Sering terjadi dikota2 besar.
Pernah terjadi disalah satu aplikasi jodoh online.
Tapi dimarih keknya sih aman yekaaannn...kaga ada lakik yang gitu2 amat yekaaaannn ![]()
Kalo ada juga....yasud lah anggap ga ada aja daripada kaga bisa attahiyat...wuikikikkkkk
Lebih cerdas dlm memposting sesuatu, tidak semua org memahami karakter kita apalg di dunia Maya kita hanya bs menilai seseorg dr postingannya.
Saat org lain tidak sependapat dgn kita, kita wajib hargai Krn tidak semua org punya pemahaman yg sama. Jgn di jadikan perbedaan pendapat sbg ajang buat bermusuhan.
Hidup cuma sekali perbyk teman bukan perbyk musuh. Cerdas lah dlm bersosial media.
Semangat pagi dan semangat menyeruput kopi.
wANITA YG sETIA, MENGABDI, JUJUR, RAJIN, BERSIH, Bila sdh menikah tidak boleh menggunakan hape atau lap top . diam di rumah saja, makan tidur, ber leha2. yg minat serius silahkan inbox. (Kalau dikasi hape bisa2 main serong, selingkuh, kontek2 dgn mantan pacar, cari kenalan baru di dumay). STOP..!!! gak perlu...bila ada sesuatu keperluan hubungi suami via telpon rumah Telkom atau Handy Talky (HT), Pembantu/sopir juga gak boleh memiliki hape, nanti dipinjam majikan perempuan.
Sejak zaman Adam & Hawa sampe ke zaman Siti Nurbaya, gak ada yg pake hape, hidup aman tenteram bahagia, gak da masalah.....so What..?
Sebaiknya Jangan Cari Jodoh Di Dunia Maya, Keshalihannya Belum Tentu Nyata
.
Mungkin awalnya tidak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan hubungan yang tidak halal, padahal mereka sudah mengetahui ilmunya. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, oknum wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat, akan tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail, WA, DM, inbox FB, dan SMS. Begitu juga dengan oknum laki-laki dengan nama Islami dan kunyah, ditambah dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap danwara’-nya tidak menunjukkan demikian, genit di dunia maya
.
Terkesan shalih dan shalihah di dunia maya
.
Jangan langsung terburu-buru menilai seseorang alim atau shalih hanya karena melihat aktifitasnya di dunia maya. Sering meng-updatestatus-status agama, menaut link-link agama dan terlihat sangat peduli dengan dakwah. Hal ini belum tentu dan tidak menjadi tolak ukur keshalihan seseorang dan apa yang ada di dunia maya adalah teori, bukan praktek langsung. Bisa jadi sesorang sering menulis status agama, menaut link syar’i tetapi malah mereka tidak melaksanakannya dan melanggarnya, apalagi ada beberapa orang yang bisa menjagaimage alim di dunia maya, pandai merangkai kata, pandai menjaga diri dan pandai memilih kata-kata yang bisa memukau banyak orang
.
Tolak ukur kita bisa menilai keshalihan seseorang secara dzahir adalah takwa dan aklaknya yang terkadang langsung bisa kita nilai dan melihatnya di dunia nyata, bukan menilai semata-mata bagaimana teorinya saja di dunia maya.
.
Perlu husnudzan juga ada yang berdakwah ikhlas di dunia maya ...
.
BACA selengkapnya:
https://muslimafiyah.com/sebaiknya-jangan-cari-jodoh-di-dunia-maya-keshalihannya-belum-tentu-nyata.html
Penyusun: Raehanul Bahraen
__
Reminder self :'
allahul musta'an?
ummuayyubharianto
Naudzubillahi min dzalik, Astaghfirullaah wa atuubu illaih
3 JAM YANG LALU