User blogs

advertisement
hendility VIP
Aturan agama yg begitu mudah tentang pernikahan, terkalahkan dengan prinsip manusia, sekali lagi TERKADANG.
Soalnya banyak yg tdk nyambung klo komen xixi
hendility Jun 10 · Nilai: 5
Toban VIP
sob
Liburan udah habis...

Saatnya kembali dg rutinitas...

Kalo udah gini,

waktu tuk liat AN udah ga ky biasanya lgfrowning2

Pagi ke sore sbk dkantor

Sore ke mlm sbk drmh..


Kpn mikir jodohnya...?sob

Toban Jun 10 · Komentar: 1
Zikri1 VIP
kangen dikhawatirin
Zikri1 Jun 10
Nelly23 VIP

PERLOMBAAN SEDEKAH UMAR BIN KHATAB DENGAN ABU BAKAR SHIDIQ


بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Dengan percaya diri, Al Faruq Umar bin Khatab membawa separo hartanya untuk disedekahkan.

Ia yakin kali ini bisa menyaingi Abu Bakar dalam bersedekah.

“Hari ini aku akan mendahului Abu Bakar,” pikir Al Faruq.


Saking banyaknya,

Rasulullah khawatir Umar tak meninggalkan harta apapun untuk keluarganya.

Beliau bertanya pada Umar, “Tidakkah kau sisakan untuk keluargamu?”

Umar lantas menjawab, “Aku telah menyisakan sebanyak (yang kusedekahkan) ini.”


Tak lama kemudian, datanglah Abu Bakar yang juga membawa harta yang sangat banyak. Rasulullah pun mengkhawatirkan hal sama

“Apa kau sudah menyisakan untuk keluargamu?” tanya Rasulullah pada Abu Bakar.

Namun ternyata Abu Bakar tak meninggalkan sepeser pun untuk keluarganya.“Aku telah menyisakan Allah dan Rasulullah bagi mereka.”


Umar pun sangat kaget sekaligus takjub pada Abu Bakar

“Demi Allah, aku tak bisa mengungguli Abu Bakar sedikit pun,” ujarnya.

Umar pun menyadari bahwa sangat sulit mengalahkan sang shahabat Rasulullah yang mulia, Abu Bakar.


Suatu ketika sesudah shalat subuh,Rasulullah bertanya kepada jamaah.

"Siapa yang tadi malam ,shalat qiyamul lail?"

"Siapa yang tadi malam,khatam alquran?"

"Siapa yang pagi ini sudah menengok orang sakit?"

"Siapa yang pagi ini sudah berinfak?"


Dari seluruh jamaah,hanya Abu Bakar yang selalu mengacungkan tangan,sedangkan yang lainnya sesekali saja.

Umar begitu geregetan dan berpacu dalam berbuat kebaikan agar bisa mengungguli Abu Bakar meskipun Rasulullah telah wafat.


Pagi itu,Umar mengawasi aktivitas khalifah Abu Bakar.

Agar bisa meniru amalan yang dilakukan khalifah.

Al Faruq mengendap-endap mengikuti khalifah ke pinggiran kota Madinah selepas shalat Shubuh.

Ternyata Abu Bakar Ash Shiddiq masuk ke dalam sebuah gubuk kecil dan berdiam di sana selama beberapa saat.

Namun Umar tak tahu apa yang dilakukan shahabatnya di gubuk itu.

Hal itu berlangsung tiap hari,hingga Umar memutuskan untuk masuk ke dalam gubuk itu setelah Abu Bakar pergi.


Ketika masuk ke dalam gubuk, Umar kaget bukan kepalang...didapatinya seorang nenek tua lumpuh lagi buta.

"Apa yang dilakukan laki-laki tadi di sini, Nek?”


Nenek itu pun menjawab, “Demi Allah, aku tak tahu, wahai Anakku.

Setiap pagi dia datang, membersihkan rumahku dan menyiapkan makanan untukku.

Setelah itu ia pergi tanpa berbicara apapun padaku.

” Ternyata sang nenek sama sekali tak mengetahui bahwa pria yang membersihkan rumahnya dan menyiapkan makanan untuknya itu adalah sang khalifah, pemimpin dunia Islam, Abu Bakar Ash Shiddiq.


Begitu mendengar jawaban si nenek, Umar langsung menangis.

Ia lemas dan menekuk kedua lututnya.


"Al Faruq kemudian mengucapkan sebuah kalimat yang terkenal, “Sungguh, engkau telah membuat lelah khalifah sesudahmu wahai Abu Bakar"

Padahal saat itu Umar tak tahu bahwa dirinyalah yang akan menggantikan kekhalifahan Abu Bakar.


