BLOG TULISAN TulusAbadi

Pandai2 lah memilih teman

Renungan..

Kita lahir, jangankan membaca menulis, berbicara saja blm bisa, hanya tangisan kode yg paling sederhana untuk komunikasi.

Beranjak merangkak, berdiri, berjalan, berlari, belajar di meja sekolah, sampai taruhlah 23 lulus sarjana, bayangin 23 tahun, dibandingkan umur bumi yg sudah bermilyar tahun, seimbangkah ?

Namun dengan "ujub" nya bilang ini bid'ah ini sesat itu haram itu neraka, hanya golongan kita yg selamat, sungguh tiada malu yg berkata demikian di hadapan Tuhannya.

Rasululloh mendapat "sejarah" para nabi dan umat terdahulu lewat wahyu Tuhan, bukan dari manuscript, coba kenapa demikian ?

Klo manuscript, itu manusia yg nulis, tentu ada versi sesuai keinginan yg nulis, namun klo wahyu, Tuhan yg Maha Melihat dan Maha Hidup yg cerita, tentu tak ada tendensi apapun kecuali menghendaki para makhlukNya "berkaca" bagaimana kesudahan orang yg sombong dan orang yg tawadlu.

Pilih teman hidup yg berprinsip istighna bukan yg tomak, maka akan tenang dan selamat hidupmu.

Istighna itu mengambil dunia dng mencukupkan diri dalam kesederhanaan, bukan kemewahan, contoh satu saja gini, bila kita hanya memerlukan kendaraan yg praktis untuk menuju suatu tempat dng fungsi dan waktu tempuh yg gak beda jauh, kenapa kita harus membeli motor yg ccnya diatas 125 , sedangkan 110cc saja juga sampai dan sama2 kehujanan dan kepanasan.

Saat memakai motor baru bagus dan cc tinggi dng membawa bangga dan sombong di jalan, disitulah letak istighna belum bersemayam dalam hatimu.

Tentu kesombongan itu "pakaian" satu satunya yg berhak memakai adalah Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Tinggi, Dia akan murka terhadap siapapun makhlukNya yg bangga "mengenakan"nya.

Ti hati milih pasangan, ojo kliru yo.

Hmmmm

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo