Teriakan itu mematikan Roh ditulis oleh Surahman01

TERIAKAN ITU MEMATIKAN ROH


Tiba di kepulauan Solomon, sebuah negara di tengah Melanesia demi informasi ULMWP. Saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon.


Nah, penduduk yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik. Kebiasaan itu adalah "meneriaki pohon".


Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan, apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat. Pohon yang kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak, atau benda tajam lainnya.


Inilah yang mereka lakukan, dengan tujuannya supaya pohon itu mati.


Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.


Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu, perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu, dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.


Kalau diperhatikan, apa yang dilakukan oleh penduduk Solomon ini sungguhlah aneh. Namun, kita bisa belajar satu hal dari mereka.


Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu singkat, makhluk hidup itu akan mati.


Nah. Sekarang, yang jelas dan perlu diingat bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.


Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda? orang dikeliling anda atau siapapun?

Ayo cepat !

Dasar lelet !

Bego banget sih ! Begitu aja nggak bisa dikerjakan ?

Jangan main-main disini !

Berisik !


Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?

Suami/istri seperti kamu nggak tahu diri!

Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!

Aduuuuh, perempuan / laki kampungan banget sih!?


Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya :

Goblok, soal mudah begitu aja nggak bisa ! Kapan kamu jadi pinter?!


Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal :

Eh tahu nggak ?! Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku nggak bakal nyesel !

Ada banyak yang bisa gantiin kamu !

Sial ! Kerja gini nggak becus ? Ngapain gue gaji elu ?


Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini.


Mereka mengajari kita sesuatu yang penting. Bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita, perlahan -lahan dna pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan anda.


Dalam kehidupan sehari-hari. Teriakan, hanya di berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya. Benar?


Nah, mengapa orang yang marah dan emosional mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka dekat bahkan hanya bisa dihitung dalam centimeter.

Mudah menjelaskannya.


Pada realitanya, meskipun secara fisik, dekat tapi sebenarnya hati begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!


Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki.


Kita berteriak karena kita ingin melukai. Kita ingin membalas.


Jadi mulai sekarang, jika tetap ingin roh pada orang yang anda sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan - teriakan.


Saatnya sekarang kita ciptakan kehidupan yang damai, tanpa teriak. Berhentilah berteriak. Teriakan itu mematikan roh. #peace


#Copas group sebelah


Post Sebelumnya     
     Next post
     Blog Home

Dinding Komentar

Feri4ever VIP
Aug 25 '19
berteriak gk boleh... bolehnya mendesah...
OppaGantenk VIP
Aug 25 '19
@feri mendesah... mendesah.... mendesah.... sweat_smilesweat_smilesweat_smile
OppaGantenk VIP
Aug 25 '19
@surahman keren om nasehatnya...
Feri4ever VIP
Aug 25 '19
karena desahan wanita adalah energi untuk bekerja lebih keras... owh yes yes
OppaGantenk VIP
Aug 26 '19
@feri... karena itu... mari kita jaga & pelihara para janda + gadis muda.... v
Feri4ever VIP
Aug 26 '19
wanita sukanya diperkosa dan dpaksa
You need to sign in to comment

Kiriman

Oleh Surahman01
Ditulis Aug 25 '19

Tags

Nilai

Nilai kamu:
Total: (0 penilai)

Arsip

advertisement
Password protected photo
Password protected photo
Password protected photo