cuman mau sedikit sharing aja,
ada beberapa orang yang 'ga jujur', atau mungkin 'belum mau jujur' soal "status" mereka..
saya sebetulnya tidak pernah mempermasalahkan status seseorang, dia sudah pernah menikah atau belum sebelumnya,
tapi yang terjadi belakangan ini, ada beberapa yang bilang kalau belum pernah menikah, belum punya anaklah, dll..
tapi setelah sudah beberapa lama kenal, ternyata statusnya "baru mau" pisah lah dll, dan yang kurang bagusnya akhirnya menjelekkan satu pihak.
menurut saya kurang baik kalo misalnya kenalan,chattingan,komunikasi dengan orang lain kalo status nya masih "baru mau pisah" ..itu berarti belum ada kejelasankan status nya,
mungkin ada beberapa hal yang ngebuat seseorang 'tidak' mau membicarakan statusnya.
tapi alangkah lebih baiknya kalo jujur diawal.
Saya yakin ko yang ikut AN disini rata" emang niat mau mencari pasangan hidup, termasuk saya,
Jadi sayang aja kalau awalnya 'kurang baik'.
Maaf cuman sedikit sharing aja,
dan yg pasti mengajarkan nan membentuk pribadi yg berjiwa sabar, luhur budi pekerti juga pembuka jalan tiada disangka tiada terkira (yg dinantikan / yg diharapkan semua orang)
Terima apa adanya. Menurut kamu benar begitu?
Let’s say kamu seorang wanita. Siapa yang nggak bahagia kalau punya pria yang ngertiin sifat jelek kamu? Yang mau menjawab semua kode-kode kamu biar dianggap ngertiin kamu. Yang mau datang ke rumah buat anter makanan kesukaan kamu sebagai permohonan maaf saat kamu lagi marah karena lagi PMS, meskipun capeknya setengah mati. Yang tetep sabar ngeliat tingkah kamu yang ngambekan saat permintaan kamu nggak dituruti. Seburuk apa pun sifat atau sikap kamu, si pacar tetap sabar dan terima kamu apa adanya.
Ah, saya aja yang jadi wanita bakal bahagia banget diperlakukan seperti itu. Siapa sih yang nggak seneng diterima apa adanya sama pacar dengan seabreg sifat jelek?
Tapi… hanya karena pacar katanya bisa terima kamu apa adanya, bukan berarti kamu jadi nyebelin tanpa ada perubahan. Karena percaya deh, nggak ada orang yang tahan sama sifat buruk yang terus berulang tanpa ada perubahan. Yang ada enek, capek, dan sakit hati.
Pacaran atau ngejalanin sebuah hubungan seharusnya sih bisa membawa pengaruh baik, bukan membiarkan pasangan kamu terima kamu apa adanya dan tetap punya sifat buruk. Dan sebuah hubungan pastinya nggak selalu aman-aman aja. Ada tuntutan, ada keluhan, ada masalah yang seharusnya ditemukan solusinya. Bukan ngebalikin dengan kalimat.
Content continue below...
“Kamu nggak terima aku apa adanya!”
Karena sebenarnya, nggak ada orang yang benar-benar terima kamu apa adanya. Maka ubahlah sifat-sifat buruk yang ada dalam dirimu, yang kamu sadari bahwa itu nggak baik. Susah pastinya. Karena keluar dari zona nyaman itu nggak mudah. Sulit, malah kadang bikin kamu balik lagi ke sifat yang dulu.
Perubahan jelas aja bukan karena tuntutan pacar kamu, juga bukan untuk pacar. Berubah karena diri sendiri dan untuk diri kamu sendiri. Saat kamu sadar kalau kamu punya sifat jelek yang mungkin bakal bikin rugi diri sendiri, misalnya yang jomblo bakal susah dapet pacar karena sifat kamu yang jelek, sampe ditinggalin pacar yang udah nggak tahan sama sikap kamu.
Jadi menurut saya, terima pacar apa adanya itu nggak masuk akal. Apalagi kalau kamu udah pernah berusaha mati-matian buat berubah jadi lebih baik. Sudah dengan hebatnya keluar dari zona nyaman untuk jadi sosok yang jauh lebih baik. Kamu sudah berusaha jadi pribadi yang baik buat pacar betah dan usaha buat nyenengin diri sendiri dan pasangan…
Pas udah usaha upgrade diri sendiri, eh pacar nuntut diterima apa adanya? Enak aja!
Jika tdk ada raga untuk berkeluh kesah...
Dan jika tdk ada tawa dikala duka....
Maka..
Masih ada sajadah untuk kita bersujud, masih ada Allah Swt untuk kita mengadu.
.
Dia-lah pemberi jalan keluar terbaik dari setiap masalah. Tak ada masalah yang tdk memiliki jalan keluar dan tdk ada masalah yang tdk memberikan pelajaran.
.
This is a simple life....
You have a many reason for your change of the life...
For who...The answer FOR U
??????????
Siapapun pasti pernah mengalami yang namanya terluka, tapi nyatanya luka itu bukanlah akhir dari segalanya.
Terlebih bila kamu ditinggalkan, rasanya sakit bukan? Tapi nyatanya saat ini kamu masih bisa melanjutkan hidup, dan yang demikian adalah bukti bahwa kamu adalah sosok yang tangguh.
Maka bersyukurlah! Karena berkat kasih sayang-nya kamu dapat kembali memaknai hidupmu agar lebih berarti.