BLOG TULISAN meynha

Sedih rasanya ketika melihat akhwat yg begitu mudahnya menaruh hati dan harapan kepada ikhwan karena hanya sesuatu yg terpampang di sosial medianya, dimana di sosmed ahli maksiat bisa berubah seolah - olah menjadi ahli ibadah, bahkan di sosmed ikhwanpun bisa mengaku akhwat.


Ya ayyuhal mar'ah, kita ga tau bagaimana keadaan mereka dikala sendiri, kita gatau hatinya, bagaimana perlakuan terhadap kedua orang tuanya. Jika mendapatkan sesuatu shahih dari postingannya maka terimalah dan amalkan tanpa perlu menaruh rasa kekaguman kepada orangnya, apalagi sampai berharap pengen punya suami seperti dia. Karena jika akhirnya mendapati kenyataan ga sesuai harapan, lalu apa? Akhirnya kecewa. Atau minimalnya akan memasang kriteria yg tinggi (karena maunya yg kaya dia)


Maka mintalah kepada Allah dengan menyebutkan sifat², jangan mudah menaruh harapan kepada seorang ikhwan siapapun dia, seberapa tinggipun pendidikannya, seberapa terlihat humorispun dia dan seberapa tampak faqih nya dia dalam agama, apalagi jika kita mengetahuinya hanya sebatas di sosial media.


Namun berharaplah kepada Allah agar Allah memberikan yg terbaik menurut-Nya, bukan menuntut kita.


Dan jatuhkan hatimu kepada dia yg karena Allah dia memperjuangkanmu, kemudian menghalalkanmu. Dan Mohon lah pertolongan kepada Allah agar tidak memasuki hati kita, kecuali yg halal bagi kita.


Jika ternyata kita dapati diri kita sulit untuk nengontrol hati, atau mudah menaruh hati kepada seseorang di sosmed, maka ahsan kita menghindarkan diri dari akun² ikhwan meskipun ada kebaikan dari postingannya, karena ada mudharatnya bagi kita, minimalnya akan menyibukkan diri dan hati kita dari mengingat Allah..


Wallahu a'lam


#fiqihwanita

#nasehatdiri

Arsip

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo