fajarrusminingrum : Jangan Seneng Dulu Saat Dia Bilang Cintai Aku Apa Adanya. Mungkin 5 Hal Ini yang Jadi Maksudnya

Jangan Seneng Dulu Saat Dia Bilang Cintai Aku Apa Adanya. Mungkin 5 Hal Ini yang Jadi Maksudnya

19 Nov 2018 at 11:12am
1. Dia tak ingin kamu menuntutnya macam-macam, makanya memintamu untuk mencintai dia apa adanya

Menuntut memang selalu terkesan negatif, dianggap banyak maunya, dianggap terlalu egois, sampai dianggap kurang bersyukur dengan apa yang dimiliki sekarang. Padahal tuntutan kamu ini bukan hanya untuk dirimu, tapi juga kebaikan untuk dirinya sendiri. Kamu cuma ingin dia sama-sama berbenah diri, dan berkembang bersama denganmu juga hubungan ini.

Tapi apa jadinya kalau dari awal dia memintamu untuk mencintai apa adanya? Kamu diminta untuk tak sekedar mengerti kekurangan atau kelebihan yang dia punya, tapi juga memaklumi dan menerimanya tanpa harus menuntut macam-macam di kemudian hari. Kalau sudah begini, tujuan kalian menjalin hubungan bisa-bisa tak ada faedahnya sama sekali.

2. Bisa jadi dia tak ingin menerima kritik atau dikoreksi olehmu sebagai orang terdekatnya, saat dia membuat kesalahan

Nggak hanya mencegah adanya tuntutan ini itu terhadap kekurangannya. Bisa jadi permintaan untuk mencintai apa adanya itu bertujuan untuk membuat aman dirinya dari salah yang dia perbuat. Dia tak ingin kamu mengkritik atau mengkoreksi kesalahan itu, dan kasarnya memintamu untuk memaklumi dan menerimanya lagi dengan hati lapang.

3. Jangan sampai kerelaanmu menerima dia apa adanya, membuat dia bertingkah seenaknya dan seperti tak punya tanggung jawab apa-apa

Bahayanya lagi kalau dia menggampangkan hubungan kalian. Komitmen yang sedari awal dibuat seperti angin lalu. Dia tak hanya seenaknya memperlakukanmu, tapi seringnya sosoknya tak bisa diandalkan untuk menjaga amanah juga tanggung jawab. Kamu seperti bermain bumerang, kerelaanmu mencintai dan menerima dia apa adanya menjadi senjata yang melukai perasaan kamu sendiri.

Kalaupun kamu komplain dia pasti akan melempar balik keputusanmu itu. Kan sudah jadi konsekuensi yang memang harus kamu tanggung.

4. Dia hanya sedang malas berusaha, menuntutmu yang terus berupaya. Tapi bukankah hubungan itu soal kerja sama?

Tapi bagaimana jadinya, jika dalam hubungan ini cuma kamu yang berusaha sendiri? Kamu yang selalu mencoba mengerti dia. Kamu yang berusaha mengalah saat terjadi perselisihan. Pokoknya cuma kamu yang selalu berusaha mengimbangi dirinya. Sedangkan dia bersantai menikmati kemudahan menjalani hubungan bersama kamu. Kasarnya, dia terlalu malas berupaya.

Beda ceritanya, jika kamu tak sepakat untuk mencintai dan menerima dia apa adanya. Kamu masih bisa meminta atau mengajaknya belajar untuk berbenah diri juga mendewasakan hubungan kalian. Pastinya semua terasa lebih ringan dan membahagiakan.

5. Sebenarnya seringnya mengucapkan kata cintai aku apa adanya, dia tak ingin membawa hubungan kalian kemana-mana

Ketulusan cinta itu tak sesempit ungkapan “cintai aku apa adanya”. Menerima pasangan juga bukan berarti tak mengajaknya berbenah atau berkembang ke arah yang lebih baik. Ketulusan cinta itu persoalan bagaimana kamu menerima segala usahanya dalam memperlakukanmu serta menjalani hubungan kalian.

Sedangkan mencintai dengan embel-embel “apa adanya” justru memperlihatkan ketidakseriusannya. Dia mengajakmu menjalani hubungan yang begitu-begitu saja, tak perlu membawanya maju ke depan. Alhasil semua usahamu justru yang akan sia-sia, seperti berjalan di treadmill, capek tapi nggak kemana-mana.

Sudah pasti bukan hubungan yang seperti ini yang kamu inginkan. Jadi, masih mau percaya sama dia yang bilang “cintai aku apa adanya”? Pertimbangkan baik-baik ya.


hipwee.com

Tambah komentar

Pengunjung yang belum terdaftar/login tidak diperbolehkan menambahkan komentar di blog. Silahkan Login.

Tinggalkan Jejak

Tags