Rasulullah memuji kedua manusia pilihan itu.

“Di antara umatku, yang paling penyayang di antara sesama adalah Abu Bakar.... yang paling tegas dalam menaati perintah Allah adalah Umar...”


Tak heran jika keduanya merupakan shahabat terdekat Rasulullah. Sebagaimana yang dikatakan Ali bin Abi Thalib, “


"Aku sering mendengar Rasulullah mengatakan, ‘Aku datang dengan Abu Bakar dan Umar.... Aku keluar dengan Abu Bakar dan Umar....Aku keluar dengan Abu Bakar dan Umar... dan aku pergi dengan Abu Bakar dan Umar.’... Aku memohon kepada Allah agar Dia mengumpulkan engkau (Umar) bersama kedua sahabatmu itu (Rasulullah dan Abu Bakar)


Menjelang wafatnya,Abu Bakar berpesan kepada Aisyah agar memeriksa hartanya yang tersisa untuk diserahkan negara dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.Namun hanya ada satu unta yang biasa menyiram kebun dan satu orang hamba sahaya yang menggendong bayinya.


Tangis Umar tak bisa dibendung...dan dengan sesenggukkan laki-laki perkasa itu mendoakan Abu Bakar.


(Kisah ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ath Tirmidzi).

*Salamsantunpenuhcinta*

Nelly23 Jun 10 · Komentar: 3
gardenia_augusta VIP
Ga usah bahas beda agama deh, kalo seagama tapi beda aliran gimana?

Trus misal mau dengan beda aliran, penerapannya di RT gimana?

Adakah aliran tertentu yang kalian mau walau beda dan yg bener2 ga mau (beda aliran boleh tapi pilih2)?

gardenia_augusta Jun 10 · Komentar: 10
Ayundjanah VIP
Banyak yang bilang kalau jodoh itu semuanya mudah.


Ayundjanah Jun 10 · Komentar: 9
dea1074 VIP
Bagi member AN Zema..... ada info bagus nich buat anda, jika anda pingin tahu info ini please inbox ke saya ya...dijamin 100% bagus.......
dea1074 Jun 10 · Tags: please inbox aku
Jamal_N VIP
Assalamualaikum...


Semangat pagi, semoga kebaikan selalu menyertai kita.

Disini apakah ada yang sudah melakukan berikut ini dalam ikhtiar menjemput jodoh?

1.terus berdoa di setiap saat mohon jodoh

2.mencari kesana-kemari dengan semangatnya

3.berdoa dan ikhtiar mencari jodoh pantang menyerah

4.ikhtiar meminta bantuan teman,saudara,dll agar dikenalkan dengan seseorang yang juga sedang cari jodoh(dalam hati,ya siapa tahu jodoh)

5.berdoa,ikhtiar dan pasrahkan segala urusan hanya kepada Allah.

6.dan lain-lain(silahkan isi sendiri,share di komentar juga gak papa ^_^ hehehe)


Tahukah teman, ada satu yang lebih cepat dikabulkannya doa didunia ini tentang harapan,doa dan ikhtiar kita selama ini. Apakah itu?


Mau tahu...

Itu adalah ridho orang tua. Seperti yang dijelaskan dan kita ketahui bahwa yang artinya "Ridho Allah tergantung ridho orang tua".


Jadi, sampai disini yang harus kita lakukan setelah berdoa,ikhtiar dan berserah diri mintalah ridho orang tua. Sekuat apapun berusaha kalau orang tua tidak ridho tidak akan berhasil.


Loh, itu ada yang dulu nikah tidak direstui tapi akhirnya jadi juga.

Ingat, dibalik semua itu pasti anak juga berusaha kan agar orang tua juga ridho. Dan pada akhirnya dengan kegigihan meyakinkan orang tua, orang tua luluh hatinya dan ridho dengan pilihan anaknya.


Kesimpulannya:

*Berdoa,ikhtiar,berpasrah diri dan mohon restu orang tua(keridhoan/keikhlasan orang tua).


Wassalamu'alaikum wink

Jamal_N Jun 10 · Komentar: 8 · Tags: ridho orang tua, ikhtiar dan doa, berserah diri
Adil VIP
Ku temui engkau saat aku merasa pantas untukmu, karena ku merasa Tuhan telah melimpahkan semua kebaikan manusia ada dalam dirimu.
Adil Jun 10
Pages: « Previous ... 6 7 8 9 10 ... Next »
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo