fajarrusminingrum Blog

Wanita yang Benar Itu yang Mau Diajak Susah, Pria yang Benar Itu yang Ngotot Supaya Wanitanya Tidak Hidup Susah

Laki-laki Sejati Akan Selalu Berusaha Keras Agar Wanita Hidup Nyaman Tanpa Perlu Menemaninya Susah Hanya wanita yang baik dan benar-benar tulus yang akan menemani pasangannya hidup susah. Hanya wanita yang benar-benar cinta yang mau hidup menderita bersama pasangannya. Namun laki-laki baik tidak akan membiarkan wanitanya hidup menderita dan sengsara. copas

Cara Cerdas Menebak Niat Pria Yang Mengajak Kenalan (Dia Serius Atau Iseng?)

Ketika Anda kenalan dengan orang baru yang bertujuan kearah menjadi calon pasangan hidup (dalam dunia nyata maupun virtual), Anda akan bertemu dengan beragam niatan yang berbeda-beda; ada yang hanya ingin berteman, ingin mengetes ‘pasar’, ataupun sungguh-sungguh mencari pasangan. Penting bagi Anda untuk mengetahui maksud dan tujuan calon pasangan sebelum memulai berbagi perasaan cinta (jangan sampai Anda gondok karena ia memang hanya ingin ‘melihat-lihat’). Untuk itu, saya bantu Anda menyiapkan amunisi anti galau di awal kenalan. Ada 3 tipe paling umum terjadi berdasarkan analisa tim Setipe. com yang sudah menghadapi jutaan interaksi manusia setiap harinya Tipe A: Hanya ingin berteman. Jaga perasaan Anda untuk tidak terlalu terbawa Tipe B: Mengetes pasar, ia belum sungguh-sungguh cari pasangan. Anda harus paling hati-hati dengan tipe ini karena bisa saja ia cuma ‘mengetes ombak’ alias iseng. Tipe C: Siap menjalin hubungan serius! Mari kita analisa bersama, tipe manakah orang yang ngajak Anda kenalan? Fase Halo Awal Kenalan Tipe A & C: Mengenalkan diri secara wajar. Normalnya ia akan bertanya tentang biodata yang Anda tulis di profil Anda dan membuat percakapan mengalir. Tipe B: Cenderung menjual diri dan melihat apakah Anda terpancing dengan deskripsi dirinya. Bisa saja membual, bisa saja benar adanya dirinya memang beruntung. Setelah ‘menjual diri’, ia akan mulai menggali tentang diri Anda. Hati-hati dengan tipe ini ya! Fase Teman Ngobrol Tipe A: Obrolan kalian berjalan cukup menyenangkan walaupun seringkali ia membalas chat cukup lama. Tipe B: Kemungkinan yang terjadi; Semakin lama Anda jadi sering memulai chat duluan & ritme ia membalas kadang sangat aktif, kadang seperlunya saja. Akibatnya Anda menjadi penasaran dan jadi ‘kangen’ kalau dia tidak hadir dalam kehidupan sehari-hari Anda. Perhatikan baik-baik topik-topik yang diangkat. Jangan terbuai dengan karismanya karena kadang kita suka rancu akan dibawa kearah yang tidak mau Anda tempuh. Contoh topik yang perlu Anda waspadai: Topik personal yang terlalu detil, topik hubungan intim, topik pekerjaan yang menyerempet kearah finansial. Tipe C: Obrolan kalian bergulir dengan natural dan intens. Ia mulai membuka diri, misalnya tentang pekerjaannya & kegiatan sehari-harinya dan kadar pemberian informasi seimbang antara Anda dan dia. Fase Tatap Muka Tipe A: Ia terlihat cukup santai dan percaya diri. Gaya bicaranya dengan Anda layaknya teman biasa. Ia pun tidak malu-malu untuk mengeluarkan sifat aslinya. Tipe B: Ada yang ganjil dengan pertemuan kalian, entah ia akan mengundurkan janji atau mungkin mengajak bertemu di tempat yang sepi. Cegahlah dengan santun dan minta untuk bertemu di keramaian agar lebih aman. Tipe C: Ada sedikit kecanggungan dalam gerak-geriknya tanda ia ingin memberikan impresi baik. Ia pun cukup excited saat mengobrol dengan Anda (perhatikan badannya yang condong ke arahmu dan fokus pada diri Anda). Dengan tujuannya untuk mencari hubungan serius, kemungkinan yang terjadi cuma 2; Kalau tipe percaya diri, ia akan sebisa mungkin menebar pesona. Kalau tipe pemalu, kemungkinan besar gugup akan cukup terlihat dimata Anda. Yang bisa mengukur terima atau tidak gesturnya cuma Anda ya. Jadilah pengalisa yang pintar! Fase Paska Tatap Muka Tipe A: Frekuensi chatting terasa berkurang walaupun ia tetap akan membalas jika Anda sapa. Belum ada pembahasan untuk kencan selanjutnya. Ini karena dia masih dalam proses meyakinkan diri. Tipe B: Kalau gerak-gerik dia mulai malas-malasan membalas pesan, Anda siap-siap hati untuk move on ya jangan taruh banyak ekspektasi. Kalau justru semakin gencar, lihat seberapa ‘bersemangat’ pendekatannya ke Anda. Insting penting sekali Anda gunakan disini. Kalau sudah perasaan tidak enak seperti fans mengejar artis idolanya, siapkan benteng ya. Tipe C: Kalian merasakan adanya chemistry sehingga kalian siap untuk kencan selanjutnya. Bisa jadi Anda juga akan dikenalkan ke lingkungannya. Sekali ini, ini sudah hati dan logika yang berbicara. Kalau Anda yakin, silahkan hilangkan keraguan dan mulai melangkah lebih jauh. Mungkin dalam perjalanan perkenalan Anda dan calon pasangan Anda, bukan tidak mungkin terjadi perubahan niatan (misalnya dari yang mencari teman jadi serius dengan Anda atau sebaliknya). Tetapi saran saya, Anda tetap harus tetap jeli membaca niatan dari calon pasangan Anda tersebut. Jangan hanya karena Anda sudah suka Anda yakin bahwa ia pun pasti punya niatan untuk serius (sehingga Anda mengabaikan tanda-tandanya). Jika Anda kurang yakin, saya sarankan Anda untuk bertanya dengan orang terdekat Anda yang Anda ketahui paling bijak, paling tidak orang terdekat Anda itu adalah jaring terakhir apabila Anda ‘salah sasaran’. Sekarang amunisi anti galau sudah saya serahkan pada Anda, Sekarang cobalah membidik dengan tepat! sumber : .fimela.com

Relationship Goals (Copas dr FB)

ini mungkin bisa ngerubah pandangan kalian tentang yg disebut relationship "goals".... Paling ga buat aku cerita ini yg bikin aku rubah pandangan ttg relationship that I always dreams of..... Jadi jaman dulu aku tunangan, ada orang lain yg tunangan di hari yg sama ... Disaat pernikahanku gagal, " beruntungnya" pernikahan mereka lancar .... Sebut namanya ami, waktu si ami nikah, semua orang pada terkagum2 karna si ami yang luar biasa cantik ini terlahir dikeluarga broken home yg menengah kebawah, tapi dia diperistri sama laki2 yg luarbiasa kaya..... Tapi dibalik senyumnya didepan orang2 ternyata pernikahan ami sama sekali jauh dari bahagia...... Ami diperlakukan dengan 0 respect, dipanggil dgn kata kasar seperti " bodoh" udah hal biasa... Mau berusaha segimanapun jangan harap bakal dapet pujian apapun, terlebih kata2 " cantik" dari suaminya.... Suaminya super duper dingin, jangan berharap dipeluk, pegangan tangan atau dipanggil sebutan sayang pun sama sekali ga pernah... Kecantikan ami yang luarbiasa pun seperti ga ada harganya ........ Ami yg cantik seolah2 merasa jadi orang yang biasa , or even ugly.. Mungkin sekarang ami sudah lupa, that she is so beautiful inside and outside..... Disisi lain, ada seorang yang kecantikannya ga sesuai sama "standart" kecantikan umumnya... Namamya lana, Dia juga menikah sama orang yg biasa2 saja.... Tapi lana yang beratnya lebih dari 100 kg ini, bahagiaaa luar biasaaa... Lana selalu dipuji suaminya seolah2 lana ini wanita tercantiik didunia.... Lana diperlakukan seolah2 dia itu lebih dari seorang ratu.... Dipegang tangannya,dipeluk, dicium, disayang..... Seolah2 si suami ga bisa take his hand off of her... He's crazy about her Disaat ami layu, Lana mekar luar biasa indahnya.... Hal ini bikin aku mikir, kalo mekar atau layunya seorang wanita setelah menikah tergantung pada suami.... Daripada mencari laki2 yg memenuhi semua list kita, mungkin lebih penting untuk mencari laki2 yang benar2 mengagumi kita..... Yang walaupun kita make the worst dress in the world, dia bakal bilang dengan semangatnya " it looks amazing! " , Just because you are the one who wear it .... Seseorang yg ga buat kamu ngerasa insecure sama perempuan lainnya... yang buat kamu sadar bahwa penampilan itu bukan segalanya, tapi how he make us feels is everything..... Jadi kalo ada yang tanya " na gimana caranya aku bisa yakin kalo he is the right one for me? " "he is the right one , if he make u feel you are the most beautiful women in the world ......" //www.------fb---.com/aqeela.zweena/posts/21.29.99.51.03.68.12.54

Alasan Perempuan Aries Begitu Mempesona dan Sering Bikin Jatuh Cinta

Perempuan dengan zodiak aries adalah perempuan yang tidak suka basa-basi akan sesuatu. Perempuan dengan zodiak aries juga termasuk sebagai seseorang yang tidak malu untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. Ia tak suka berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk menarik perhatian orang lain. Bagi para perempuan pemilik zodiak aries, hidup dengan segala kejujuran dan kertebukaan akan membuatnya nyaman, tidak ribet dan tidak penuh risiko. Mereka hidup untuk bersenang-senang, bahagia dan mencapai tujuan yang sesuai kata hatinya tanpa menyakiti orang lain. Perempuan dengan zodiak ini bisa menikmati apa yang ia suka tanpa mengganggu orang lain. Untuk cinta, perempuan dengan zodiak aries adalah perempuan yang tulus, setia dan tidak main-main dengan cinta. Mereka termasuk perempuan yang menawan, manis dan romantis untuk pasangannya. Perempuan aries adalah perempuan yang memiliki rasa kepedulian tinggi pada orang yang telah berhasil mencuri hatinya. Walau suka dengan segala sesuatu yang apa adanya dan bersikap semaunya sendiri, perempuan aries juga memiliki rasa hormat dan kasih sayang besar untuk orang-orang di sekitarnya. Ia tahu betul waktu yang tepat untuk menempatkan diri saat bersama orang lain. Ia juga termasuk perempuan cerdas yang punya banyak ide kreatif. Yang membuat perempuan dengan zodiak aries tambah mempesona dan bikin jatuh cinta, perempuan ini senantiasa bernampilan menarik meski dengan style yang biasa saja. Ia memiliki kecantikan yang alami baik dari luar maupun dalam dirinya. fimela.com

Perbedaan Nafkah dan Uang Belanja yang Perlu Dipahami Pasangan Suami Istri. Awas, Jangan Jadi Sensi!

