Beranda Anggota
»
Blog Pengguna
»
WindaBudiarti's Blog
»
Untukmu, yang bagiku kan menjadi cita, asa dan cinta
WindaBudiarti : Untukmu, yang bagiku kan menjadi cita, asa dan cinta
Untukmu, yang bagiku kan menjadi cita, asa dan cinta
4 Jul 2012 at 07:49pm
Entah siapa pun engkau yang Dia pilihkan untukku
Satu hari, satu minggu, satu bulan, atau satu tahun, mungkin tak kan cukup tuk kita saling mengenal, saling memahami, dan saling mengerti. Begitu banyak cerita dan kenangan di belakang. Dan entah seperti apa cara Dia untuk mempertemukan kita. Mungkin tak pernah terpikir sedikitpun kita pernah saling mengenal, atau hanya kau atau aku yang sekedar tahu nama. Atau bisa saja kita adalah teman lama dan kembali diperjumpakan. Atau, entahlah, namun yakinku, bagaimanapun caranya dan kapanpun waktunya, itu adalah skenario terindah dari Nya.
Akhirnya akan kukatakan
Ketika Dia mempertemukan dan meyakinkan hati ini, maka semua yang ada, semua kekurangan itu, kan saling kita lengkapi. Mungkin kau tak sesabar Ayub as, tapi aku yang kan mereda mu tuk bersikap sabar. Mungkin kau tak semenawan Yusuf as, tapi aku yang kan membuatmu merasa lebih menawan dari seorang Yusuf as. Mungkin kau tak seistiqomah Ibrahim as, tapi aku yang kan selalu di sisimu, menjadi pengingatmu kala futur menghinggapi. Dan mungkin kau tak sesempurna Muhammad as, tapi aku yang kan berusaha melengkapi ketidaksempurnaan itu, hingga kau berani bercerita pada dunia, inilah aku dan dialah istriku. Aku. Mungkin aku tak sebaik Bunda Khadijah, namun yakinku kau salah satu yang kan menjadi alasanku tuk menjadi yang terbaik. Mungkin aku tak sesabar Siti Hajar, namun saat itu kau yang membangun kesabaranku. Mungkin aku yang tak setegar Khansa, namun bersamamu kan menjadi penguatku. Dan mungkin aku tak secantik Aisyah, namun kau yang kan membuatku merasa menjadi putri cantik sedunia. Mengerti, memahami, dan berbagi, kan dibangun dalam kebersamaan hari-hari..
Aku tak pernah mengharapkan yang sempurna, karena hanya DIA yang Maha sempurna
Biarlah waktu, dan kita, yang kan saling menyempurnakan, dalam naungan cinta Nya.
Untukmu, yang bagiku kan menjadi cita, asa dan cinta
Satu hari, satu minggu, satu bulan, atau satu tahun, mungkin tak kan cukup tuk kita saling mengenal, saling memahami, dan saling mengerti. Begitu banyak cerita dan kenangan di belakang. Dan entah seperti apa cara Dia untuk mempertemukan kita. Mungkin tak pernah terpikir sedikitpun kita pernah saling mengenal, atau hanya kau atau aku yang sekedar tahu nama. Atau bisa saja kita adalah teman lama dan kembali diperjumpakan. Atau, entahlah, namun yakinku, bagaimanapun caranya dan kapanpun waktunya, itu adalah skenario terindah dari Nya.
Akhirnya akan kukatakan
Ketika Dia mempertemukan dan meyakinkan hati ini, maka semua yang ada, semua kekurangan itu, kan saling kita lengkapi. Mungkin kau tak sesabar Ayub as, tapi aku yang kan mereda mu tuk bersikap sabar. Mungkin kau tak semenawan Yusuf as, tapi aku yang kan membuatmu merasa lebih menawan dari seorang Yusuf as. Mungkin kau tak seistiqomah Ibrahim as, tapi aku yang kan selalu di sisimu, menjadi pengingatmu kala futur menghinggapi. Dan mungkin kau tak sesempurna Muhammad as, tapi aku yang kan berusaha melengkapi ketidaksempurnaan itu, hingga kau berani bercerita pada dunia, inilah aku dan dialah istriku. Aku. Mungkin aku tak sebaik Bunda Khadijah, namun yakinku kau salah satu yang kan menjadi alasanku tuk menjadi yang terbaik. Mungkin aku tak sesabar Siti Hajar, namun saat itu kau yang membangun kesabaranku. Mungkin aku yang tak setegar Khansa, namun bersamamu kan menjadi penguatku. Dan mungkin aku tak secantik Aisyah, namun kau yang kan membuatku merasa menjadi putri cantik sedunia. Mengerti, memahami, dan berbagi, kan dibangun dalam kebersamaan hari-hari..
Aku tak pernah mengharapkan yang sempurna, karena hanya DIA yang Maha sempurna
Biarlah waktu, dan kita, yang kan saling menyempurnakan, dalam naungan cinta Nya.
Untukmu, yang bagiku kan menjadi cita, asa dan cinta
Tambah komentar
Komentar
@Mehdy: wahh...sampe nangis ya baca ny..hehe
sangat inspiratif mbake!!!