BLOG TULISAN nkholish

Marilah kita sll bermuhasabah (menghisab diri)

Allah Swt telah memerintahkan kita untuk sll melakukan Muhasabah dan Self Awareness (kesadaran diri), tidak hanya dilakukan saat terjadi pandemi covid 19 seperti sekarang ini ataupun pada saat kita tertimpa musibah, namun setiap saat sebelum kita melakukan perbuatan dan setelah melakukan perbuatan. Terlebih lagi muhasabah jg dilakukan disaat kita sendiri dalam keheningan malam, merenungi segala kesalahan diri dan memohon ampunan-Nya. Sebagaimana firman-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18).

Seperti yg dilakukan para sahabat, tabiin dan orang saleh terdahulu dengan ketat menghitung kesalahannya sebelum dihisab pada hari kiamat. Hal ini dikarenakan Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang masa mudanya, digunakan untuk apa, tentang hartanya, dari mana diperoleh dan ke mana dihabiskan, dan tentang ilmunya, apa yang dilakukan dengan ilmunya itu.” (HR. Tirmidzi).

Semoga bermanfaat..
Cepiring, 28 Maret 2020
Jemput jodoh kita dengan memperbaiki diri kita..

Kita tidak tahu akan ketemu jodoh dulu atau bertemu dengan maut dulu.

Semoga Allah memberikan yg terbaik untuk kita..

Sejauh mana kita dipisahkan oleh jarak..
Selama apa kita sudah tidak bertemu..
Sehebat apa kita merencanakan..
Sesabar apa kita menunggu..
Semanis apa kenangan cinta itu..
Sebesar apa hambatannya..
Sekuat apa kita mempertahankan cinta..

Bila Allah sudah menunjukkan jalannya dan menuntun kita pada Jodoh kita, maka Percayalah bahwa Tulang Rusuk tidak akan pernah tertukar. Dan bila dia bukan jodoh kita maka sehebat apapun usaha kita maka walau sudah bersatu akan berpisah juga atau tidak akan bersatu sama sekali.

Yakin saja, sudah tertulis sebuah nama untuk kita, dan telah disiapkan seseorang yang terbaik bagi kita. Karena jodoh itu telah Allah tuliskan untuk kita sejak di lauhul mahfudz, lantas untuk apa kita masih khawatir? Sebab janji Allah adalah pasti.

Tidak Usah Resah Atau Gelisah, Karena Segelisah Dan Seresah Apapun Kita Bila Belum Tiba Waktunya, Tentu Allah Tidak Akan Mempertemukan kita Dengan Jodoh kita.

Daripada kita khawatir tak menentu mending kita sibukin diri kita dengan segala perbaikan, berdoa dan berikhtiar sesuai syari’at atau tuntunan agama. Karena dengan demikian waktu berusaha dan menunggu tidak akan menjadi sia-sia, dan bisa jadi dengan cara itulah Allah akan datangkan jodoh kita yang pantas menurut-Nya.

Maka bersabarlah, karena sampai kapanpun jodoh yang telah Allah tuliskan untuk kita tidak akan ditakdirkan menjadi jodoh orang lain. Dan kitaharus selalu yakin, karena dengan terus yakin maka untuk berprasangka baik pada ketetapan Allah tidak akan sulit.

“Wanita wanita yang keji adalah untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji adalah untuk wanita wanita yang keji pula. Dan wanita wanita yang baik adalah untuk laki laki yang baik dan laki laki yang baik adalah untuk wanita wanita yang baik pula”. (QS An Nur : 26).

Jelas dalam firman tersebut bahwa Allah memberikan jodoh berdasarkan akhlak dari hamba Nya tersebut, sebab itulah senantiasa ada nasehat bahwa setiap orang hendaknya memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan Nya agar kelak mendapat jodoh yang baik pula.

S

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo