Note 4 methinking ditulis oleh Binda

1. Jangan hanya mencari suami, tapi juga imam & ayah yang mampu membimbingmu & anak-anakmu kelak. Bersama membangun rumah tangga menuju syurgaNya. Bukan hanya sekedar asal menikah..


2. Ketika akad telah diikrarkan, pastikan jiwa & ragamu siap menjadi makmum yang taat pada imam. Senantiasa mendukung dalam keadaan apapun. Jangan tinggalkan kala dia terpuruk, tetap ingatkan ketika dia di puncak kesuksesan..


3. Jika setelah menikah kehidupanmu tak langsung mewah. Tapi harus melewati fase susah, bersabarlah! Jalanilah tanpa berkeluh kesah. Selagi dia mau berjuang sekuat tenaga bertanggung jawab menafkahi keluarga. Jangan tambah bebannya dengan mengeluh. Berdoalah kpd Allah & tunjukkan bahwa kamu menerima berapapun pemberiannya..


4. Syukuri kelebihannya tutupi kekurangannya. Kamu adalah pakaian bagi suamimu. Kelemahannya adalah aib yang semestinya kamu jaga. Jika Ia buruk di mata orang lain sebab lisanmu tak mampu menjaga, kamulah yang tercela..


5. Ketika kamu lelah & hampir menyerah, ingatlah perjuanganmu menunggunya dengan bersusah payah. Tak mudah memulai segalanya dari awal lagi. Maka bertahanlah sepenuh hati. Meskipun masa lalu menawarkan/ masa depan dengan yang lain terlihat menggairahkan. Kenyataannya tak begitu! Dialah rumah kembali terbaikmu..


6. Mungkin di tengah jalan kamu bosan & jenuh dengan pasangan. Carilah cara agar kamu selalu jatuh cinta setiap harinya. Ajak pasangan melakukan hal-hal yang tak pernah kalian lakukan sebelumnya. Hangatkan hubungan jangan memperkeruh keadaan..


7. Dia bukan tempat mencari kebahagiaan. Jadi jangan berharap menikah dengannya akan selamanya bahagia. Bak air laut, adakalanya pasang adakalanya surut. Bersyukur & bersabarlah!.


8. Selesaikan saja apa yang telah kamu mulai. Memilihnya artinya kamu telah menyeleksi puluhan manusia. Maka setelah memutuskan jangan dengan mudah menghancurkan hanya karena hal-hal kecil atau hanya karena bosan..


9. Menikah itu berjuang. Jika kamu pikir pernikahan adalah akhir dari sebuah petualangan. Kamu salah besar! Menikah adalah awal dari sebuah perjuangan. Bersama-sama bukan hanya sesuka hatimu saja. :')


Menikah bukanlah akhir, tapi awal sebuah perjuangan.. ?.

Jangan lupa di share ya:)

@riri.abdillah


Post Sebelumnya     
     Next post
     Blog Home

Dinding Komentar

CHORIY7 VIP
Oct 28 '20
nice notes...thumbsup wish u Luck.. blush jazaakiLLah khair... pray
Juliasmin VIP
Oct 28 '20
Menikah itu adalah praktek..bukan kebanyakan teori...karena teori tidak semudah memperaktekannya Ferguso...smile
Hera_Eirene VIP
Oct 29 '20
itu kalau pasangannya cowok baik2, kalau ketemunya cowok brengsek, buang kelaut aje
Ganterbaindo VIP
Oct 29 '20
person_with_blond_hair suami yang dimaksud statusnya apa
Juliasmin VIP
Oct 30 '20
Terserah statusnya..mo terdaftar...diakui...atau disamakan...ini suami apa kampus sichgrinninggrimacinggrinning
Ganterbaindo VIP
Nov 1 '20
person_with_blond_hair laki-laki sudah menikah disebut
amranBanu VIP
Sep 11 '23
LELAKI YANG BAIK ADALAH LELAKI YAG TIDAK BISA JADI IMAM DI RUMAH.....kalau tanya saya, Saya tak akan pernah menjadi imam dirumah, meskipun sudah sangat terlambat untuk datang sebagai makmum di masjid....
You need to sign in to comment

Kiriman

Oleh Binda
Ditulis Oct 28 '20

Nilai

Nilai kamu:
Total: 5 (1 penilai)

Arsip

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo