Sepagi ini saiah sudah cosplay laler. Laler lho.
Terbang kesana-kemari, ngiung-ngiung, ngenesin orang-orang.
Koman-komen dimana-mana diblog dan status.
Bodo amat yang bikin blog eneG (pake G) saiah komen mulu.
Bodo amat yang bikin blog gak kenal saiah siapa trus ngebatin ; siapa sih n ih tante-tante, ngerecokin curcolan gw dengan komen yang sinis, udah gitu ga nyambung pula.
Bodo amat yang bikin blog gedeX (pake X saking gedegnya) ; laler ijo ini lagi yang komen diblog nih.
Sebodo amat itu ya saiah ? ![]()
![]()
![]()
![]()
Iya, sebodo amat itu.
Biar apa sih saiah sampai sengaco ini berusaha keras jadi laler terbang kesana-kemari, ngeriung dimana2 blog ?
Biar saiah ada kerjaan aja sih...
Job MC lagi sepi soalnya. HA !
Semoga kamu memaafkan aku yg slalu mengganggu mu di saat mgkin kamu lg sibuk2nya ... please forgive me i'am so sorry my dear.
Let sing!
Halu Halu Bandung, ibukota periangan.
Halu Halu Bandung, kota kenang-kenangan.
Sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau.
Sekarang sudah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali
Happy Thursday Morning
Kenapa ada ibu-ibu pikirannya kusut banget? Kalau boleh saya bilang ibu2 yang begitu ada dua kemungkinan: sifat aslinya emang gitu atau karena mereka secara ga sadar sebetulnya ga bahagia karena kehilangan identitas.
Banyak yang semenjak berubah status menjadi seorang ibu jadi kehilangan identitas & seluruh hidupnya. Mereka sangat sayang sama pasangan dan anak2nya, juga hidup dan fokus mereka didedikasikan sepenuhnya untuk ngurus Suami dan anak, ya itu ga salah tapi pada akhirnya jadi lupa untuk menyenangkan diri sendiri.
Pun rata2 banyak juga yg sudah memberikan 100% tenaga, fokus, perhatian dan hidup mereka ke keluarganya tapi ga ada feedback dari pasangannya dan anaknya, bahkan kalimat sederhana "Terima kasih ya kamu sudah jadi ibu dan istri yang baik” atau “Ibu makasih ya sudah ngurus aku sama adek" aja ga ada.
Jadi seorang ibu itu berat, banyak Stressnya dari mulai masalah anak, masalah ama pasangan belum lagi kalo ada masalah ama tetangga terus mertua ditambah ipar belum lg masalah ama orang tua sendiri. Wah mumet dan melelahkan. Ya makanya ada yang pelariannya kadang jadi Bitter ke orang lain. Banyak kan ibu2 yang akhirnya berantem ama anak perempuannya, suaminya, mertua, tetangga, menantu atau bahkan stranger di internet (Sosmed dll) yang bahkan tidak dikenal. Ya karena capek, stress dan mereka sudah ga kenal diri mereka sendiri juga ga dapet penanganan untuk kondisi mental mereka karena sekelilingnya juga engga aware, sehingga tanpa sadar meluapkan emosinya secara sporadis serang sana serang sini.
Orang luar bahkan suaminya sendiri suka menganggap ah ibu2 mah kuat, the power of emak2, padahal ya engga juga. Dan banyak dari ibu2 seperti ini yang menyembunyikan perasaan, kesedihan juga stressnya sendirian, makanya butuh apresiasi lebih untuk para ibu.
Apalagi ibu single parent yang berjuang sendiri dari A sampai Z untuk anak dan memenuhi kebutuhan sehari2. Saya suka iseng nanya ke ibu yg berkarir, "Emang gak capek kerja mlulu", dijawabnya "Capek!! Saya capek, tapi kalau gak kerja gak ada duit". (Note, beda dgn pria, kalau pria ga capek krn pria emang didesain unt bekerja monoton, malah klo nganggur jd capek banget). Makanya saya suka salut sama mereka, ini juga yang jadi alasan saya jika ta'aruf dengan janda maka jarang sekali sy php in, kasihan udah capek ee dikerjain, jika tiga bulan tidak cocok ya udah saya lepaskan atau dia melepaskan saya, kenapa dia melepaskan sy? Karena pernah ada janda yg sptnya kurang cocok dgn sifat sy yg terlalu santai dan rileks trus dia merasa jk nanti menikah maka dia menganggap yg repot apa2 dia yg urus krn sy sering bilang ntar kalau sy kasih bulanan bisa atur sendiri kan? Saya bisa leyeh2 tiduran ya harap maklum istri sy dulu semua dia yg urus haha, aura itu kerasa ke saya yah dimaklumi sih karena dia wanita karir sukses tak mau ditambahi kerepotan baru. Kemudian jg udah pisah namun jk dia tetap mau keep in touch ya saya layani barangkali butuh teman curhat juga barangkali ilmu sy di bidang psikologi bisa membantu.
Semoga para ibu dan istri yang berjuang membesarkan anak dan juga melayani suami selalu diberi kekuatan dan kesabaran agar terus waras dan bahagia. Senyumlah dan sukuri hidupmu, tak ada satupun manusia yang tak disinggahi masalah, mungkin inilah cara yang kuasa jadikanmu lebih dari dewasa, tunjukkan pada dunia bahwa kau mampu , masih banyak yang lebih susah hidupnya, senyumlah dan sukuri hidupmu.
Dan semoga wanita single yg baca blog ini, aku doakan ada pria terbaik yang mengatakan "Ku sungguh memintamu, jadilah pasangan hidupku, jadilah ibu bagi anak2 ku, membuka mata dan tertidur disampingku, aku tak main2 seperti lelaki yang lain, satu yang ku mau kuingin melamarmu."......eaaa......
Untuk tersayangku, senyumlah kembali dan bahagiakan hari ini, buatlah hatimu bersinar lagi, percayalah segalanya telah diatur semesta agar kita mendapatkan yang terindah. Dikala rindu tak bertepi, kuingin kau ada kala ku membuka mata hingga ku menutupnya kembali. Bagai embun pagi kau lepaskan dahaga kemarau hati. Kau laksana bunga yang mewarnai musim semiku.
#maaf man teman 2 paragraf terakhir lg mengasah ilmu romantis udah setahun ga punya kekasih.
Kang Jay
Katanya pamit ![]()
Katanya udah nikah ![]()
Kok masih gentayangan di AN? ![]()
Ternyata pernikahannya zonk yak!
Tetnyata pernikahannya kagak bahagia yak!
Ternyata Dunia nyata tak seindah iklan!
Promonya hiperbola ![]()