BLOG TULISAN Jopriatna

thinkingthinking

Masih MISTERIUS klo cewe poto Selfi kepalanya banyak yg miring...

eyes

Kalau kamu merasa tdk sy perhatikan, maaf sy sibuk memantau lingkunganmu, barangkali ada orang mengganggumu, kan kusentil dia..!!

Ciri-ciri seorang itu berjodoh atau tidak dengan kita menurut Islam:


1. Kebaikan dan keimanannya tak jauh beda dengan kita. Yah, seperti yang ada pada ayat alqur'an di atas bahwa wanita² yang baik untuk laki² yg baik dan sebaliknya, ini mengandung makna bahwa keimanannya, kebaikannya tak jauh beda dengan kita.


2. Karakter dan kepribadiannya mirip dengan kita. Berdasarkan riset yg dilakukan para ulama, bahwa ternyata setelah hidup bersama, mereka yang berjodoh menyadari bahwa karakter dan kepribadian mereka hampir mirip. Hal ini kemungkinan yang mendasari bahwa mereka yg berjodoh akan hidup langgeng, karena sama2 mempunyai kemiripan karakter dan kepribadian.

Antara satu sama lain merasa menjadi diri mereka sendiri dan bisa memahami satu sama lain, mudah menemukan solusi jika ada masalah diantara keduanya. Mereka yg berjodoh merasa tidak asing lagi dengan pasangannya, walaupun mereka baru saja kenalan yang tidak lama, selanjutnya memutuskan untuk menikah. Sungguh Allah Maha Tau, karena pasangan kita adalah orang terbaik yang telah persiapkan olehNYA untuk kita.


3. Jika kita melihat wajahnya, pandangan mata seakan ingin tertunduk malu, dan bila mereka berjabat tangan (saling bersentuhan kulita) ada getaran perasaan dihati. Hal ini mungkin karena adanya kontak batin diantara keduanya, merasa seakan ada kedekatan tersendiri, walaupun baru pertama kali bertemu. Seperti yg ada di atas bahwa mereka yang berjodoh merasa tidak asing satu sama lain. Selain itu juga ketulusannya begitu mencerahkan hati dan pikiran bagi masing².


4. Setiap tutur dan akhlaqnya mengandung magma motivasi yg tersendiri, yg akan membuat keduanya tuk saling mendekatkan diri kepada Allah SWT. seakan mampu mengubah segala kegalauan, kesedihan menjadi kebahagiaan tersendiri.



Apapun yg diuraikan, kita kembalikan sesungguhnya hanya hanya Allah yg mengatahui hakikat JODOH pada hamba²NYA..

Tanda² seorang layak berjodoh dengan kita menurut Islam.


Menurut Kesimpulan yg sangat bijak dari para ulama, tuk memahami apakah seseorang itu berjodoh dengan kita, ada 3 (tiga) hal/tanda-tanda yang harus diperhatikan :


1."Siapa yg paling bisa memaklumi keadaan kita".


Jodoh bermula dari hati ke hati, maka jika ada orang yang benar² mencintai kita, ialah ia yg bisa memaklumi kita dari hati yaitu memaklumi dari berbagai segi fisik, perasaan, keadaan dan yg terpenting ia yang mau menerima kita apa adanya.


2. "Siapa yang paling bisa memaafkan kesalahan kita".


Memang sangat sulit tuk mendapatkan pasangan baik, apalagi yg mempunyai sifat pemaaf. Pada dasarnya manusia mempunyai batas kesabaran yg beda², namun setidaknya ia dapat memaafkan kesalahan kita. Karena pasangan yg mencintai kita dengan tulus adalah ia yg mampu memaafkan segala kesalahan yg kita lakukan.

Tapi yg perlu digaris bawahi, jangan sampai kita melakukan kesalahan fatal, karena pasangan kita juga manusia biasa yg memiliki batasan KESABARAN.


3. "Siapa yang paling bisa memotivasi diri kita".


Dalam hidup tidak selamanya diatas, seperti halnya roda yg berputar. Seiring jalannya waktu hidup juga berputar terkadang diatas, terkadang dibawah. Maksudnya adalah pasangan yg baik ialah ia yang selalu memotivasi diri kita walaupun posisi hidup kita dibawah.

Krna sekarang ini banyak sekali laki maupun perempuan yg mencari pasangan hanya berdasarkan materi. Ketika mempunyai segala²nya ia mendekat, tapi ketika semua kekayaan hilang ia menjauh. Maka dari itu carilah pasangan yang setia memotivasi diri anda walaupun posisi hidup kita tidak kaya raya.

Berapakah jodoh kita apakah ada 1 atau lebih dari 1.?

Klo ngedenger kata jodoh konotasi kita pasti hanya satu seumur hidup hingga kematian memisahkan. Tapi klo jodoh itu hanya satu kenapa masih ada perceraian, apakah pasangan kita sebelumnya bukan jodoh kita ?

dalam konsep jodoh dalam Alquran dan hadist menjelaskan perceraian tak lepas dari takdir Allah. Tapi semua itu di serahkan kepada kita walaupun islam tidak menganjurkan tuk bercerai namun justru terkadang perceraian membawa kebaikan, ketika pasangan hidup kita mempunyai akhlak yg buruk dan tidak mau tunduk apa syariat islam.

Jodoh/pasangan hidup juga mungkin tidak seumur hidup dan jumlahnya bukan hanya satu sesuai kehendakNYA terhadap hambanya, jadi jika ada seorang laki² menikahi seorang wanita dan dikatakan mereka berjodoh tapi saat pasangan suami istri berpisah maka dikatakan pernikahan dah berahir dan laki² tersebut menikahi wanita lainya maka pasangan baru itu jodoh baginya dan begitu seterusnya.

Jadi sebuah perkawinan yg didalammnya dah tidak lagi membawa kedamaian hati serta mengandung nilai² ibadah bagi pasangan suami isteri, Kemudian Allah tetapkan masa habisnya pernikahan mereka, maka perceraian itu pasti terjadi, dengan tujuan tuk memperbaiki kehidupan para hambanya tersebut, Lalu kemudian digantikan bagi hamba²Nya yg bertaqwa kepadaNYA dengan jodoh berikutnya yg lebih baik.

semua kejadian tersebut dah ada di lauhul mahfudz tempat dimana dituliskan semua kejadian yg akan terjadi dan kita sebagai manusia tidak pernah tau seperti apakah dan bentuk ketentuannya. karena itu rahasiaNYA jika semua sudah di takdirkan olehNYA.


Konsep dasar pemahaman jodoh dalam Al Qur'an dan hadist.


Allah SWT berfirman :

" Dan diantara kekuasanNYA ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya,dan dijadikanNYA diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."(QS.Ar-Ruum:21)

Berdasarkan ayat tersebut, dah menjadi sunatullah bahwa Allah menciptakan semua mahlukNYA berpasang²an dan semua manusia pasti ada jodohnya, tergantung ikhtiar dari manusia itu sendiri atau takdir Allah. Karena setiap takdir itu ada yang mutlak (sudah menjadi ketentuan Allah), kita manusia hanya bisa menerimanya dan satu lagi adalah takdir ikhtiar yaitu takdir yg memang bisa diperoleh dengan jalan ikhtiar atau usaha yg sungguh², yg dalam hal ini adalah melalui ihtiar Doa (misal Sholat Hajad).

Allah telah berjanji dalam firmanNYA:
"Laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji dan wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji(pula) , laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik(pula).'' (QS.An Nuur:26).

Rasulullah SAW, bersabda :
"Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan Allah) kecuali doa dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali berbuat kebaikkan." (HR Tirmidzi, HR. Ibnu Majah)

Allah Ta'ala memperkuat ketentuannya dalam firmanNYA:
"Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)."
(QS. Ar Ra'd: 39).

berdasarkan Alquran dan hadis diatas, laki² yg baik adalah untuk wanita yg baik dan lelaki yg buruk adalah tuk wanita yg buruk pula, maka tugas seorang laki²/wanita yg baik adalah berikhtiar dengan sungguh² dan berdo'a kepada Allah agar mendapatkan jodoh yg baik, dan menyerahkan sepenuhnya ihtiarnya tersebut pada Ridho dan ketentuan Allah dengan cara yg sesuai dengan nilai² Islam.

Pada prinsipnya laki² akan selalu berusaha membahagiakan dan melakukan yg terbaik untuk istri dan anak²nya, namun dgn sifat laki² yg selalu menyembunyikan rasa sedih, prustasi, despresi, tekanan dan beban hidup demi terlihat sosok yg kuat dihadapan pasangan, kadang wanita tdk menyadarinya hingga membandingkan pasangannya dgn si A si B atau si C malah kadang ada wanita yg menginginkan sikap pasangannya meneladani sikap sebagaimana Baginda besar rosullullah Saw yg selalu memuliakan istrinya Khodijah.


Pertiinyi apakah dijaman smartphone sekarang ini ada seorang wanita mampu menteladani sifat Khodijah :


Khodijah memilih Suami yg bijaksana dan penuh perhatian


Sebelum menikah dengan rasulullah Khadijah menolak beberapa usulan pernikahan karena tujuan menikah bukan hanya untuk mendapat keturunan tetapi Ia ingin memiliki suami yg shaleh. Dan Allah mengirim orang yang bisa memenangkan hatinya yg murni yaitu Nabi Muhammad SAW.

Dimana realitanya sekarang kebanyakan wanita menerima laki² hanya melihat sisi materi. Padahal membuat pilihan yg bijak adalah langkah awal yg penting untuk menjadi istri yg suportif dan penuh kasih, karena hanya bisa benar² mencintai sepenuh hati seseorang yg kagumi dan hormati,


Khadijah adalah seorang pribadi yang tidak lari dari masalah


Ketika rasulullah mengalami kejadian bertemu dengan Malaikat Jibril dalam wujud yang sebenarnya. Orang pertama yang beliau datangi adalah khadijah untuk menceritakan kejadian tersebut. Dengan rasa takutnya rasulullah, disanalah peran khadijah sebagai istri terlihat.


Seorang istri harus memiliki kualitas tertentu untuk menjadi pilar dukungan pada masa-masa sulit suaminya, rasa empati, optimisme, kehangatan, sifat cinta, seperti seorang ibu.


Khodijah adalah penasehat yg bijaksana


Khadijah tidak berhenti untuk menghibur rasulullah dalam situasi dan kondisi apapun. Dia memberinya saran terbaik kepada rasulullah terhadap berbagai masalah yg dihadapi. Dimana realitanya sekarang ini banyak wanita yg hanya bisa menuntut dan mengeluh bahkan ngomel² dalam menghadapi problema rumah tangga


Khadijah adalah seorang yang rela berkorban


Meski menderita sepanjang hidup dan kehilangan kekayaan setelah wahyu dimulai pada suaminya , penghormatan khadijah terhadap suaminya tidak pernah goyah. Dia tetap menjadi pilar kekuatan bagi rasulullah sampai kematiannya.


Bagaimanapun sebagai seorang istri kita harus selalu mensupport suami dalam keadaan apapun dan jadilah seperti Khadijah yang tidak pernah meninggalkan Rasulullah meskipun dia harus hidup menderita dan kehilangan sebagian hartanya.

RUU



Indonesia sedang krisis cinta, sampe suami istri untuk saling cinta aja diwajibkan oleh negara dalam bentuk undang undang.. sebegitu parah kah kita..?



https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200219161045-20-476146/ruu-ketahanan-keluarga-suami-istri-wajib-saling-cinta


Tukeran coklat....?

Sorry...

ga level..!!!!



MENDING KITA TUKERAN TULANG


Aku jadi "tulang punggung mu"

kau jadi "tulang rusuku"


AKU+KAU = KUA


Setelah pernikahannya dianggap sah dan sebelum diberikan buku nikah si pihak laki berikrar dihadapan hukum yg disebut dgn SIGHAT TAKLIK yg berbunyi sebagai berikut :


saya : ……Fulan………. bin ………Fulan………. berjanji dengan sesungguh hati bahwa saya akan mempergauli istri saya yang bernama : ……Fulanah…….. binti ………Fulan…….. dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf) menurut ajaran Islam
Kepada istri saya tersebut, saya menyatakan sighat ta’lik sebagai berikut :Apabila saya :


1. Meninggalkan istri saya selama 2 (dua) tahun berturut-turut;


2. Tidak memberi nafkah wajib kepadanya 3 (tiga) bulan lamanya;


3. Menyakiti badan atau jasmani istri saya;


4. Membiarkan (memperdulikan) istri saya selama 6 (enam) bulan atau lebih,


Dan karena perbuatan saya tersebut, istri saya tidak ridho dan mengajukan gugatan kepada Pengadilan Agama, maka apabila gugatannya diterima oleh Pengadilan tersebut kemudian istri saya membayar uang sebesar Rp. 10,000,- (sepuluh ribu rupiah) sebagai ‘iwadl(pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.

Kepada Pengadilan Agama saya memberikan kuasa untuk menerima uang ‘iwadl (pengganti) tersebut dan menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional setempat untuk keperluan ibadah sosial.


Pertinyiinnyi kenapa pihak wanita tdk berikrar (sumpah) misal akan menjalani kewajiban utama sebagai istri (taat terhadap perintah² suami yg ma'ruf) sebagaimana KHI..

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo