BLOG TULISAN linaquen

Liat berita.. ternyata corona sdh menghampiri indonesia. Padahal sy maunya dihampiri kamu #dududu.. plese take care of everyone's health.

Ingat ya perjuangan belum berakhir relaxed

joystuck_out_tongue

TIRU YANG BAIK DARI LAKI-LAKI TERKENAL, WALAU BELUM MAMPU TIRU REZEKINYA


Barusan saya melihat rekaman wawancara Ashraf Sinclair dengan Fenny Rose, dimana Ashraf mengatakan, "Saya berusaha untuk selalu ada untuk anak saya, sehingga saya juga ikutan tentang segala hal mengenai anak saya semenjak dia lahir, mulai dari ganti popok , mandiin, dan lain-lain. Kecuali hal yang tidak saya bisa seperti ASI."


Lihat? Laki-laki sesukses dan sekaya dia mau membantu mengganti popok dan memandikan anak. Itu baru dua contoh kecil yang disebutkannya. Belum lagi hal-hal tetek bengek lainnya, yang intinya melakukan pekerjaan yang kata orang-orang selama ini itu 'urusan' ibunya.


Tanpa maksud merendahkan, apa kabar laki-laki yang ngasih uang cuma bisa pas-pasan, tapi berlagak seperti bos besar terhadap istri. Apa-apa semua yang berhubungan dengan anak dan rumah itu tugas istri. Tidak peduli istri lagi repot masak dan anak menangis, bisa telinganya begitu tuli tak mau tahu, sambil main hp berkata," Anak nangis tuh!". Luar biasa bukan?


Biasanya alasannya para suami sibuk cari uang di luar, jadi tidak mau lagi direpotkan urusan anak dan urusan kerjaan rumah. Seakan-akan anak lahir bukan karena perbuatannya juga, tapi karena istrinya saja yang tiba-tiba hamil tanpa diapa-apain sama suami. Kalau soal sibuk, Ashraf di samping artis juga seorang pengusaha, kurang sibuk apa dengan dua profesi begitu, tapi dia tidak enggan untuk turun serta mengurus anaknya sendiri. Ya! karena dia tau itu darah dagingnya, bukan cuma darah daging istrinya saja. Mungkin begitulah cara laki-laki yang pikirannya tidak dangkal bekerja.


Dan kemudian aku teringat lagi dengan Pak Habibi, di mana beliau bisa setia dengan satu perempuan sampai akhir hayatnya. Seorang laki-laki yang bisa membuat pesawat, tidak tergoda untuk menduakan istrinya, punya selingkuhan atau kabur dengan pelakor. Lihatlah biografinya, pernah ditawari perempuan cantik untuk gratifikasi, tapi beliau tolak. Dan beliau tetap teguh setia mengenang istrinya saat Ibu Ainun lebih dulu berpulang, menunggu setiap hari tanpa melewatkan satu haripun tanpa menyebut nama Ibu Ainun, hingga akhirnya jasad beliau pun dibaringkan di sisi pusara istri tercintanya.


Jadi, jika tidak mampu meniru kekayaan, kepintaran dan ketenarannya, tirulah sifat baiknya, yaitu misalnya kesetiaan dan tidak merasa hina saat membantu istri mengurus anak. Jangan sampai sudahlah uang pas-pasan, muka ala kadarnya, tapi bertingkah seperti tuan besar, dan istri adalah pembantu. Sudah begitu, jangankan bikin pesawat terbang, bikin gambarnya saja sudah tak mampu, kasih nafkah senen kamis kembang-kempis, masih sok-sok selingkuh dan minta kawin lagi. Malu atuh!


Salam Manis di hari Kamis grin ... ini copas dr group sebelah

Bukti cinta yang paling besar adalah saling mengajak dalam kebaikan dan mendekatkan diri pada Nya.



Buat kalian yang ingin melakukan perjalanan khususnya ke asia. Tolong jangan lupa bawa masker dan vitamin. Karena di sana stok kosong. Sekedar share aja kemarin ketika saya bawa rombongan, entah kenapa mayan kosong ini cawat. Hikmahnya ga pegel badan saya karna bisa hongkang-hongkang kaki ?.

Dan tidak lupa banyakin berdoa ingin virus ini tidak mengenal usia, jenis kelamin dan agama gaes.


