BLOG TULISAN Hera_Eirene

innocentsebuah kisah nyata.


Disuatu kota, ada seorang wanita usia 30an dengan status janda.

Dia sehari2 bekerja disebuah toko di pusat pertokoan kota tersebut.


Dia merasa lelah hidup sendiri dan berjuang dalam hidup sendirian, dia ingin mengubah nasib. Sayang sekali dia tidak memiliki skill atau keahlian yang bisa diandalkan untuk menambah value dia.


Suatu hari ada seorang pria usia 50an, mungkin hampir 60 lah yang melihatnya dan ingin mempersunting dia.

Saat itu pria tersebut masih berstatus sebagai karyawan swasta dan memiliki beberapa rumah.


Akhirnya pria tersebut nekat untuk mengutarakan niatnya.

Pria tersebut bercerita ke si wanita kalau dia punya rumah disana sini dan gajinya tinggi.


Si wanita saat itu berpikir "wah nasibku akan berubah, ada yang akan melamar aku, tajir nih orang, status sosialku bisa meningkat, asyiiikkk! Tidak apa2 lah dengan perbedaan usia yang jauh"


Si wanita riang gembira mendengar kalau akan dilamar pria tersebut.


Tetapi bagaimana dengan orang2 di lingkungan mereka?


Laki2 tersebut punya anak yang sudah besar2 dan mungkin seusia wanita itu.

Anak2 dari laki2 tersebut menentang keras rencana pernikahan ayahnya, mungkin karena malu memiliki ayah yang kesannya egois dan tak tahu malu.

Mereka malu ayahnya berniat melamar wanita yang seusia mereka.


Saudara2 laki2 tersebut juga memandang rendah sama wanita itu.

Semua orang mencurigai wanita itu hanya ingin mengubah status sosial dan ingin harta saja.


(Ingat, rumah2 yang pria ceritakan itu adalah hasil perjuangan bersama almarhum istrinya yang terdahulu)


Sedangkan orang tua si wanita itu pasrah saja atas pilihan anaknya.


Pria itu nekat menikahi wanita itu, dan tinggal di rumah, dimana rumah itu juga ditempati salah satu anaknya yang sudah menikah juga.

Anaknya tetap tidak bisa menerima keberadaan wanita iu dan merasa malu.


Tak lama kemudian, sang anak meminta si wanita itu pergi dari rumahnya, dan kalau ayahnya ingin tetap bersama wanita itu, ayahnya harus memulai hidup baru dengan wanita itu tanpa membawa apapun hasil jerih payah dengan ibunya.


Akhirnya pria tersebut memilih untuk mengontrak.

Dan tak lama kemudian pria tersebut pensiun dari pekerjaannya.

Mau beli rumah baru tapi tak mampu secara finansial.


Akhirnya si wanita tetap dengan status sosialnya, ditambah lagi dengan memiliki suami tua. Masyarakat jadi semakin memandang sebelah mata.

Mimpi2 indahnya hanya akan menjadi angan2 saja, mimpi tetap menjadi mimpi, tanpa sedikitpun terealisasi


Kasihan banget. see_no_evilsesungguhnya kasihan si wanita itu.




Pesan tersirat :

"JANGAN PERCAYA BUALAN, JANGAN TERGIUR IMING2 ASET+ KENDARAAN, ORANG YANG KAYA SESUNGGUHNYA TIDAK PERLU PAMER ASET DAN SEMUA KELEBIHAN DIA HANYA UNTUK MENDAPATKAN PASANGAN"

laughing hahaha


Orang yang real kaya, kagak bakalan pamer aset dan kendaraan hanya untuk tebar pesona supaya dikejar2 banyak wanita.


Justru kalau pamer2, yang datang adalah wanita matrek.

Dan wanita matreknya akan mendapatkan zonk!




laughing

Sama2 zonk!

thinkingkesian amat.


Orang yang kelihatan eksis di AN thinking

Kemungkinan hidupnya di dunia nyata kagak bahagia


Cara menutupi ketidak bahagiaan di dunia nyata, dengan menumpahkan melalui tulisan di blog laughing








rolling_eyes


Om! Pubertas ke berapa om!

cry Rasanya tuh campur aduk


Antara galau, sedih, kasihan dan semakin sayang.

Ingin memanjakan si bebeb, tapi kagak boleh dekat2.

Hanya bisa komunikasi via wa, memantau kabarnya.



cry

eyenoseeye



Aaahhhh.


Lelah nian nih mata


Pada lomba bikin blog bahas apa sik?

Bacain dong! Hera males bacanya.



laughing hahaha



Big sale! Big sale!


Kalau Hera sik kagak percaya laughing

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo