi tiada berharap kembali.


Rasa sayang murni

Rasa sayang itu harus take and give atau memberi dan menerima cirinya monoton dan prosedural, bahkan sampai tercipta adat lampus/ bakar diri/ bunuh diri.


Rasa sayang Terapan

Kita selalu mengharapkan orang yang kita sayangi "sesuai" dengan selera atau keinginan kita cirinya ada penekanan/selalu di tekan tidak boleh begini begitu karena tidak sesuai dengan pandangan kita.


Saran: kalau menggunakan rasa sayang terapan, maka jangan pernah menekan pasaganmu biarkan dia seperti apa adanya jangan kebanyakan melarang ini dan itu, lama-lama dia akan pergi karena tertekan.





Jalu Arti Bumi....

Kalau Sakit menepilah....

Kalau tidak mampu diamlah...


Derajatmu bukan Brahmana

Kasta mu bukan Ksatria

Bukan lahir dari Waisya

Kamu lebih rendah dari sudra

lebih hina dari candala...


Kamu hanya bromocorah

tertatih mencari arti.


Pantas untuk di caci

Layak untuk di maki.


Cobalah pergi menepi

Jika sakit itu datang lagi.

Jangan di pendam lagi di hati.

Pergilah..... menepi.


by tqm



Sini anakku sayang, Dwipa dan Nusa
Ayah mau cerita;

Tuhan mewajibkan kita untuk mengimankan terhadap para Nabi dan Rasul.
Dalam Kitab Sunan tirmidzi itu di jelaskan bahwa jumlah Nabi ada 240.000 dan Rosul itu ada 160.000, oke kita skip aja langsung kita kerucutkan saja menjadi 25.

pertanyaannya ....kok 25 saja yang menjadi masterpiece atau icon
1. Kenapa ?
2. Sebenarnya ada apa ?
3. Apa tujuannya ?

Begini sayangnya Ayah, kamu nanti mau bercita-cita jadi apa ?
Dokter,Penyanyi, atau mau seperti ayah yang makannya di Semarang tapi mandinya di bandung
tidurnya di jakarta, nongkrongnya di surabaya.

kalau mau jadi Dokter yang hebat maka belajarlah pada Nabi Isa (Yesus)
Kalau mau jadi pelaut belajarlah pada nabi Nuh (Noah)
kalau mau jadi preman belajarlah pada nabi Musa (Moses)
kalau mau jadi pedagang belajarlah pada Nabi Muhammad (Ahmed)
kalau mau jadi penyanyi belajar pada Nabi Daud (David)
kalau mau jadi kaya belajar pada Nabi Sulaiman (Solomon)
Dan Seterusnya....

Caranya ? dengan berpuasa dengan niat minta petunjuk sama Tuhan melalui Nabi dan Rosulnya.
maka sering-seringlah berpuasa agar sehat dan tercapai cita-citanya.

Itulah cara Tuhan mendidik HambaNya yang di cintainya.
Ok sayangnya ayah....... sekarang tidur ya, nanti besok-besok ayah cerita lagi.

Dalam android Studio, ada perintah namanya Visibility.

dengan ketiga method.

visible, invisible dan gone.


Sama sebenarnya dengan diri kita sendiri logikanya.


1. Kadang ada saatnya kita harus menampilkan diri demi kebaikan, maka di sebut metode visible.


2. Kadang kita harus menghindar demi kebaikan, maka di sebut invisible.


3. Kadang ada saatnya kita harus pergi demi kebaikan di sebut gone.


Jadi pikiran kita tidak picik dan terkotak-kotak tapi bukan teh kotak, Bukan juga di jadikan tempat sampah hingga memikirkan sampai dalam padahal itu tidak ada hubungan sama sekali dengan kita.


kesimpulan sub atom dari pikiran itu namanya bias dan kumpulan bias itu namanya opini dan kumpulan opini namanya sepakat dan kesepakatan menciptakan hukum.


advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo