Ketemuan di awal perkenalan
Penjualan klik lanjut weA
Tidak klik tetap baik
Gak saling ganggu
Tidak usah kirim pulsa atau TF. Uang
Niat saya di sini cari jodoh
Jadi klo kamu pria baik
Berikan saya data jujur anda
Agar saya dapat mengukur
Apakah saya mampu hidup dengan Anda
Sekilas tentang saya
Alhamdulillah saya lahir
Sampai jumpa sekarang
Belum pernah hidup susah
Walau saya dari keluarga sederhana
Saya tidak kekurangan apa pun
Baik kasih sayang maupun materi
Alhamdulillah hidup saya sejahtera
Hubungan dengan mantan
[ayah kandung anak] aman
Tenang saya gak nganut CLBK
Saya juga gak kaku dengan kriteria
Tapi saya bukan tipe makan cinta
Tipe pria yang menarik bagi saya
Kamu bisa andalkan dan banggakan
Patokannya minimal spt ayah saya atau
ayah anak saya
Itu gambaran buat kamu
Selebihnya kita ngobrol sambil ngopi
DM aj ok nuhun
Serta semangat dalam aktivitas/rutinitas.
Dah itu aja pokoknya ... Gak pinter panjang-panjang ![]()
Pertanyaannya kita sebagai perempuan apakah mau invest hati ke dia atau sadar dari awal kalau dia nggak akan siap jadi suami?
Stop menilai kedewasaan cowok dari usia di KTP nya,karena faktanya dewasa itu bukan soal umur,tapi soal pola pikir dan cara dia bertanggung jawab.
Kalau salah pilih, kita cewek bisa buang waktu bertahun-tahun nungguin dia untuk siap jadi suami,padahal nyatanya nggak akan pernah siap.
Ciri-cirinya:
1. Cowok Peter Pan.
Laki-laki yang nggak pernah mau keluar dari fase main-main,hobinya pesta,nongkrong-nongkrong,atau gonta ganti pacar. Umur boleh 32 tapi pikirannya masih kayak 22.
Bicara soal nikah?Dia langsung bilang "santai aja dulu,ngapain buru-buru.
Kenyataannya bukan soal buru-buru tapi soal kepastian karena cowok yang sudah siap akan menyegerakan "take it or leave it".
2. The Financially Lost.
Cowok yang nggak punya arah finansial dengan tipe:
a. Kerjaannya sering gonta-ganti,gampang bosan dan nyerah pada satu bidang,nggak pernah stabil atau masih santai minta support orang tua.
b. Menganggap uang nggak begitu penting,makanya dia nggak punya goals bahwa dia harus punya income dengan jumlah sekian.
Dia bisa manis ngomong cinta tapi hidupnya sendiri belum beres,gimana mau siap membawa wanita ke pernikahan.
3. The Commitment Phobic.
Cowok yang takut banget sama komitmen, cowok itu bisa ngajak pacaran bertahun-tahun tapi setiap kali topik nikah muncul, jawabnnya selalu "aku belum siap,nanti dulu ya" atau "dua tahun lagi deh" atau "tunggu adikku lulus dulu".
Masalahnya "nanti" ini bisa berarti selamanya. Jangan harap kamu bisa ubah dia,karena komitmen bukan soal paksaan.
Kalau cewek bertahan maka waktu akan kebuang, standar turun dan akan kehilangan kesempatan buat bertemu cowok yang benar-benar siap.
Sementara dia,santai-santai aja karena dia lihat kita masih tetep nungguin.
Oleh karena itu analisa dan pertimbangan itu penting sebelum membangun hubungan apakah cowok tersebut sudah siap menikah,atau belum siap dalam segala hal tapi punya keinginan menikah atau memang sama sekali belum siap atau tidak siap untuk menikah,supaya sebagai cewek tidak membuang waktu,energi dan pikiran membangun hubungan dengannya.
Terima Kasih....
Coba2 nyobain aps tetangga yang serupa tapi tak sama. Eeh....kok ya para lekong di tetangg yang usianya awal2 kepala empat kok gumush gumush menggemaskan yaaakkkk ((((((kok beda ama lekong2 dimarih))))))
Duh, terhura jiwa mamak2 petualang ini. Gemes pengen swipe right semua tapi kan kan kan kan kan para lelekong kepala empat awal itu brondi yekaannn ; dari dulu mamak2 ini walo jiwa petualangnya rada2 tapi gag sukah eikeh sama lekong brondi. Mamak2 ini lebih suka dimanjain daripada memanjakan, jadi butuhnya lelekong dewasa mateng pohon.
Pesan moral ; kok lelekong dimarih kagak ada yang bikin mamak gemes pengen nyolek2 dengkulnya. Kok beda aura lelekong di marih ama lelekong tetangga ??? ![]()
![]()