Menjalani hidup sebagai sepasang suami istri memang membahagiakan, namun juga penuh tantangan. Baik istri maupun suami memiliki perannya masing-masing. Meski nggak saklek, sudah menjadi kesepakatan umum bahwa tugas seorang suami adalah menafkahi keluarga agar tercukupi kebutuhannya, sedang sang istri bertugas mengatur dan mengelola keuangan rumah tangga. Nah, buatmu para calon pasangan suami istri, agaknya penting untuk mengetahui perbedaan antara nafkah dengan uang belanja berikut bagaimana menyikapinya. Jangan sekadar baca, tapi pahami juga inti sarinya, ya! Uang belanja merupakan pendapatan suami yang diberikan kepada istri untuk membiayai semua kebutuhan rumah tangga sehari-hari Uang belanja dalam hal ini diartikan sebagai kewajiban suami sebagai kepala rumah tangga untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya agar kehidupan anggota keluargannya menjadi sejahtera dan layak. Uang ini diserahkan kepada istri sebagai menteri keuangan dalam keluarga untuk bisa dikelola sebagaimana mestinya agar bisa mencukupi kebutuhan seluruh anggota keluarga. Konkretnya, uang belanja ini digunakan sehari-hari untuk kebutuhan makan, membayar tagihan, membeli kebutuhan anak, dan lain sebagainya. Karenanya, uang belanja di sini bisa juga disebut sebagai uang belanja bulanan. Nafkah merupakan uang yang khusus diberikan oleh suami kepada istri untuk digunakan bagi kepentingan pribadi istri atau uang jajan Lho, padahal ‘kan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nafkah itu berarti belanja untuk hidup atau uang pendapatan. Artinya, seharusnya nafkah adalah uang yang diberikan suami untuk dibelanjakan kebutuhan rumah tangga, bukan? Benar, pengertian tersebut memang nggak keliru. Namun ternyata ada definisi lain yang menyatakan bahwa nafkah merupakan uang yang khusus diberikan oleh suami kepada istri untuk digunakan bagi kepentingan pribadi istri atau uang jajan. Setiap istri berhak menerima nafkah dan mereka mempunyai hak sepenuhnya dalam mengelola dan menggunakannya. Termasuk juga mendapatkan kesempatan untuk memuaskan keinginannya di luar tanggung jawabnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Misalnya saja: berbelanja, jalan-jalan, pergi ke salon, ikut arisan dan kebutuhan pribadi lainnya. Simpelnya, nafkah ini diartikan sebagai kewajiban suami untuk membahagiakan istrinya alias uang jajan istri. Meski sudah menjadi hak istri, jangan lantas menuntut nafkah yang terlalu besar dan menyulitkan suami Perbedaan antara nafkah dan uang belanja ini jangan lantas membuat kalian para istri untuk menuntut terlalu besar kepada suami. Suami memang wajib memberikan nafkah pada istrinya, namun tetap harus disesuaikan dengan kemampuan. Jangan memaksakan sesuatu yang belum tentu bisa terpenuhi. Para istri juga harus senantiasa bersyukur atas apa yang diberikan oleh suami. Termasuk juga dengan cermat mengatur nafkahnya agar nggak keliru penggunaannya. Syukur-syukur bisa disisihkan untuk disimpan sebagai investasi atau tabungan. Itu baru namanya istri idaman. Pun suami yang merasa sudah cukup memberi dengan nafkah yang terlalu sedikit, padahal sendirinya masih bisa foya-foya. Sadar diri, ya! Sebaliknya, hendaknya para suami juga mulai terbuka pikirannya dalam mengatur mana yang disebut nafkah dan mana yang disebut uang belanja. Memberikan nafkah maupun uang belanja pada istri sudah merupakan kewajiban bagi para suami. Jadi, meski pemberian nafkah ini disesuaikan dengan kemampuan, namun bukan lantas merasa cukup dengan nafkah yang terlalu sedikit padahal sisanya kerap dipakai untuk foya-foya. Bukannya lalu harus memberikan semua yang kamu punya untuk menafkahi istri, tapi jikapun ada kelebihan, baiknya disimpan untuk keperluan mendesak di depan nanti. Penerapan ‘nafkah’ dan ‘uang belanja’ ini nggak bisa dipaksakan untuk setiap rumah tangga karena pasangan menikah punya kebijakan sendiri dalam mengatur keuangan mereka Menurut Psikolog Liza Marielly Djaprie M.Si,Psi,SC, dalam laman Detik mengungkapkan bahwa uang adalah masalah yang sensitif dalam rumah tangga. Ia nggak bisa mengatakan jika nafkah dan uang belanja ini berbeda atau sama saja karena setiap pernikahan punya peraturan berbeda-beda pula. Jadi lebih bagaimana kesepakataan antara suami dan istri, apakah kedua aspek ini mau dibedakan atau disatukan? Pembagian keuangan harus dibicarakan sejak awal dan matang agar nggak terjadi pertengkaran ke depannya. Meski sebetulnya nggak ada cara ideal dalam pembagian keuangan rumah tangga karena setiap orang punya konsep berbeda-beda. Namun jika nggak dibicarakan, hal ini bisa membuat rumah tangga berantakan. Makanya, penting bagi pasangan suami istri untuk bersikap transparan satu sama lain ya, khususnya masalah keuangan hipwee.com

Jangan Seneng Dulu Saat Dia Bilang Cintai Aku Apa Adanya. Mungkin 5 Hal Ini yang Jadi Maksudnya

1. Dia tak ingin kamu menuntutnya macam-macam, makanya memintamu untuk mencintai dia apa adanya Menuntut memang selalu terkesan negatif, dianggap banyak maunya, dianggap terlalu egois, sampai dianggap kurang bersyukur dengan apa yang dimiliki sekarang. Padahal tuntutan kamu ini bukan hanya untuk dirimu, tapi juga kebaikan untuk dirinya sendiri. Kamu cuma ingin dia sama-sama berbenah diri, dan berkembang bersama denganmu juga hubungan ini. Tapi apa jadinya kalau dari awal dia memintamu untuk mencintai apa adanya? Kamu diminta untuk tak sekedar mengerti kekurangan atau kelebihan yang dia punya, tapi juga memaklumi dan menerimanya tanpa harus menuntut macam-macam di kemudian hari. Kalau sudah begini, tujuan kalian menjalin hubungan bisa-bisa tak ada faedahnya sama sekali. 2. Bisa jadi dia tak ingin menerima kritik atau dikoreksi olehmu sebagai orang terdekatnya, saat dia membuat kesalahan Nggak hanya mencegah adanya tuntutan ini itu terhadap kekurangannya. Bisa jadi permintaan untuk mencintai apa adanya itu bertujuan untuk membuat aman dirinya dari salah yang dia perbuat. Dia tak ingin kamu mengkritik atau mengkoreksi kesalahan itu, dan kasarnya memintamu untuk memaklumi dan menerimanya lagi dengan hati lapang. 3. Jangan sampai kerelaanmu menerima dia apa adanya, membuat dia bertingkah seenaknya dan seperti tak punya tanggung jawab apa-apa Bahayanya lagi kalau dia menggampangkan hubungan kalian. Komitmen yang sedari awal dibuat seperti angin lalu. Dia tak hanya seenaknya memperlakukanmu, tapi seringnya sosoknya tak bisa diandalkan untuk menjaga amanah juga tanggung jawab. Kamu seperti bermain bumerang, kerelaanmu mencintai dan menerima dia apa adanya menjadi senjata yang melukai perasaan kamu sendiri. Kalaupun kamu komplain dia pasti akan melempar balik keputusanmu itu. Kan sudah jadi konsekuensi yang memang harus kamu tanggung. 4. Dia hanya sedang malas berusaha, menuntutmu yang terus berupaya. Tapi bukankah hubungan itu soal kerja sama? Tapi bagaimana jadinya, jika dalam hubungan ini cuma kamu yang berusaha sendiri? Kamu yang selalu mencoba mengerti dia. Kamu yang berusaha mengalah saat terjadi perselisihan. Pokoknya cuma kamu yang selalu berusaha mengimbangi dirinya. Sedangkan dia bersantai menikmati kemudahan menjalani hubungan bersama kamu. Kasarnya, dia terlalu malas berupaya. Beda ceritanya, jika kamu tak sepakat untuk mencintai dan menerima dia apa adanya. Kamu masih bisa meminta atau mengajaknya belajar untuk berbenah diri juga mendewasakan hubungan kalian. Pastinya semua terasa lebih ringan dan membahagiakan. 5. Sebenarnya seringnya mengucapkan kata cintai aku apa adanya, dia tak ingin membawa hubungan kalian kemana-mana Ketulusan cinta itu tak sesempit ungkapan “cintai aku apa adanya”. Menerima pasangan juga bukan berarti tak mengajaknya berbenah atau berkembang ke arah yang lebih baik. Ketulusan cinta itu persoalan bagaimana kamu menerima segala usahanya dalam memperlakukanmu serta menjalani hubungan kalian. Sedangkan mencintai dengan embel-embel “apa adanya” justru memperlihatkan ketidakseriusannya. Dia mengajakmu menjalani hubungan yang begitu-begitu saja, tak perlu membawanya maju ke depan. Alhasil semua usahamu justru yang akan sia-sia, seperti berjalan di treadmill, capek tapi nggak kemana-mana. Sudah pasti bukan hubungan yang seperti ini yang kamu inginkan. Jadi, masih mau percaya sama dia yang bilang “cintai aku apa adanya”? Pertimbangkan baik-baik ya. hipwee.com

Ini 3 Ciri-ciri Orang yang Suka Playing Victim

Kamu atau temanmu punya kecenderungan untuk playing victim? Hati-hati ya Teens, ini ciri-cirinya! Manusia secara umum punya kecenderungan untuk menempatkan diri sebagai korban. Contoh sederhananya, kita sering menyalahkan keadaan bila hal buruk terjadi. Meski umum dilakukan banyak orang, playing victim atau bersikap seolah-olah jadi korban hanya akan membuat situasi jadi lebih buruk. Apalagi jika perilaku ini jadi kebiasaan. Nah, kalau kamu punya ciri-ciri seperti ini, bisa jadi kamu adalah orang yang sering menganggap dirimu sebagai korban. Kurang-kurangin ya, Teens! Ogah Berusaha Orang yang menganggap dirinya korban, biasanya lebih malas untuk melakukan sesuatu dengan hidupnya. Karena selain menganggap kalau kesalahan yang ia perbuat adalah akibat sesuatu yang lain di luar kekuasaannya, orang seperti ini juga umumnya menganggap kalau hal baik juga akan terjadi berkat mukjizat atau kemurahan orang lain. Ia sering merasa tidak memiliki kuasa untuk melakukan apa-apa sehingga ia memilih untuk menyerah atau tidak melakukan apa-apa. Lepas Tanggung Jawab Mereka menganggap kalau dirinya tidak menjadi penyebab masalah. Jadi kenapa harus susah-susah bertanggung jawab? Untuk itu, orang yang suka playing victim biasanya akan melimpahkan tanggung jawab pada orang lain. Pendendam Karena menganggap sesuatu yang buruk terjadi bukan karena diri sendiri, ia cenderung mengingat-ingatnya peristiwa buruk itu akibat kesalahan orang lain. Jadi, baginya wajar untuk mengungkitnya, bahkan merasa dendam dan benci pada seseorang atau sesuatu yang membuatnya gagal. teen.co.id

Dear Cowok, 7 Sikapmu saat PDKT Ini Bikin Gebetan Ilfil Lho

1. Kamu terlalu ramah Bersikap ramah terhadap orang lain adalah hal yang bagus. Tapi, bisa jadi menyulitkanmu kalau sedang niat pedekate dengan gebetan. Apalagi kalau kamu ramah banget sama banyak cewek. Gebetanmu bisa-bisa malah mundur, entah itu karena merasa cemburu atau merasa selama ini sudah kebaperan dengan sikap ramahmu terhadapnya. 2. Teman cewekmu banyak Cowok berteman dengan cewek bukanlah masalah. Tapi, kalau kamu lagi niat pedekate sama gebetan, punya banyak teman cewek bisa bikin situasi jadi sedikit rumit. Apalagi kamu tipe cowok yang ramah, terlebih ke cewek-cewek. Wah, gebetanmu bisa bingung dan ragu nih sama sikapmu. Hatinya bakalan galau dan bertanya-tanya, kamu punya perasaan khusus terhadapnya atau tidak, karena dia merasa bukan prioritasmu dan kamu tidak fokus terhadapnya. 3. Jarang menyapa dan ngajak ngomong Salah satu kunci sukses dalam mendekati gebetan adalah komunikasi. Selain untuk menarik dan mendapatkan perhatian gebetan, juga untuk bisa mengenalnya lebih jauh. Kalau kamu menyapanya saja jarang, ngajakin dia ngomong atau mengobrol seingetnya, bagaimana bisa dia tahu kalau kamu ada perasaan khusus terhadapnya. Jadi, jangan nuduh gebetan gak peka kalau sikap dan perhatian yang kamu tunjukkan kepadanya cuma sekadarnya. 4. Gak pernah chat dia duluan Ini masih terkait masalah komunikasi. Meskipun misalnya kamu tipe cowok pemalu, setidaknya kamu berusaha menyapa atau memulai chat duluan ke gebetan melalui aplikasi atau media sosial. Kalau kamu chat duluan saja gak pernah, maka gak salah kalau gebetan berpikir kamu biasa saja terhadapnya. 5. Deketin cewek lain juga Sah-sah saja kamu deketin banyak cewek atau cewek lain selain gebetan. Toh kamu memang belum punya ikatan apa-apa sama dia. Tapi, siapin mental kamu ya. Gebetanmu bisa langsung menjauh saat menyadari kamu deketin cewek lain juga. Dia bakal berpikir kalau kamu cuma main-main, mempermainkan dia, dan menganggap dia cewek gampangan bin murahan. 6. Bahas cewek lain ke gebetan Ceritanya kamu sukses mengajak gebetan untuk jalan berdua. Tapi, usahamu untuk mendapatkan kesan dan perhatian gebetan bakalan sia-sia kalau kamu mengangkat topik "cewek lain" sebagai bahan obrolan dengan gebetan. Bukan tak mungkin gebetan bakal cemburu, bahkan langsung ilfil karena kamu lebih tertarik bahas cewek lain. Padahal, dia jelas-jelas sudah ada untukmu dan ada di dekatmu. Besar kemungkinan dia bakalan kapok sama kamu dan enggan menerima ajakanmu lagi. 7. Menanggapi gebetan sekadarnya Gebetan sesekali menunjukkan perhatian ke kamu. Tetapi, kamu malah menanggapinya dengan biasa saja, bahkan sekadarnya. Gebetan bisa langsung ilfil, lho. Bukan karena dia sensi, tapi dia merasa kamu sulit ditebak. Dia merasa kamu pedekate kepadanya. Tapi sekalinya dia menanggapimu dengan lampu hijau dan sinyal positif, kamunya malah terkesan dingin dan jual mahal. Gebetan sudah pasti bakal langsung mundur dan menjauh dari kamu nih. Meskipun perasaan gebetan belum tentu sama denganmu, sebaiknya tetap tunjukin keseriusan kamu terhadapnya. Tunjukin kalau kamu benar-benar suka sama dia. Siapa tahu, ujung-ujungnya gayung bersambut dan kalian jadian. Semangat, guys! idntimes.com

Inilah Bedanya Pasangan yang Sering Menyakiti dan Dia yang Tulus Mencintai

Cinta memang terkadang bisa membutakan manusia. Karena cinta, manusia seringkali berpikir irasional dan melepaskan logikanya. Asalkan bisa berdampingan dengan pasangan yang dicintai, kamu memilih tak mau peduli dengan pertanyaan ini: “Apakah pasangan juga mencintaimu dengan sepenuh hati, ataukah dia justru lebih sering membuatmu sakit hati?” Saat cinta yang kamu punya begitu besar, kamu mungkin akan kesulitan membedakan pasangan yang mencintaimu sepenuh hati dengan yang justru menjadi biang sakit hati. Meskipun suatu hubungan membuatmu luka, kamu tetap bertahan di dalamnya. Memaklumi perbuatan buruk pasangan menjadi hal yang terlalu biasa. Tapi kamu berhak menjalani hubungan yang bahagia. Kamu layak berdampingan dengan seseorang yang mau mencintaimu dengan segenap jiwanya. Pikirkan tentang dia yang saat ini jadi pasanganmu, adakah dia memang benar-benar pantas mendampingimu? 1. Pasangan yang sering menyakiti akan datang dan pergi. Dia yang tulus mencintai akan berusaha selalu ada di sisi. Sepasang kekasih memang selayaknya saling menopang. Saat susah maupun senang akan dilewati bersama. Ketika ada masalah pun akan berusaha diselesaikan berdua. Sayangnya, pasangan yang tak sungguh-sungguh mencintai tak akan peduli dengan hal-hal semacam ini. Dia hanya akan datang ketika ingin bersenang-senang denganmu, atau saat dirinya tengah mendapat masalah dan butuh pendampinganmu. Dia pun tak memahami jika sikapnya yang suka datang dan pergi sesuka hati bisa menyakitimu. Namun, pasangan yang tulus mencintai tak akan melakukan hal ini. Dialah yang selalu berusaha hadir dan ada untukmu, baik saat susah maupun senang. Meski harus mengorbankan waktu dan kepentingannya, dia pun tak akan merasa keberatan. Bagaimanapun, mendampingimu adalah kewajiban baginya – lantaran kamulah miliknya yang paling berharga. 2. Bersama dia yang benar-benar mencintai, kamu merasa tercukupi. Kasih sayang dan perhatian selalu dicurahkan agar kamu tak pernah kekurangan. Hubungan yang sehat hanya akan terjalin ketika pasangan sama-sama berbagi cinta dan kasih sayang yang tulus. Bahkan, cinta dan kasih sayang tersebut juga harus diwujudkan dalam tindakan, dengan memberi perhatian pada pasangan misalnya. Dia yang tak benar-benar mencintai jelas tak akan memahami hal ini. Dia tak mau ambil pusing perkara apa yang kamu butuhkan, atau sikap seperti apa yang kamu inginkan darinya. Perasaan yang tulus bisa terlihat dari sikap pasangan padamu. Betapa di tengah kesibukannya, dia selalu menyempatkan diri untuk sekadar mengirim SMS atau meneleponmu. Memastikan bahwa kamu baik-baik saja dan menjalani hari-harimu seperti biasa. Dia pun tak enggan berbagi tentang hal-hal yang sedang dikerjakannya. Dirinya mengerti, bahwa cara inilah yang menjadikan hubungan kalian tetap hangat setiap hari. 3. Berbuat salah itu manusiawi. Dia yang tulus mencintai tak akan sampai hati mengungkit kesalahan yang sudah kamu sesali. Dalam sebuah hubungan, kamu mungkin pernah berbuat salah sehingga mengecewakan pasangan. Dulu, kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga melupakan hari ulang tahunnya. Kamu pun pernah mengabaikan dia lantaran terlalu asik dengan teman-temanmu. Meskipun begitu, toh kamu dan dia sudah baik-baik menyelesaikan semuanya. Dia mengaku bisa memaafkan dan kamu pun mengaku menyesal. Sayangnya, pasangan yang tak sungguh mencintai akan mudah mengungkit-ungkit hal ini demi memojokkan dan membuatmu merasa bersalah. Cinta tak seharusnya saling menyakiti. Pasangan yang benar-benar mencintai akan berusaha menjaga tutur katanya agar tak menyinggung atau menyakitimu. Soal kesalahan di masa lalu, tak akan ringan diungkitnya. Mengaku bisa menerima dan memaafkan, dia pun akan benar-benar memegang kata-katanya. 4. Pasangan yang mencintai dengan tulus tak akan memaksamu berubah seperti inginnya. Justru dirimu yang sebenarnyalah yang membuatnya jatuh cinta. Cinta memang selayaknya membebaskan. Tak perlu banyak mengatur atau meminta pada pasangan. Apakah pasanganmu memahami hal ini, ataukah dia masih sering memintamu mengubah diri sesuai inginnya? Jika masih, kamu layak meragukan ketulusan cintanya. Kamu berhak merasa keberatan jika permintaan-permintaan darinya terasa tak beralasan dan tak penting bagi hidupmu. Setiap orang punya hak untuk hidup bebas, tampil sesuai inginnya atau menunjukkan jati dirinya. Dia yang tulus mencintaimu pun pasti bisa memahami hal ini. Perasaan yang dalam menjadikannya berbesar hati, menerima segala kekurangan dan kelebihan yang kamu punya tanpa banyak mengoreksi. 5. Kalau dia tak bisa menghargai mimpi-mimpimu, menjalin hubungan dengannya berarti buang-buang waktu. Ketika mimpimu adalah merintis bisnis sendiri atau bisa kuliah di luar negeri, apakah pasangan mau mendukungmu? Apakah dia yang selalu memberimu semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu, atau dia justru tak mau peduli dengan cita-cita dan keinginanmu? Pasangan yang tak tulus pasti abai dengan hal ini. Dia cenderung fokus pada kehidupan dan mimpi-mimpinya sendiri. Sementara, pasangan yang tulus mencintai akan melakukan yang sebaliknya. Bagi dia, mimpimu adalah mimpinya juga. Dia akan berusaha ikut membantu agar kamu bisa mewujudkan mimpimu. Di saat kamu ingin menyerah atau hilang arah, dia pula yang akan memberimu suntikan semangat dan meluruskan kembali jalanmu. 6. Pasangan yang sering menyakiti adalah dia yang ringan mengumbar janji — karena ia tak bisa mengumbar apapun lagi. Pasangan yang sering menyakiti adalah dia yang suka mengumbar janji. Dia yang katanya akan membelikan hadiah atau memberimu kejutan. Dia pula yang berjanji tak akan cemburu buta atau bersikap kasar lagi. Sayangnya, janji-janjinya memang sekadar janji dan tak pernah sekalipun ditepati. Padahal, pasangan yang tulus mencintai akan berusaha menepati janjinya. Setiap perkataan yang pernah keluar dari mulut akan baik-baik diingatnya. Saat berjanji akan membelikanmu hadiah ulang tahun, dia pun akan berusaha mewujudkannya. Saat berjanji tak akan bersikap kasar, dia pula yang akan perlahan memperbaiki sikapnya. Dia yang mau menepati janji berarti bisa dipercaya sehingga kamu tak perlu ragu menatap masa depan bersamanya. 7. Komitmen dalam hubungan seharusnya tak sebatas ucapan. Dia yang mencintai dengan sepenuh hati akan baik-baik menjaga kepercayaan. Bagi banyak pasangan, komitmen seringkali masih jadi perdebatan. Pasalnya, banyak pasangan yang sama-sama tak serius memegang komitmen sehingga hubungan yang dijalani semakin rawan kandas. Jika kamu merasa sudah berusaha menjaga komitmen, adakah pasanganmu juga melakukan hal yang sama? Ya, pentingnya komitmen dalam sebuah hubungan hanya bisa dimengerti oleh pasangan yang mencintaimu dengan tulus. Dia tahu bahwa komitmen ibarat pondasi dalam sebuah hubungan. Jika pasangan tak punya kemauan yang besar untuk menjaga komitmen tersebut, hubungan yang dijalani pun tak akan bisa bertahan. 8. Ketika hubungan dilanda masalah, pasangan yang sering menyakiti akan lebih mudah meluapkan amarah. Dia yang sungguh mencintai justru berusaha meredam hati dan emosinya sendiri. Kadang, kamu baru bisa mengenali sifat-sifat asli pasangan kalian tengah berselisih paham. Ya, di saat-saat paling kritis dalam hubungan kalian inilah kamu menyadari karakter pasanganmu yang sebenar-benarnya. Dia yang tak seberapa mencintaimu terbukti sangat mudah marah, menyalahkan, dan memojokkanmu demi bisa jadi pihak yang paling benar. Sementara, pasangan yang sungguh-sungguh mencintai justru lebih bisa meredam hati dan emosinya. Saat ada masalah atau berbeda pendapat denganmu, dia pun memilih membicarakan semuanya dengan kepala dingin. Dia tak keberatan jika sesekali harus mengalah atau setuju dengan argumenmu. Sikapnya bisa tetap tenang dan terkendali lantaran dirinya sadar sedang berhadapan dengan seseorang yang dicintainya. 9. Pasangan yang tak tulus berharap hubungan kalian hanya sementara, dia yang benar-benar cinta berusaha bertahan denganmu selamanya. Dia yang tak sungguh-sungguh percaya bahwa hubungan yang kalian jalani tak akan selamanya. Itulah alasannya mengapa dia tak pernah terlihat bersemangat ketika membicarakan rencana masa depan denganmu. Jangankan bicara soal pernikahan, tentang kelanjutan hubungan kalian pun tak pernah terpikir ada di kepalanya. Sementara, pasangan yang tulus mencintai justru melakukan hal yang sebaliknya. Dia justru paling semangat membicarakan rencana masa depan kalian bersama. Soal rencana pernikahan, perkara finansial, dan hubungan keluarga besar pun sudah baik-baik dibicarakan. Semua yang dia lakukan adalah bukti nyata bahwa cinta yang dia punya untukmu memang tak sekadar biasa. 10. Jika kamu lebih sering disakiti, keputusan terbaik adalah memilih pergi. Jika dia mencintaimu dengan sepenuh hati, jangan ragu mendampinginya sampai nafas habis nanti. Rasa cinta dan perasaan yang teramat dalam seharusnya tak membuatmu buta. Bagaimana pun, kamu tetap bisa memilah dan menimbang-nimbang. Mana pasangan yang lebih sering menyakiti, dan mana pasangan yang bisa benar-benar tulus mencintai. Ketika bisa membedakan keduanya, kamu pun bisa membuat keputusan yang tegas dan rasional. Jika dia yang saat ini mendampingi tak benar-benar mencintai, tak ada keputusan yang lebih baik selain memilih pergi. Setidaknya, hidup sendiri jauh lebih nyaman daripada terus-terusan disakiti. Namun, jika pasanganmu memang punya perasaan yang tulus dan dalam, satu-satunya yang harus kamu lakukan adalah bertahan dan menjelang masa depan bersamanya. Mana pasangan yang hanya akan menyakiti dan yang sungguh-sungguh mencintai jelas bisa dibedakan. Kenali pasanganmu lebih dalam dan pastikan bahwa dialah pendamping yang akan membawamu pada kebahagiaan! hipwee.com

Untukmu yang Hatinya Sedang Mati Rasa — Bersabarlah. Sebentar Lagi Saja.

Kamu mungkin pernah terluka, hingga hatimu mati rasa. Mati rasa, ketika kamu sulit untuk menerima orang baru yang coba mendekatimu. Skeptis dengan istilah cinta, sayang, dan bahkan kamu muak liat mereka yang tengah berduaan. Luka yang dia tinggalkan mungkin begitu membekas dihatimu. Sampai-sampai kamu berpikiran kalau semua orang itu sama dengannya. Tapi, tahukah kamu selalu ada alasan untukmu kembali percaya pada cinta. Masih ada alasan untuk kembali menata hati yang sudah terlanjur berantakan. Luka yang dia tinggalkan jelas masih menganga. Namun kamu lebih kuat dari sekadar sakit di dada Dia yang mendua dan meninggalkanmu tanpa alasan. Di saat cintamu padanya tengah memuncah dan hangat-hangatnya. Hatimu seketika hancur berantakan, detik itu kamu memutuskan untuk tidak lagi percaya pada cinta. Tapi sadarkah kamu bahwa luka sebenarnya menguatkanmu? Luka mengajarkanmu artinya menerima. Menerima bahwa terkadang Tuhan punya rencana lain untukmu. Mungkin ini cara Tuhan memisahkanmu dengan dia, yang tidak ditakdirkan untukmu. Pada akhirnya patah hati menjadikanmu pribadi yang lebih tegar. Hanya saja kamu belum menyadarinya. Tolong percaya pada dia yang baru datang. Dia tidak menawarkan banyak hal. Tapi mengurangi remang Patah hati membuatmu menutup diri. Ketika seseorang mencoba mendekatimu, kamu justru menjauh. Memang benar, tidak mudah untuk kembali percaya pada cinta setelah kamu tersakiti. Kamu hanya perlu sedikit waktu untuk menata hati. Dan bukan berarti kamu harus menjauh ketika ada seseorang yang mencoba mendekatimu. Berilah dia, seseorang yang baru kesempatan untuk mengisi ruang di hatimu. Tidak semua orang sama dengan dia yang pernah menyakitimu. Kalau menjalin hubungan dengan seseorang yang baru dirasa terlalu berat buatmu, setidaknya kamu bisa berteman dengannya. Karena mengingat luka hanya akan membuatmu tersiksa. Sendiri terlampau lama tak baik untuk hatimu. Dia juga layak dibuka. Dia layak kembali belajar percaya Apakah kamu merasakan hal-hal ini: takut akan komitmen, selalu menolak tiap diajak jalan, dan skeptis dengan perhatian lawan jenis? Bisa jadi ini pertanda hatimu yang sudah terlalu lama tersegel. Kamu sengaja menutup diri karena khawatir terluka lagi. Hei, tahukah kamu kalau hati yang terlalu lama tersegel bisa lumutan? Ini juga yang bikin kamu jadi skeptis. Cobalah untuk membuka diri jika ada seseorang baru yang mendekatimu. Beberapa kesendirian memang melenakan. Namun sampai kapan kamu mau bertahan? Kamu memang paling bisa mengisi kesendirianmu. Bagimu ga ada salahnya nonton bioskop sendirian. Tak perlu mengajak atau menunggu diajak sama lawan jenis. Bahkan jalan-jalan sendirian punya kenikmatan sendiri buatmu. Karena kamu jadi punya banyak waktu untuk diri sendiri. Tapi kamu ga bisa memungkiri kalau kebahagiaanmu saat ini belum lengkap. Terkadang ada kalanya kamu merindukan saat-saat berbagi kisah dengan seseorang yang kamu sebut pacar. Atau sekadar bercerita tentang novel yang baru kamu baca dan film yang baru kamu tonton. Ayoo ngaku? Sementara beberapa kisah lebih apik jika dibagi. Ada hari-hari yang lebih hangat jika ada yang mendampingi Kamu yakin ga iri lihat pasangan yang bisa saling berbagi cerita? Yang bisa saling berbagi peluk dan tangis berdua? Okeh, kamu sadar kalau hatimu ga terbuat dari batu. Rasa iri memang sempat menghinggapimu, tapi jika ingat kata komitmen, seketika luka lama itu terbit kembali. Melihat pasangan yang sedang asyik berduaan justru mengingatkanmu akan dirinya. Hal itu jadi tanda kalau kamu sebenarnya belum memaafkan dia. Kembali lagi ke pasal satu, kamu harus bisa menerima apa yang terjadi di masa lalu. Dengan begitu kemarahan dengan dia (sang mantan) perlahan menghilang. Mencoba lagi adalah satu-satunya kesempatan menyembuhkan hati. Tolong. Bersabarlah sebentar lagi Salah satu cara untuk melupakan mantan adalah jatuh cinta dengan orang baru. Dengan begitu segala luka yang tertinggal akan tergantikan dengan moment indah bersama seseorang yang baru. Karena obat patah hati adalah dengan jatuh cinta lagi. Ketika jatuh cinta lagi, kamu jangan berpikir tentang akhirnya. Entah kamu akan jadian atau enggak dengannya, nikmati saja perasaannya. Setidaknya hari-harimu akan lebih berwarna dengan jatuh cinta. Setuju tidak? Bagaimana? Masih mati rasa? Hidup itu harus banyak rasa, karenanya sekaranglah saatnya kamu untuk jatuh cinta lagi. Saatnya kamu untuk melupakan mantan dan menerima seseorang yang baru. Jangan biarkan hatimu jadi lumutan. hipwee.com/hubungan


Inti Sari

                                       cinta   doa   doa jodoh   hmmm...!!!   jodoh   jodoh    jodoh islami