Akhir kata jaga kesehatan ya. Semoga selamat dari si virus centil corona... aamiin ?

Berhubung sudah mau akhir Januari 2020. Yang ada rencana meet up dengan sang target atau nikah dengan sang pujaan hati.. segara TAGIH. Biar ga lumutan gitu wakkk
Cari pasangan yang mau di ajak susah?


Kalau ada lelaki bilang kek gini sebenarnya tepat apa ngga ya?


Apa karena ada hadist yang mengatakan istri yang baik itu yang mau diajak susah seadanya.


Sehingga sebagian lelaki legitimasi.


Lantas apa yang bisa dikatakan oleh lelaki " saya siap lahir batin " jika untuk hidup bersama sang pujaan hati belum tau tinggal dimana kesudahannya, ada tempat tinggal tapi di pondok indah mertua. Karena jangankan buat cicil rumah buat ngekost pun dia tidak mampu. Terus jika sang pujaan hati pakai skincare, belum tau juga bisa terpenuhi tiap bulan, karena buat makan pagi dan sore pun belum tau lauknya dengan apa. Padahal siap secara batin itu, punya kesadaran harus menyediakan keperluannya secara pantas.


Begitu bukan sih ya grin



Semoga tahun ini nikah ... yang punya harapan sama boleh lah bilang aamiin

Yang sudah nikah ... pliss jangan ikutan aamiin ya smile. Satu aja cukup dan ga akan habis juga stuck_out_tongue_winking_eye

Hai ladies.. apa tanggapan kamu jika seseorang lelaki umurnya sudah kepala 4,5 .. mengajak berpacaran. Kenalnya sudah dari awal umur kepala 4.0.

Tak dapat dipungkiri, bahwa membangun sebuah rumah tangga memang bukan perkara yang mudah. Karena pengertian rumah tangga bukan sekedar 'rumah' yang kelak akan dihuni bersama oleh setiap pasangan suami dan istri. Lebih dari itu, ada fungsi dalam sebuah rumah tangga yang sudah semestinya dijalankan bersama-sama.


Dan dalam menjalankan fungsi tersebut, tidak cukup hanya dengan adanya raga keduanya yang tinggal bersama dan hidup dalam satu atap yang sama. Melainkan, diperlukan jiwa dan pikiran yang sejalan seiringan menghiasi rumah tangga yang dibangun.


Oleh karena itu, teramat penting bagimu untuk membangun kesiapan mental sejak sebelum menikah agar dirimu mampu menyiapkan diri sebaik-baiknya dalam menjalani kehidupan rumah tanggamu nanti.


Bersiaplah untuk selalu melihat orang yang sama dalam kurun waktu yang terus beranjak maju, bersiaplah untuk menerima segala kekurangan yang akan selamanya membersamaimu, dan bersiaplah untuk terus menumbuhkan cinta hingga akar dan tanah itu tak akan mudah mengering.


Jangan terpikir bahwa dengan menikah, maka kebahagiaan akan selalu tampak di depan mata. Tidak pula dengan menikah, maka lantas dengan mudahnya engkau menggantungkan kebahagiaanmu kepada pasanganmu. Tidak semudah itu, karena menikah perlu perjuangan yang tak berujung.


Menikah adalah tentang kemampuanmu dalam memberikan sepenuh hatimu kepada pasanganmu, namun dengan tidak selalu menggantungkan rasa bahagiamu terhadapnya.

.

Semakin besar harapmu kepadanya, semakin besar pula resiko kecewamu terhadapnya. Justru dengan meminimalisir harap, maka kelak dirimu akan semakin pandai dalam mengubah hadirnya rasa kecewa menjadi sebuah kekuatan untuk mencapai cita rasa bahagia yang lebih besar. Insyaa Allah.


Jadi, yuk selalu samakan tujuan dan harapan bersama yang akan dibangun dalam rumah tanggamu. Pahami peran dan amanahmu dengan baik agar setiap isi dalam rumah tangga berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Semoga Allah mudahkan ya!

? @nikahbutuhilmu

Copas #fiqihwanita



Baiknya memang dipahami keseluruhan hehehe


Pages: 1 2 3 4 5 ... Next »
advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo